Alodokter  |  Informasi Kesehatan Terlengkap dan Terpercaya

Profil Rumah Sakit

Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi merupakan pusat dari Grup Siloam Hospital. Rumah sakit swasta pertama di Indonesia yang khusus menangani pengobatan kanker ini sudah mulai beroperasi sejak tahun 2011. Sertifikasi akreditasi dari KARS dengan status tingkat paripurna telah dimiliki Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi.

Layanan kesehatan unggulan yang tersedia di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals meliputi Onkologi, Ginekologi, Gastroenterologi, Pulmonologi, Nefrologi, Optalmologi, THT, Pediatri. Layanan lain yang tersedia meliputi Kardiologi, Gizi Klinik, Kedokteran Kulit dan Estetik (Kecantikan), Psikiatri, Rehabilitasi Medis, Urologi, Kedokteran Umum, Promotif dan Preventif.

Lokasi

Jl. Garnisun Dalam, No. 2-3, Semanggi, RT.5/RW.4, Karet Semanggi, Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930, Indonesia

Layanan Medis

Ambulance
Laboratorium
Radiologi
Rawat Inap
Rehabilitation

Layanan Non Medis

Layanan 24 Jam
Parkir
Ruang Tunggu
Wifi

Menerima Asuransi


ACA Asuransi

AdMedika

Reliance

Biaya Kamar

Presidential Suite

Kamar dengan kapasitas satu (1) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur elektrik
Sofabed
Meja makan
Pantry
Ruang tamu
Balkon
AC
2 TV
Kulkas
Microwave
Dispenser
Kursi

Mulai dari Rp. 5.900.000 / malam

Executive Suite

Kamar dengan kapasitas satu (1) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur elektrik
Sofabed
Meja makan
Pantry
Ruang tamu
AC
2 TV
Kulkas
Microwave
Dispenser
Kursi

Mulai dari Rp. 5.000.000 / malam

VIP Superior

Kamar dengan kapasitas satu (1) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur elektrik
Sofabed
Meja makan
AC
TV
Kulkas
Microwave
Dispenser
Kursi

Mulai dari Rp. 3.500.000 / malam

VVIP

Kamar dengan kapasitas satu (1) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur elektrik
Sofabed
AC
TV
Kulkas
Microwave
Kursi

Mulai dari Rp. 2.500.000 / malam

VIP

Kamar dengan kapasitas satu (1) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur elektrik
Sofabed
AC
TV
Kulkas
Kursi

Mulai dari Rp. 2.000.000 / malam

Deluxe (Kelas 1)

Kamar dengan kapasitas dua (2) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur manual
TV
AC
Kursi

Mulai dari Rp. 1.000.000 / malam

Standard (Kelas 2)

Kamar dengan kapasitas empat (4) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur manual
TV
AC
Kursi

Mulai dari Rp. 750.000 / malam

Basic (Kelas 3)

Kamar dengan kapasitas enam (6) pasien dengan fasilitas meliputi :
Tempat tidur manual
TV
AC
Kursi

Mulai dari Rp. 300.000 / malam

Tindakan Medis

Terdapat 171 tindakan medis dari 27 kategori

Anestesiologi
Pain Management

Salah satu prosedur medis yang dilakukan untuk menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri pada pasien. Prosedur ini bisa dilakukan dengan obat-obatan maupun dengan terapi dan tindakan medis tertentu

Bedah Digestif
Bariatric Surgery

Operasi untuk mengurangi berat badan seseorang, yang terdiri dari gastric band, sleeve gastrectomy, dan mini gastric bypass. Operasi ini dilakukan untuk mencegah dan mengatasi penyakit-penyakit komplikasi akibat obesitas.

Prosedur bariatric surgery terdiri dari:
1. Gastric Ballon (Insertion)
2. Gastric Ballon (Removal)

Bedah Onkologi
Biopsi Kelenjar Getah Bening, Kulit dan Payudara

Prosedur pengambilan sampel jaringan pada kelenjar getah bening, kulit, dan dada untuk mendeteksi keberadaan suatu penyakit, misalnya tumor, kanker, atau gangguan kesehatan lainnya.

Bedah Plastik
Operasi Kelopak Mata

Operasi untuk membuat mata terlihat lebih besar dan membuat seseorang terlihat muda, karena dengan bertambahnya usia, jaringan di kelopak mata akan melemah dan kehilangan elastisitasnya.

Endokrinologi
Diabetes Screening

Metode penemuan dini penyakit diabetes yang dilakukan untuk mencegah seseorang menderita diabetes dan mencegah penyakit tersebut meluas

Konsultasi Diabetes

Salah satu bagian dari pemeriksaan terhadap penyakit diabetes. Pasien berkonsultasi dengan dokter spesialis diabetes untuk melihat diagnosis, melakukan penanganan, sekaligus penyembuhan

Pemeriksaan Kelenjar Tiroid

Tes darah yang dilakukan pada pasien yang menderita gangguan hormon, dengan mengukur kadar hormon perangsang tiroid (TSH) dan hormon tiroksin (T4) di dalam darah

USG Tiroid

Penggunaan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran yang jelas tentang kondisi kelenjar tiroid di dalam leher. Biasanya tes ini dilakukan untuk memeriksa benjolan di sekitar leher

Estetik
Electrocauterization

Prosedur operasi dengan menggunakan listrik untuk memanaskan jaringan guna mencegah atau menghentikan pendarahan selama operasi, mencegah infeksi, atau membuang jaringan yang tidak normal

Infus Vitamin C

Pemberian asupan vitamin C melalui infus yang dimasukkan ke dalam pembuluh darah. Metode ini sering digunakan untuk menangani kanker dan sebagian untuk mencerahkan kulit

Operasi Hidung

Pembedahan pada hidung dengan tujuan untuk memperbaiki bentuk hidung demi mengubah penampilan atau karena alasan medis, seperti gangguan pernapasan atau kerusakan karena trauma

Tummy Tuck

Operasi untuk menghilangkan kelebihan lemak dan kulit di beberapa bagian tubuh tertentu Biasanya dilakukan untuk membuat perut tampak rata, kencang, dan terlihat lebih atletis.

Gastroenterologi
Appendicogram

Pemeriksaan diagnostik yang dilakukan untuk mendeteksi adanya gangguan pada apendiks atau saluran usus buntu. Pasien akan meminum larutan barium 12 jam sebelum pemeriksaan.

Colon Polyp Detection & Removal

Prosedur medis untuk mendeteksi dan menghapus polip pada usus besar. Ada dua metode yang digunakan untuk mendeteksi polip, yaitu sigmoidoskopi flexible dan kolonoskopi.

Complex Abdominal Wall/Muscle Repairs

Operasi yang kompleks untuk mengatasi kelemahan otot perut yang disebabkan oleh hernia yang berulang atau karena luka terbuka di area perut bagian bawah.

Cutting of Abdominal Adhesion

Operasi untuk mengatasi jaringan parut (adhesion) di perut dengan teknik laparoskopi dan laparotomi. Dengan kedua metode itu, dokter bisa memotong dan membuang jaringan parut yang mengganggu.

Endoscopic Retrograde Cholangiopancreatography (ERCP)

Teknik yang digunakan dengan menggabungkan metode endoskopi dan fluoroskopi untuk mendiagnosis gangguan yang terjadi di sistem empedu atau pancreas

Endoscopic Ultrasound (EUS)

Prosedur pemeriksaan dengan menggunakan selang optik elastis dan gelombang suara, untuk mendapatkan gambaran saluran pencernaan, rongga dada dan organ lain yang di sekitarnya seperti pankreas, organ hati dan kelenjar limfe.

