Cara Perawatan Gigi Taring yang Tumbuh di Posisi Tidak Tepat

Gigi taring berujung runcing dan berperan mengoyak makanan. Gigi ini terletak di samping, berselang satu gigi setelah gigi depan. Tiap manusia memiliki empat gigi taring, yaitu dua di atas dan dua di bawah.

Berhati-hatilah jika ada gigi yang tumbuh tidak pada posisi yang benar, termasuk gigi taring. Sebab, jika ada satu saja gigi yang tidak tumbuh dengan benar, maka dapat berdampak kepada fungsi gigi-gigi yang lain, selain tentu saja berdampak kepada fungsi gigi yang mengalami impaksi sendiri.

gigi taring - alodokter

Jika terdapat kelainan pada gigi taring, disarankan untuk segera ditangani oleh dokter gigi sebagaimana peran gigi taring yang sangat penting. Posisi gigi taring yang tidak dibetulkan akan berdampak buruk, disebut dengan impaksi. Impaksi akan berpengaruh kepada gigi-gigi lain. Selanjutnya dalam jangka panjang, gigi taring yang mengalami kelainan dan tidak diobati bisa memicu infeksi, kista gigi, penyakit gusi, serta kerusakan-kerusakan lain.

Susunan gigi yang rapi bukan hanya diperuntukkan sebagai penampilan, tapi juga untuk kesehatan mulut. Karena itulah dokter gigi dan spesialis ortodontis berusaha memperbaiki jika ada pasien dengan gigi taring yang tumbuh tidak semestinya sehingga menjadi gingsul atau malah tidak muncul sama sekali.

Dokter gigi akan mulai memeriksa kesehatan gigi taring pada anak-anak ketika usia mereka berkisar 10-14 tahun. Kisaran usia inilah dinilai paling tepat bagi dokter gigi untuk merekomendasikan pengobatan, jika memang diperlukan.

Cara Merawat Gigi Taring yang Bermasalah

Ketika gigi taring tertanam di dalam gusi, maka dibutuhkan tindakan operasi kecil untuk menarik gigi taring keluar. Biasanya operasi ini dilakukan menggunakan anestesi umum. Selama operasi, gusi yang menutup gigi taring akan ditarik sampai gigi taring terlihat. Terkadang tulang yang mengelilingi mahkota gigi juga perlu dihilangkan. Biasanya pasien dapat langsung pulang di hari yang sama setelah operasi. Setelah operasi dilakukan dan gigi taring terbuka, maka ada beberapa cara yang akan dilakukan untuk menarik gigi taring ke posisi yang benar, yaitu:

Kawat gigi (bracket)

Jenis yang satu ini sudah banyak digunakan oleh masyarakat umum. Bentuknya berupa kawat dan rantai yang tertempel di gigi. Hanya dokter yang dapat memasang dan melepasnya begitu masa perawatan telah berakhir. Tujuan dari penggunaan kawat gigi ini adalah menarik barisan gigi ke posisi yang tepat.

Pelat

Terkadang, dokter gigi akan memotong gusi untuk membuat semacam jendela di tempat di mana gigi taring tertanam. Kemudian, benda berbentuk pelat akan dipasang untuk mencegah gusi kembali tumbuh dan menutup jendela tadi.  Alat yang satu ini harus dikenakan sepanjang hari. Pelat dapat dilepas ketika Anda menyikat gigi atau membersihkan pelat itu sendiri. Jika Anda tidak disiplin menggunakan pelat, dokter akan sulit membantu mengubah posisi gigi yang bermasalah. Karenanya, diperlukan kerjasama Anda agar hasil perawatannya maksimal.

Pack

Yaitu berupa kapas atau kain kasa yang diberi cairan antiseptik, lalu ditempelkan pada bagian atas gigi yang tampak. Pack didiamkan di gigi yang bermasalah dengan cara dijahit, dan dilepas beberapa minggu kemudian. Selama pack belum dilepas, Anda harus menjaganya agar tetap di tempatnya. Jika pack bergeser, Anda harus kembali meminta bantuan dokter untuk memasangnya lagi di tempat yang tepat.

Pasien biasanya akan kembali beberapa minggu pasca operasi untuk dilakukan pemeriksaan ulang oleh dokter gigi. Cara-cara perawatan untuk gigi taring yang tumbuh di posisi yang tidak semestinya seperti di atas bisa saja disamakan dengan teknik pembedahan yang memerlukan prosedur jahitan. Rasa sakit sudah pasti ada, terutama setelah selesai tindakan, tapi tidak berlebihan. Dokter Anda akan memberikan obat pereda rasa sakit. Jadi, jangan ragu mendatangi dokter jika Anda benar-benar membutuhkan perawatan gigi taring. Jangan sampai terjadi sakit gigi!