Endoskopi

Prosedur medis yang dilakukan dokter untuk melihat organ dalam tubuh tanpa melakukan operasi besar. Dengan metode ini, dokter bisa mengetahui lebih jelas mengenai masalah yang dialami pasien

Esophageal Testing

Prosedur medis untuk menguji kinerja dan fungsi otot di kerongkongan. Tes ini juga berfungsi untuk mengetahui berapa banyak gas, cairan, dan benda padat yang bergerak melewati kerongkongan.

Gastroskopi

Prosedur medis untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi kerongkongan, lambung, dan sebagian usus kecil dengan cara memasukkan selang optik elastis bernama endoskop melalui mulut

Kolonoskopi

Tes yang dilakukan untuk melihat lapisan dalam dari usus besar pasien (rektum dan kolon). Tes ini dilakukan dengan bantuan selang optik elastis bernama kolonoskop untuk melihat bagian-bagian kolon.

Operasi Hernia

Operasi yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang timbul karena desakan suatu organ tubuh menembus celah pada otot atau jaringan penyangga di dalam tubuh.

Operasi Kantung Empedu

Operasi yang dilakukan untuk membuang kantong empedu. Kantong empedu ini berfungsi mengumpulkan dan menyimpan empedu, yaitu cairan pencernaan yang diproduksi di dalam hati

Operasi Usus Buntu

Kegiatan mengeluarkan usus buntu dari dalam perut. Usus buntu tidak memiliki fungsi yang penting bagi tubuh, jadi pengangkatannya tidak akan menyebabkan masalah kesehatan jangka panjang.

Removal of the Spleen

Operasi yang dilakukan untuk menghapus limpa. Metode ini dikenal dengan istilah splenectomy. Operasi ini dilakukan karena pasien mengalami pecah limpa, kanker limpa, infeksi, atau karena kista dan tumor di limpa.

Sigmoidoskopi

Pemeriksaan pada bagian dalam usus besar, yang terdiri dari rektum, kolon sigmoid, dan anus. Pemeriksaan ini umumnya dilakukan untuk menguji dan mendiagnosis masalah pada rektum dan usus besar dengan alat sigmoidoskop.

Uji Napas Urea

Prosedur diagnosis cepat digunakan untuk mengidentifikasi infeksi oleh bakteri helicobacter pylori dengan menggunakan sampel napas. Pemeriksaan UBT bisa dilakukan pada orang dewasa atau anak-anak, dengan pemeriksaan yang sama.

Gigi dan Mulut
Cabut Gigi

Proses pencabutan gigi yang dinilai mengganggu. Sebelum mencabut gigi pasien, dokter akan memberikan suntikan anestesi lokal di sekitar gigi agar pasien tidak merasakan sakit yang berlebihan.

Cangkok tulang

Prosedur medis untuk menambah jumlah tulang dan memperbaiki bentuk tulang agar bisa berfungsi dengan baik dalam menopang implan gigi. Cangkok ini bisa dilakukan dengan bahan sintetis atau bagian dari tubuh pasien.

Gigi Palsu

Gigi yang sengaja dibuat untuk menggantikan gigi yang tanggal, patah, atau sengaja dicabut karena alasan medis. Ada dua jenis gigi palsu yang banyak diketahui, yaitu gigi palsu lengkap dan gigi palsu sebagian.

Implan Gigi

Proses penggantian akar gigi dengan beberapa manfaat, misalnya memudahkan seseorang dalam berbicara, meningkatkan kepercayaan diri, menambah kenyamanan, serta menjaga kesehatan mulut

Obturator Palatum

Suatu protesa (alat bantu) yang digunakan untuk menutup jaringan yang terbuka secara kongenital atau diturunkan, terutama bagian palatum keras atau lunak serta struktur alveolar yang berdekatan di dalam rongga mulut.

Pemasangan Crown Gigi

Prosedur medis berupa pemasangan mahkota gigi buatan yang diletakkan di bagian atas gigi yang rusak untuk merapikan bentuk, ukuran, kekuatan gigi, serta menyempurnakan penampilan seseorang.

Pemasangan Kawat Gigi

Pemasangan perangkat medis berupa kawat untuk merapikan bentuk dan susunan gigi. Selain karena alasan medis, seseorang memasang kawat gigi untuk mendukung penampilan.

Pembersihan Gigi

Metode pembersihan menyeluruh pada gigi dan gusi. Perawatan gigi ini sangat pas untuk menghentikan radang gusi dan beberapa penyakit gigi lainnya.

Perawatan Akar Gigi

Prosedur medis yang dilakukan untuk mengobati infeksi yang terjadi di akar gigi. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri yang hidup di mulut kemudian juga menyerang gigi.

Rontgen Gigi

Pemindaian dengan sinar-X yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran yang rinci tentang gigi, tulang, dan jaringan lunak di sekitarnya. Tujuan utamanya adalah untuk mendiagnosis penyebab dan mengobati masalah di bagian mulut.

Scaling Gigi

Pembersihan karang dan plak yang biasanya menumpuk di bagian dasar gigi. Hal ini dilakukan untuk membersihkan gigi, membantu mencegah peradangan, dan penyebaran penyakit yang bisa merusak gusi.

Tambal Gigi

Proses penambalan pada lubang yang terdapat pada gigi. Metode ini dilakukan untuk menutup lubang pada mahkota gigi agar tidak menjadi jalan masuk bagi virus dan bakteri yang bisa menyebabkan infeksi, rasa nyeri dan bau mulut

Veneer Gigi

Prosedur kecantikan untuk membantu meningkatkan warna, bentuk, dan posisi gigi serta memperbaiki gigi yang gompal. Veneer gigi terbuat dari lapisan tipis porselen yang dipasang untuk menutupi permukaan depan gigi

Ginekologi
Hidrotubasi

salah satu cara untuk memeriksa dan mengobati gangguan saluran telur. Cairan antibiotik dimasukkan dengan hidrotubator melewati vagina, mulut rahim, leher rahim, rahim hingga saluran telur.

Histerektomi

Operasi pengangkatan rahim wanita. Biasanya histerektomi dilakukan jika wanita memiliki fibroid di dalam rahim, kanker rahim, kanker serviks, sakit panggul kronis, dan kanker di dalam ovarium

Inseminasi Buatan

Prosedur pemasukan sel sperma ke dalam rahim wanita untuk mendapatkan kehamilan tanpa melakukan hubungan seksual. Biasanya dilakukan mereka yang tidak subur (mandul).

Kolposkopi

Prosedur pemeriksaan serviks, vagina, dan vulva untuk mengetahui kemunculan penyakit tertentu. Untuk melakukan pemeriksaan ini, dokter akan menggunakan alat bernama kolposkop

Konsultasi Kehamilan

Bagian dari persiapan seseorang yang akan atau sedang mengandung. Dalam hal ini, dokter akan memberikan nasihat dan saran kepada pasien tentang bagaimana menjaga kesehatan ibu dan bayi.

Konsultasi Laktasi

Konsultasi atau tanya jawab yang dilakukan ibu hamil atau menyusui dengan dokter spesialis kehamilan, tentang segala hal yang berkaitan dengan kegiatan menyusui paska melahirkan.

Melahirkan Normal

Proses melahirkan bayi secara alami melalui vagina. Karena prosesnya alami (bukan dengan operasi caesar), penyembuhannya juga lebih cepat. Pasien hanya butuh istirahat selama 36 sampai 48 jam pasca melahirkan

Miomektomi

Operasi untuk mengeluarkan fibroid (pertumbuhan sel abnormal) dari rahim. Metode ini bisa membuat peluang kehamilan semakin besar, jadi sangat disarankan untuk dilakukan para wanita yang ingin hamil

Ooforektomi

Pengangkatan indung telur. melalui pembedahan atau tindakan menghancurkan indung telur. Prosedur ini sama halnya dengan pengebirian pada pria, tujuannya sama-sama untuk sterilisasi.

Ooforektomi

Pengangkatan indung telur. melalui pembedahan atau tindakan menghancurkan indung telur. Prosedur ini sama halnya dengan pengebirian pada pria, tujuannya sama-sama untuk sterilisasi.

Operasi Caesar

Prosedur medis yang bertujuan untuk mengeluarkan bayi melalui celah sayatan pada perut serta rahim ibu, biasanya dibuat melintang persis di bawah garis perut.

Operasi Vagina

Prosedur medis yang bertujuan untuk mengencangkan vagina. Biasanya metode ini dilakukan setelah melahirkan atau karena penuaan

Pap Smear

Tes untuk melihat keadaan sel-sel pada serviks (leher rahim) dan vagina. Dengan pemeriksaan rutin, perubahan sel-sel yang mungkin bisa berkembang menjadi kanker atau sudah menjadi kanker bisa terdeteksi

Pemasangan dan Pelepasan IUD

Prosedur pemasangan alat kontrasepsi berbahan dasar plastik berbentuk seperti huruf T yang dipasang di dalam rahim. IUD juga dikenal dengan istilah KB spiral.

Pemeriksaan HPV DNA

Pemeriksaan molekuler menggunakan metode hybrid capture II untuk mendeteksi adanya DNA Human Papilloma Virus (HPV) tipe risiko tinggi pada bahan pemeriksaan yang diambil dari serviks.

Pemeriksaan TORCH

Dilakukan untuk mendeteksi toksoplasmosis, rubella, cytomegalovirus, herpes simpleks, dan penyakit menular lainnya. Hasil pemeriksaan ini akan menunjukkan apakah seseorang mengalami penyakit menular tersebut.

Reparasi Dasar Panggul

Dilakukan dengan tujuan memperbaiki jaringan otot panggul agar dapat kembali menahan uterus pada tempatnya. Prosedur ini biasa dilakukan untuk mengatasi turunnya uterus/rahim

Tes Kehamilan

Pemeriksaan terhadap urine atau darah untuk memastikan kehamilan. Seseorang dinyatakan hamil jika darah atau urinenya mengandung hormon human chorionic gonadotropin (HCG).

USG Kehamilan

Pemeriksaan kehamilan dengan bantuan gelombang suara untuk melihat kondisi bayi di dalam rahim

USG Transvaginal

Pemeriksaan terhadap sistem reproduksi wanita dengan cara memasukkan alat khusus melalui lubang vagina untuk melihat kondisi rahim, tuba falopi, ovarium, serviks, dan juga vagina.

Gizi Klinik
Konsultasi Gizi dan Pola Makan

Kegiatan yang bertujuan untuk membantu seseorang dalam menerapkan pola hidup sehat dengan mengatur pola makan, mulai dari porsinya sampai kandungan gizi di dalamnya

Hematologi
Cuci Darah

Proses pencucian darah oleh sebuah mesin, untuk menyaring dan membuang kotoran dari darah sekaligus menjaga keseimbangan elektrolit di dalam darah. Prosedur ini biasanya dilakukan pada penderita gagal ginjal.

Transfusi Darah

Proses penyaluran darah ke tubuh seseorang. Langkah medis ini dilakukan untuk menyelamatkan nyawa seseorang ketika tubuhnya kekurangan darah. Darah ini biasa didapat dari para pendonor darah.

Imunologi
Tes Tusuk Kulit

Salah satu jenis pemeriksaan untuk mengobati alergi yang disebabkan oleh udara, seperti debu. Tes ini diperuntukkan untuk mengatasi alergi berupa mata gatal dan merah, pilek, batuk berulang, asma, kulit gatal, dan eksim.

Vaksin Hepatitis

Salah satu upaya pencegahan hepatitis. Di Indonesia, proses pemberian vaksin dilakukan sebanyak tiga kali, yaitu saat anak lahir, saat anak berusia 1 bulan, dan pada saat anak berusia 3-6 bulan

Kardiologi
Ablation Therapy

Prosedur minimal invasif untuk menghancurkan jaringan abnormal di beberapa bagian tubuh. Misalnya, dokter menggunakan metode ini untuk mengatasi tumor di ginjal atau gangguan di jantung

Ambulatory BP

Pemantauan tekanan darah dan detak jantung yang dilakukan pada interval waktu yang tetap dalam 24 jam. Biasanya dilakukan pada pasien penyakit tekanan darah tinggi.

CT Coronary Angiogram

Metode pemindaian untuk melihat pembuluh darah arteri yang menyuplai darah ke jantung. Metode ini dikerjakan dengan bantuan komputer, sehingga tidak memerlukan kateter.

Cath Lab

Alat-alat pemindaian untuk memvisualisasikan kondisi organ-organ di dalam jantung, untuk mendiagnosis kemunculan kelainan pada jantung

Ekokardiografi

Metode pemeriksaan jantung dengan menggunakan gelombang suara untuk mendapatkan gambaran jantung dan melihat adanya cairan yang terkumpul di dalam ruang-ruang jantung.

Elektrofisiologi Jantung

Pemeriksaan untuk membantu dokter dalam mendeteksi adanya kelainan ritme jantung (aritmia). Lewat tes ini, dokter akan melihat aktivitas elektrik di dalam jantung dan mencari penyebab aritmia.

Elektrokardiogram (EKG)

Metode pemeriksaan jantung untuk mendeteksi dan merekam aktivitas kelistrikan jantung, di mana gambaran tertentu pada hasil rekam EKG dapat menunjukkan adanya kelainan pada jantung.

Kateterisasi Jantung

Prosedur medis untuk mengatasi penyumbatan di pembuluh arteri, memperlancar aliran darah ke jantung, serta menghindari terjadinya serangan jantung atau stroke.

Operasi Jantung

Proses pembedahan pada jantung yang bermasalah. Biasanya metode ini dilakukan jika metode pengobatan yang lainnya tidak berjalan dengan baik.

Pemasangan Alat Pacu Jantung

Tindakan untuk menempatkan alat pacu jantung bernama pacemaker ke dalam jantung. Pacemaker mengirim sinyal elektrik untuk membuat jantung tetap berdetak secara teratur.

Percutaneous Coronary Intervensi (PCI)

Suatu teknik untuk menghilangkan trombus dan melebarkan pembuluh darah koroner yang menyempit dengan memakai kateter balon dan seringkali dilakukan pemasangan stent.

Stress Test

Salah satu bagian dari pemeriksaan jantung yang umumnya terdiri dari latihan treadmill dan EKG. Pemeriksaan ini dilakukan agar dokter bisa mengetahui respons yang ditunjukkan pasien ketika jantung bekerja keras

USG Doppler

Pemindaian ultrasonik dengan bantuan gelombang suara untuk mengetahui aliran darah. Dokter akan menempelkan transduser dan gel ultrasonik yang dioleskan langsung pada kulit pasien

Kedokteran Umum
Home Visit

Fasilitas yang umumnya diberikan oleh pelayan kesehatan untuk memberikan konsultasi atau pengobatan secara langsung di tempat pasien berada. Fasilitas ini memudahkan pasien rawat jalan yang memiliki keterbatasan.

Layanan home visit terdiri dari:
1. Home visit Fisioterapi
2. Home visit Terapi Bicara
3. Home visit Terapi Okupasi

ICU

Salah satu bagian penting dari sebuah rumah sakit yang dibuat untuk memberikan penanganan secara intensif kepada pasien. Ruangan ini dilengkapi dengan peralatan medis khusus. ICU adalah singkatan dari intensive care unit

Kamar ICU terdiri dari ICU, ICU VIP, dan ICU Isolation.

Medical Check Up

Pemeriksaan kesehatan secara lengkap dan menyeluruh.

Prosedur medical check up tergantung dari pemilihan paket dan jenis kelamin. Dibawah ini detil prosedur medical check up (silahkan hubungi MRCCC Siloam Hospital Semanggi untuk informasi lebih lanjut):
1. Prosedur medical check up Viva (Pria / Wanita) meliputi:
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum dan Dokter Gigi)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gula Darah Puasa; Panel Fungsi Hati; Profil Lemak; Panel Fungsi Ginjal; Skrining Hepatitis B; Serologi; Urine Lengkap; Faeces Rutin)
- Radiologi: Thorax AP/PA
- EKG

2. Nova (Wanita)
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum dan Dokter Gigi)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gula Darah Puasa; Gula Darah 2 Jam PP; Panel Fungsi Hati; Profil Lemak; Panel Fungsi Ginjal; Skrining Hepatitis B; Serologi; Hormon Tiroid; Urine Lengkap; Faeces Rutin)
- Radiologi: Thorax AP/PA; USG Abdomen (Lengkap); USG Payudara
- EKG; Audiometri; Spirometri
- Pap Smear

3. Nova (Pria)
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum dan Dokter Gigi)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gula Darah Puasa; Gula Darah 2 Jam PP; Panel Fungsi Hati; Profil Lemak; Panel Fungsi Ginjal; Skrining Hepatitis B; Serologi; Hormon Tiroid; Urine Lengkap; Faeces Rutin)
- Radiologi: Thorax AP/PA; USG Abdomen (Perut bagian atas)
- EKG; Audiometri; Spirometri

4. Mega (Wanita)
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Spesialis Jantung)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gula Darah Puasa; Gula Darah 2 Jam PP; Panel Fungsi Hati; Profil Lemak; Panel Fungsi Ginjal; Skrining Hepatitis B; Serologi; Hormon Tiroid; Aggregasi Trombosit; Fibrinogen; Homocystein; Lp(a); HS-CRP; Tumor Marker; Urine Lengkap; Faeces Rutin)
- Radiologi: Thorax AP/PA; USG Abdomen (Lengkap); USG Payudara; BMD; Mamografi Digital
- EKG; Audiometri; Spirometri; Treadmill
- Pap Smear

5.Mega (Pria)
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum, Dokter Gigi, Dokter Spesialis Jantung)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gula Darah Puasa; Gula Darah 2 Jam PP; Panel Fungsi Hati; Profil Lemak; Panel Fungsi Ginjal; Skrining Hepatitis B; Serologi; Hormon Tiroid; Aggregasi Trombosit; Fibrinogen; Homocystein; Lp(a); HS-CRP; Tumor Marker; Urine Lengkap; Faeces Rutin)
- Radiologi: Thorax AP/PA; USG Abdomen (Lengkap)
- EKG; Audiometri; Spirometri; Treadmill

6. Partner (Wanita)
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gambaran Darah Tepi; Analisa Hb; Skrining Hepatitis B & C; Serologi)
- Radiologi: USG Abdomen (Lengkap)

7. Partner (Pria)
- Pemeriksaan Dokter (Dokter Umum)
- Pemeriksaan Laboratorium (Darah Lengkap; Golongan Darah & Rhesus; Gambaran Darah Tepi; Analisa Hb; Skrining Hepatitis B & C; Serologi)
- Radiologi: USG Abdomen (Lengkap)

Nebulizer

Perangkat medis yang digunakan untuk membantu menangani penyakit asma dan beberapa gangguan pernapasan lainnya. Alat ini bekerja dengan cara mengubah obat sirup menjadi uap, lalu dihisap oleh pasien

Laboratorium Klinik
Cek Golongan Darah

Pemeriksaan yang dilakukan untuk menentukan golongan darah seseorang. Pemeriksaan ini sering dilakukan sebelum seseorang melakukan transfusi darah atau pada ibu hami

Fungsi Ginjal

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mengidentifikasi gangguan fungsi ginjal. Hal ini akan membantu dokter dalam mencegah gangguan ginjal sebelum menjadi semakin parah.

Pemeriksaan Feses

Serangkaian pemeriksaan pada feses untuk melakukan diagnosis terhadap kondisi tertentu yang memengaruhi saluran pencernaan. Kondisi ini bisa berupa infeksi, gizi buruk, atau kanker

Pemeriksaan Kimia Klinik

Pengunaan proses kimiawi untuk mengukur kadar kandungan kimia di dalam tubuh, seperti glukosa, elektrolit, enzim, lemak, dan lainnya. Umumnya, pemeriksaan ini dilakukan terhadap urine dan darah

Profil Lemak

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi adanya kelainan di profil lemak darah. Umumnya, pemeriksaan profil lemak darah meliputi pemeriksaan kolesterol-total, kolesterol-LDL, kolesterol-HDL, dan trigliserida.

Skrining Hepatitis

Upaya untuk memeriksa dan mendeteksi keberadaan penyakit hepatitis. Skrining ini sering dilakukan melalui tes anti HCV. Jika hasilnya positif maka orang tersebut terinfeksi hepatitis.

Skrining Sifilis

Tes yang digunakan untuk memeriksa atau mendiagnosis infeksi bakteri treponema pallidum penyebab sifilis. Tes ini terdiri dari beberapa jenis, tapi yang paling banyak dilakukan adalah tes antibodi.

Tes HIV

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendeteksi infeksi virus HIV penyebab penyakit AIDS. Tes ini menggunakan urine, darah, atau air liur sebagai sampel pemertiksaan.

Tes NAPZA

Serangkaian pemeriksaan yang terdiri dari tes darah, tes urine, atau prosedur medis lain untuk mengetahui kemungkinan adanya penggunaan obat-obatan terlarang dalam diri seseorang

Tes Urin

Tes untuk memeriksa kondisi seseorang berdasarkan jenis kotoran yang dikeluarkan oleh ginjal atau masalah kesehatan lainnya

Tes Widal

Metode yang digunakan untuk mendiagnosis demam enterik atau lebih dikenal dengan penyakit tifus

Tumor Marker

Penanda tumor yang bisa ditemukan di dalam tubuh sebagai penanda adanya kanker. Tumor marker diproduksi langsung oleh sel kanker dan ditemukan di dalam darah dan urine

Uji Elektrolit

Tes yang dilakukan untuk mengukur keseimbangan kadar elektrolit (garam dan mineral) di dalam tubuh. Uji elektrolit juga digunakan untuk memantau pengaruh ketidakseimbangan elektolit terhadap organ tubuh

Uji Fungsi Hati

Tes yang dilakukan untuk melihat kemungkinan adanya gangguan hati, seperti liver atau hepatitis. Tes ini bertujuan untuk mengukur seberapa parah kondisi yang terjadi dan efektivitas pengobatan yang dilakukan

Nefrologi
Apheresis

Peralatan medis yang digunakan untuk pengambilan salah satu komponen darah dari pendonor. Dalam hal ini, komponen darah yang diambil hanya komponen yang diperlukan pasien, misalnya platelet saja atau trombisit saja.

Continuous Renal Replacement Therapy

Prosedur medis yang dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal pada penderita gangguan ginjal akut. Terapi ini menggantikan fungsi ginjal dalam pengaturan air, elektrolit dan sisa pembuangan.

Peritoneal Dialysis

Metode cuci darah tanpa menggunakan mesin. Pencucian darah ini dilakukan dengan peritoneum yang merupakan lapisan dalam dari perut. Peritoneum memiliki ribuan pembuluh darah kecil yang bisa berfungsi selayaknya ginjal.

Transplantasi Ginjal

Penggantian ginjal yang melibatkan pencangkokan ginjal orang hidup atau mati kepada orang yang membutuhkan. Transplantasi ginjal menjadi pilihan sebagian besar pasien dengan gagal ginjal.

Neurologi
Elektroensefalogram

Tes untuk mendeteksi aktivitas elektrik pada otak dengan menggunakan alat berbahan metal (elektroda) yang ditempelkan pada kulit kepala.

Elektromiografi

Prosedur medis untuk mengukur respons yang diberikan otot atau aktivitas elektrik saat merespons stimulasi yang dilakukan neuron motor kepada otot.

Endovaskuler

Prosedur operasi yang hanya memerlukan sayatan kecil untuk mengatasi masalah pada pembuluh darah, misalnya aneurisma yang menyebabkan pembengkakan di pembuluh darah

Lumbar Puncture

Prosedur medis yang dilakukan dalam posisi berbaring miring untuk mengambil sampel cairan serebrospinal (cairan otak) dari sekitar sumsum tulang belakang. Metode ini bisa membantu dokter dalam mendiagnosis kondisi pasien

Onkologi
Aspirasi Sumsum Tulang

Pemeriksaan sumsum tulang belakang dengan mengambil sebagian sampel sumsum tulang belakang pada pasien yang terindikasi mengalami Leukemia. Tes ini juga bisa mendeteksi keberadaan sel kanker.

Bedah Kanker

Operasi yang berhubungan dengan onkologi, yaitu upaya diagnosis, pencegahan, dan penanganan kanker. Bedah ini fokus pada bagaimana menangani tumor, terutama tumor yang bersifat ganas

Biopsi Hati

Proses pengambilan sampel jaringan hati (liver) dengan cara memasukkan jarum ke dalam organ hati. Sampel jaringan itu kemudian diteliti di laboratorium untuk mengetahui masalah yang terjadi pada organ hati pasien.

Biopsy-guided Ultrasound

Prosedur pengambilan sampel jaringan di bagian tubuh tertentu (biopsy) dengan penduan ultrasound dan jarum tipis berongga. Prosedur ini sering dilakukan untuk mendiagnosis atau mengobati kondisi tertentu.

Brachytherapy

Teknik radioterapi dengan sumber radiasi ditempatkan di dalam atau di sekitar area yang bermasalah. Metode ini sering digunakan untuk mengobati kanker di serviks, prostat, payudara, dan kulit.

Breast Cancer Surgery

Operasi untuk mengangkat tumor atau mengangkat payudara secara menyeluruh (mastektomi) pada penderita kanker payudara

Colorectal Cancer Surgery

Operasi untuk menghentikan sel kanker di usus besar. Operasi ini terdiri dari beberapa jenis, di antaranya polipektomi, kolektomi, dan kolostomi, tergantung pada kondisi pasien dan tingkat kanker.

Kemoterapi

Pengobatan yang umum dilakukan untuk mengatasi kanker. Prosedur ini dilakukan dengan pemberian obat-obatan khusus, baik obat oles, oral, maupun suntik, untuk menghancurkan sel-sel kanker yang membahayakan bagi tubuh.

Mamografi

Foto Rontgen pada payudara, yang digunakan untuk memeriksa kemungkinan adanya kanker payudara. Metode ini sangat bermanfaat untuk mendeteksi dini (skrining) kanker payudara.

Radioterapi

Terapi radiasi dengan memanfaatkan sinar sebagai energi intensif untuk membunuh sel kanker dengan menghancurkan materi genetika sel yang mengontrol pertumbuhan dan pembelahan diri sel kanker.

Testing for Adrenal Tumors

Pemeriksaan pada kelenjar adrenal untuk mendeteksi keberadaan tumor. Kelenjar adrenal adalah organ endokrin yang sangat penting, posisinya sangat berdekatan dengan ginjal.

USG Mammae

Prosedur pemeriksaan payudara dengan bantuan gelombang suara. Prosedur ini dilakukan untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara, sebelum penyakit itu menunjukkan gejala

USG Mammae

Prosedur pemeriksaan payudara dengan bantuan gelombang suara. Prosedur ini dilakukan untuk melakukan deteksi dini terhadap kanker payudara, sebelum penyakit itu menunjukkan gejala

Optalmologi
Bedah Refraktif Untuk Mata

Operasi mata yang dilakukan untuk memperbaiki pembiasan pada mata dan mengurangi ketergantungan pada kacamata atau lensa kontak. Operasi ini bisa mencakup berbagai metode operasi.

LASIK

Suatu metode pembedahan pada mata untuk memperbaiki penglihatan bagi penderita rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Metode ini menggunakan sinar laser untuk memperbaiki bentuk kornea mata.

Laser Argon

Perangkat yang digunakan untuk mengobati glaukomadan retinopati diabetik dengan menggunakan sinar termal. Metode ini juga digunakan untuk mengatasi komplikasi kencing manis pada mata

Laser YAG

Prosedur medis dengan menggunakan laser untuk menghancurkan sel-sel pembawa penyakit dengan cara dipanaskan. Umumnya untuk mengobati beberapa penyakit yang menyerang kulit dan mata

Operasi Katarak

Operasi yang diperlukan jika kondisi kekeruhan pada lensa mata terlihat cukup signifikan dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Katarak merupakan kondisi medis yang kerap terjadi seiring penuaan

Pemeriksaan dan Konsultasi Mata

Konsultasi yang dilakukan pasien dengan dokter spesialis mata untuk memeriksa, mencegah, atau memberikan penanganan terbaik ketika terjadi gangguan pada mata.

Retinal Tear and Detachment Services

Upaya untuk mengobati pemisahan atau keretakan retina di dalam mata. Kondisi ini bisa diobati dengan terapi laser atau cryotherapy untuk mencegah pelepasan jaringan retina secara menyeluruh.

Tonometri

Metode pengukuran tekanan intraokular mata. Tes ini menggunakan tonometer yang diletakan di permukaan kornea yang dibius. Tes ini sering digunakan untuk memeriksa glukoma dan kerusakan saraf optik

USG Mata

Prosedur medis untuk melihat kondisi atau kelainan di dalam bola mata. Biasanya, prosedur ini diterapkan ketika seseorang dicurigai mengalami katarak atau adanya gangguan pada lapisan kornea.

Pediatri
Inkubator

Alat yang memungkinkan bayi terhindar dari kebisingan, bakteri, dan dapat memberikan kehangatan untuk bayi yang terlahir prematur

Vaksin Anak

Vaksinasi yang dilakukan kepada anak-anak agar terhindar dari sejumlah penyakit, seperti hepatitis, polio, flu, dan lain sebagainya. Sebelum melakukan vaksinasi, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter lebih dulu

Vaksin anak yang tersedia adalah vaksin DPT, Polio, BCG dan Campak.

Promotif dan Preventif
Akupunktur

Terapi pengobatan dengan menggunakan jarum yang ditusukkan pada titik-titik di bagian tubuh tertentu. Terapi ini bermula dari kepercayaan masyarakat Tiongkok tentang adanya aliran energi di dalam tubuh

Sleep Study

Pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis gangguan tidur. Sleep study akan merekan gelombang otak, oksigen di dalam darah, dan juga detak jantung, dan pergerakan pada mata dan kaki

Psikiatri
Pemeriksaan Medis Kejiwaan
Pulmonologi
Bronkoskopi

Salah satu jenis pemeriksaan dengan menggunakan bronkoskop (selang elastis dengan kamera dan lampu di ujungnya) yang dimasukkan ke dalam tenggorokan atau hidung untuk melihat kondisi saluran pernapasan. Dalam pemeriksaan ini, dapat juga dilakukan pengambilan sampel jaringan (biopsi).

Positive Airway Pressure

Alat untuk meniupkan udara bertekanan positif ke dalam hidung atau mulut. Udara bertekanan positif ini akan mencegah tenggorokan menutup dan meredakan gejala-gejala yang muncul akibat gangguan apnea tidur.

Tes Fungsi Paru

Serangkaian tes yang dilakukan untuk memeriksa fungsi paru-paru dengan bantuan spirometry. Alat ini digunakan untuk mengetahui aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

Tes Fungsi Paru

Serangkaian tes yang dilakukan untuk memeriksa fungsi paru-paru dengan bantuan spirometry. Alat ini digunakan untuk mengetahui aliran udara yang masuk dan keluar dari paru-paru.

Radiologi
Bone Densitometry

Pemindaian seperti rontgen yang dilakukan untuk melihat kepadatan tulang. Metode ini biasa digunakan untuk mendeteksi kemungkinan penyakit osteopenia atau osteoporosis.

CT Scan

Metode pemindaian dengan bantuan komputer dan sinar-X, yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran utuh dari tulang maupun jaringan lunak di dalam tubuh dan membantu dokter dalam mendiagnosis sebuah penyakit.

Cephalometry

Metode pengukuran kepala manusia melalui pemindaian radiografi. Metode ini banyak digunakan di berbagai cabang kedokteran, misalnya untuk menangani hal-hal yang berhubungan dengan gigi, serta operasi oral dan rahang.

Fluoroscopy

Pemindaian medis yang dilakukan untuk melihat pergerakan bagian tubuh tertentu dalam bentuk video. Metode ini digunakan untuk mengobati penyakit ortopedi, gastroenterologi, dan kardiovaskular.

Foto Fundus Mata

Alat yang digunakan untuk merekam gambar retina atau syaraf mata. Banyak kelainan dapat terdeteksi dengan alat ini, diantaranya diabetik retinopaty, hypertensi retinopaty, kelainan macula, atau kelainan papil saraf optik.

MRI Scan

Pemindaian menggunakan medan magnet dan energi gelombang radio untuk menampilkan gambar organ dalam tubuh. MRI dapat memberikan gambaran struktur tubuh yang tidak dapat ditemukan pada tes lain.

MRI Scan

Pemindaian menggunakan medan magnet dan energi gelombang radio untuk menampilkan gambar organ dalam tubuh. MRI dapat memberikan gambaran struktur tubuh yang tidak dapat ditemukan pada tes lain.

TCCD (Transcranial Color Doppler) / TCD (Transcranial Doppler)

Prosedur medis untuk mengukur kecepatan aliran darah di dalam pembuluh darah otak. Tes ini sering digunakan untuk mendiagnosis emboli dan stenosis.

USG Dada

Pemindaian dengan ultrasound untuk melihat kondisi dada. Pemeriksaan ini biasa dilakukan untuk mendiagnosis suatu gangguan medis atau memilih pengobatan yang tepat

USG Muskuloskeletal

Pemindaian dengan ultrasound yang dilakukan untuk melihat kondisi musculoskeletal (otot-tulang-sendi), baik untuk membantu diagnosis maupun membantu terapi injeksi musculoskeletal.

USG Perut

pemindaian dengan bantuan gelombang suara untuk melihat kondisi organ-organ di dalam perut, termasuk hati, ginjal, pankreas, dan lainnya. Pembuluh darah yang berhubungan dengan organ-organ itu juga bisa diperiksa.

Prosedur USG Perut terdiri dari USG perut bagian bawah, USG perut bagian atas, USG perut seluruh bagian dan USG perut 3D.

Rehabilitasi Medis
Diatermi Gelombang Mikro

Pengobatan dengan menggunakan suhu panas dan energi elektromagnetik yang dihasilkan oleh arus bolak-balik berfrekuensi 2450 MHz dengan panjang gelombang 12,25 cm.

Diatermi Gelombang Pendek

Teknik fisioterapi yang menggunakan suhu panas untuk mencapai target organ dalam, seperti otot dengan kedalaman tertentu atau jaringan yang dilingkupi oleh jaringan lunak yang padat seperti pada daerah panggul.

Rehabilitasi Pasca Stroke

Bagian penting dari penanganan pasien stroke. Tujuan utama rehabilitasi ini adalah melatih pasien untuk memulihkan kembali kemampuan otak yang hilang karena pengaruh stroke

Terapi Bicara

Terapi yang dilakukan untuk meningkatkan kemampuan bicara serta memahami dan mengekspresikan Bahasa, baik verbal maupun non verbal. Biasanya dilakukan pada penderita penyakit gagap.

Terapi Memori

Dilakukan pada penderita stroke untuk mengembalikan memorinya yang hilang. Cara yang dilakukan antara lain menstimulasi otak, banyak berinteraksi dengan orang sekitar, melatih ingatan dengan kata-kata, dan lain-lain.

Terapi Memori

Dilakukan pada penderita stroke untuk mengembalikan memorinya yang hilang. Cara yang dilakukan antara lain menstimulasi otak, banyak berinteraksi dengan orang sekitar, melatih ingatan dengan kata-kata, dan lain-lain.

Terapi Okupasi

Terapi medis khusus kepada pasien yang mengalami gangguan fisik maupun mental dengan menggunakan aktivitas sebagai media terapi. Terapi ini bertujuan untuk mengembalikan kemandirian pasien.

Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT KL)
BERA (Brainstem Evoked Response Audiometry)

Prosedur medis untuk mengukur atau memeriksa kemampuan pendengaran seseorang. Tes ini sering dipakai untuk melihat apakah seseorang mengalami gangguan pendengaran atau tidak.

Endoscopic Nasal Surgery

Operasi untuk mengatasi penyumbatan yang terjadi pada sinus. Penyumbatan ini bisa menyebabkan sinusitis, di mana selaput lendir di hidung akan membengkak, menimbulkan rasa sakit, serta gangguan pernapasan

Nasal & Endoscopic Sinus Surgery

Operasi untuk mengobati peradangan sinus dan membersihkan rongga sinus dengan memasukkan selang elastis ke sinus untuk membersihkan sinus dan memasukkan obat anti radang ke dalamnya.

Tes Pendengaran

Metode pemeriksaan fungsi pendengaran dengan alat yang mampu menghasilkan suara dengan berbagai frekuensi dan kekuatan. Biasanya dilakukan para pekerja yang bertugas di daerah dengan tingkat kebisingan tinggi

Tympanoplasty

Tindakan operatif medis yang dilakukan untuk memperbaiki bagian membrana timpani (gendang telinga) yang mengalami perforasi (pecah) atau untuk memperbaiki struktur tulang-tulang kecil pada telinga tengah.

Urologi
ESWL

Pengobatan dengan menggunakan gelombang kejut untuk menghancurkan batu ginjal. Batu ginjal yang sudah hancur kemudian dapat masuk ke saluran kemih dan dikeluarkan dari dalam tubuh

Green Light Laser Therapy

Bedah minimal invasif yang digunakan untuk meredakan gejala-gejala yang muncul karena pembesaran kelenjar prostat. Sinar laser akan membuat jaringan prostat menguap dan memperlancar aliran urine.

Pemeriksaan PSA (Prostat Spesifik Antigen)

Pemeriksaan lab untuk mengukur kadar PSA dalam darah, untuk megetahui apakah ada gangguan pada prostat

Pemeriksaan Uroflowmetri

Salah satu upaya untuk melihat tekanan aliran urine dalam waktu tertentu. Tes ini sering digunakan untuk mendeteksi kondisi tertentu yang berhubungan dengan pembesaran prostat.

Sistektomi

Prosedur operasi untuk membuang sebagian atau seluruh bagian dari kandung kemih. Prosedur ini seringkali digunakan untuk mengatasi kanker kandung kemih, cacat lahir, cedera, atau gangguan saraf di saluran kemih.

Sistektomi

Prosedur operasi untuk membuang sebagian atau seluruh bagian dari kandung kemih. Prosedur ini seringkali digunakan untuk mengatasi kanker kandung kemih, cacat lahir, cedera, atau gangguan saraf di saluran kemih.

Sunat

Proses pelepasan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis.

Transrectal Ultrasound

Pemeriksaan non invasif yang dilakukan untuk mendapatkan gambaran lengkap dari tulang panggul dan daerah sekitarnya dengan menggunakan gelombang ultrasound.

USG Prostat

Pemindaian medis yang dilakukan untuk mendeteksi kelainan yang terjadi pada kelenjar prostat. USG Prostat dilakukan dengan beberapa metode seperti transrectal, transurethral ultrasound, dan transabdominal.

Urodynamics

Studi yang digunakan untuk melihat kinerja kandung kemih dan uretra dalam menyimpan dan melepaskan urine. Pemeriksaan urodynamics bisa membantu dokter dalam menjelaskan kemunculan gejala-gejala tertentu.

Urologic Reconstruction

Operasi untuk memperbaiki saluran kemih. Operasi ini sering dilakukan pada pasien yang mengalami gangguan, luka, atau cedera di saluran kemih. Masalah itu bisa disebabkan oleh trauma, infeksi, atau kanker.

Vasektomi

Metode kontrasepsi yang dilakukan dengan memotong dan mengikat saluran sperma yang membawa sperma dari testis ke penis. Dengan metode ini, sperma tidak akan keluar bersama air mani saat ejakulasi

Dokter

Terdapat 45 dokter dari 20 spesialis

Bedah Digestif

dr. Wifanto Saditya Jeo, Sp.B-KBD

Bedah Digestif

Jadwal Praktek :

• Rabu : 17:00 - selesai

• Jumat : 17:00 - 18:00

• Sabtu : 08:00 - 09:00

Bedah Mulut

drg. Andi M. Hadi, Sp.BM

Bedah Mulut

Jadwal Praktek :

• Senin : 16:00 - 20:00

• Kamis : 09:30 - 13:00

Bedah Plastik

dr. Gwendy Aniko, Sp.BP

Bedah Plastik

dr. Intan Friscilla Hakim, Sp.BP

Bedah Plastik

Jadwal Praktek :

• Senin : 17:00 - 20:00

• Selasa : 17:00 - 20:00

• Rabu : 17:00 - 20:00

• Kamis : 17:00 - 20:00

• Jumat : 17:00 - 20:00

dr. Ni Made Swantari, Sp.BP

Bedah Plastik

Jadwal Praktek :

• Sabtu : 10:00 - 12:00

Bedah Saraf

dr. Muhammad Firdaus, Sp.BS

Bedah Saraf

Jadwal Praktek :

• Senin : 17:00 - 18:00

• Selasa : 17:00 - 18:00

• Rabu : 17:00 - 18:00

• Kamis : 17:00 - 18:00

• Jumat : 17:00 - 18:00

Endokrinologi

dr. Johanes Purwoto, SpPD-KEMD

Endokrinologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 16:00 - 20:00

• Selasa : 10:00 - 15:00

• Rabu : 11:00 - 16:00

• Kamis : 16:00 - 18:00

• Jumat : 11:00 - 14:00

Gastroenterologi

dr. Adianto Nugroho, Sp.B-KBD

Gastroenterologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 09:00 - 11:00

• Rabu : 16:00 - 18:00

dr. Benny Philippi, Sp.B-KBD

Gastroenterologi

Jadwal Praktek :

• Kamis : 10:00 - 13:00

• Jumat : 10:00 - 13:00

Gigi dan Mulut

drg. Bernadi C. Into, Sp.Pros

Gigi dan Mulut

Jadwal Praktek :

• Senin : 08:00 - 14:00

• Rabu : 08:00 - 14:00

• Sabtu : 08:00 - 14:00

drg. Devina Setiadi, SpKG

Gigi dan Mulut

Jadwal Praktek :

• Rabu : 08:00 - 11:00

• Kamis : 14:00 - 20:00

Ginekologi

dr. Alvin Setiawan, SpOG

Ginekologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 11:00 - 16:00

• Selasa : 14:00 - 20:00

• Rabu : 14:00 - 20:00

• Kamis : 11:00 - 16:00

• Jumat : 14:00 - 20:00

• Sabtu : 14:00 - 20:00

dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG

Ginekologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 14:00 - 20:00

• Selasa : 09:00 - 16:00

• Rabu : 09:00 - 16:00

• Kamis : 14:00 - 20:00

• Jumat : 09:00 - 16:00

• Sabtu : 09:00 - 16:00

dr. Batara Sirait, SpOG

Ginekologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 09:00 - 19:00

• Selasa : 09:00 - 19:00

• Rabu : 09:00 - 19:00

• Kamis : 09:00 - 19:00

• Jumat : 09:00 - 17:00

• Sabtu : 09:00 - 16:00

Gizi Klinik

dr. A.R. Inge Permadhi, MS, SpGK

Gizi Klinik

Jadwal Praktek :

• Selasa : 15:00 - 18:00

• Kamis : 15:00 - 18:00

dr. Fiastuti Witjaksono, SpGK

Gizi Klinik

Jadwal Praktek :

• Senin : 16:00 - 18:00

• Rabu : 16:00 - 18:00

dr. Samuel Oetoro, SpGK

Gizi Klinik

Jadwal Praktek :

• Senin : 10:00 - 17:00

• Selasa : 10:00 - 17:00

• Kamis : 10:30 - 17:00

Kardiologi

dr. Bayu Arif Permana, SpJP (K)

Kardiologi

Jadwal Praktek :

• Selasa : 15:00 - 19:00

• Jumat : 15:00 - 19:00

dr. Hariadi Hadibrata, Sp.B TKV

Kardiologi

Jadwal Praktek :

• Selasa : 10:00 - 14:00

• Kamis : 10:00 - 14:00

• Sabtu : 09:00 - 12:00

dr. Triswan Harapan, Sp.BTKV

Kardiologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 11:00 - 15:00

• Selasa : 11:00 - 15:00

• Rabu : 11:00 - 15:00

• Kamis : 11:00 - 15:00

• Jumat : 11:00 - 15:00

Kulit dan Kelamin

dr. Caroline Padang, SpKK

Kulit dan Kelamin

Jadwal Praktek :

• Selasa : 10:00 - 17:00

• Kamis : 16:00 - 19:00

• Sabtu : 08:00 - 11:30

dr. Mutty Muzzayana, SpKK

Kulit dan Kelamin

Jadwal Praktek :

• Selasa : 17:00 - 20:00

• Rabu : 17:00 - 20:00

• Kamis : 11:30 - 15:30

• Jumat : 17:00 - 20:00

• Sabtu : 12:00 - 16:30

dr. Nila Pridady, SpKK

Kulit dan Kelamin

Jadwal Praktek :

• Senin : 10:00 - 16:00

• Rabu : 10:00 - 16:00

• Jumat : 10:00 - 16:00

Nefrologi

dr. Tunggul Situmorang, SpPD-KGH

Nefrologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 11:00 - 15:00

• Selasa : 11:00 - 15:00

• Rabu : 11:00 - 15:00

• Kamis : 11:00 - 15:00

• Jumat : 11:00 - 15:00

• Sabtu : 10:00 - 13:00

Neurologi

dr. Ekawati Dani, SpS

Neurologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 11:00 - 19:00

• Selasa : 11:00 - 18:00

• Kamis : 11:00 - selesai

• Jumat : 11:00 - selesai

• Sabtu : 11:00 - 14:00

dr. Made Agus Inggas Mahendra, Sp.BS

Neurologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 09:00 - 16:00

• Selasa : 09:00 - 12:00

• Rabu : 09:00 - 16:00

• Kamis : 09:00 - 12:00

• Jumat : 09:00 - 16:00

• Sabtu : 09:00 - selesai

Optalmologi

dr. Fitra Nalvira, Sp.M

Optalmologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 09:00 - 13:00

• Kamis : 09:00 - 16:00

dr. Irwan Tjandra, Sp.M

Optalmologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 14:00 - 19:00

• Selasa : 14:00 - 19:00

• Rabu : 14:00 - 19:00

• Jumat : 14:00 - 19:00

• Sabtu : 09:00 - 15:00

dr. Pitra Ariesta, Sp.M

Optalmologi

Jadwal Praktek :

• Selasa : 10:00 - 13:00

• Rabu : 10:00 - 13:00

• Jumat : 10:00 - 13:00

Pediatri

dr. Diana Mustika Chandra, Sp.A

Pediatri

Jadwal Praktek :

• Senin : 14:00 - 20:00

• Rabu : 14:00 - 20:00

• Kamis : 14:00 - 20:00

• Jumat : 14:00 - 20:00

• Sabtu : 12:00 - 17:00

dr. Dina Garniasih, Sp.A

Pediatri

Jadwal Praktek :

• Senin : 14:00 - 17:00

• Selasa : 14:00 - 17:00

• Rabu : 14:00 - 17:00

• Kamis : 14:00 - 17:00

• Jumat : 14:00 - 17:00

• Sabtu : 10:00 - 11:00

dr. Mira Febriani Inkiriwang, Sp.A

Pediatri

Jadwal Praktek :

• Senin : 08:00 - 15:00

• Selasa : 13:00 - 20:00

• Rabu : 08:00 - 15:00

• Kamis : 14:00 - 20:00

• Jumat : 08:00 - 12:00

• Sabtu : 08:00 - 14:00

Promotif dan Preventif

dr. Alvin H. Hardjawinata, Sp.Ak

Promotif dan Preventif

Jadwal Praktek :

• Senin : 10:00 - 15:00

• Rabu : 10:00 - 15:00

• Jumat : 10:00 - 15:00

Psikiatri

dr. Dyani Pitra Velyani, SpKJ

Psikiatri

Jadwal Praktek :

• Selasa : 10:00 - 13:00

• Kamis : 10:00 - 13:00

• Jumat : 10:00 - 13:00

dr. Endah Ronawulan, SpKJ

Psikiatri

Jadwal Praktek :

• Senin : 17:00 - 19:00

• Rabu : 17:00 - 19:00

• Jumat : 17:00 - 19:00

dr. Nina Halimah Skadiah, SpKJ

Psikiatri

Jadwal Praktek :

• Senin : 09:00 - 12:00

• Rabu : 09:00 - 12:00

Pulmonologi

dr. Achmad Mulawarman J, SpP (K)

Pulmonologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 15:00 - 17:00

• Selasa : 15:00 - 17:00

• Rabu : 15:00 - 17:00

• Kamis : 15:00 - 17:00

• Jumat : 15:00 - 17:00

• Sabtu : 14:00 - 15:00

dr. Arif R. Hanafi, SpP (K)

Pulmonologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 15:00 - 17:00

• Selasa : 15:00 - 17:00

• Rabu : 15:00 - 17:00

• Kamis : 15:00 - 17:00

• Jumat : 15:00 - 17:00

dr. Gurmeet Singh, SpPD, KP

Pulmonologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 18:00 - 20:00

• Selasa : 17:00 - 20:00

• Rabu : 17:00 - 20:00

• Kamis : 18:00 - 20:00

• Jumat : 18:00 - 20:00

Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT KL)

dr. Agieta Zulkifli, Sp.THT-KL

Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT KL)

Jadwal Praktek :

• Senin : 10:00 - 15:00

• Selasa : 12:00 - 16:00

• Rabu : 10:00 - 15:00

• Kamis : 12:00 - 16:00

• Jumat : 10:00 - 15:00

• Sabtu : 12:00 - 14:00

dr. Febriani Endiyarti, SpTHT-KL

Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT KL)

Jadwal Praktek :

• Selasa : 16:30 - 19:30

• Kamis : 16:30 - 19:30

• Sabtu : 09:00 - 12:00

dr. H. Sjahruddin, SpTHT-KL

Telinga Hidung Tenggorok Bedah Kepala Leher (THT KL)

Jadwal Praktek :

• Senin : 17:00 - 19:00

• Selasa : 10:00 - 12:00

• Rabu : 17:00 - 19:00

• Kamis : 10:00 - 12:00

• Jumat : 17:00 - 19:00

Urologi

dr. Ima Nastiti, Sp.U

Urologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 13:00 - 15:00

• Selasa : 11:00 - 12:00

• Rabu : 11:00 - 15:00

• Kamis : 11:00 - 15:00

• Jumat : 13:00 - 15:00

dr. Nouval Shahab, SpU, Ph.D, FICS, FACS

Urologi

Jadwal Praktek :

• Selasa : 17:00 - 18:00

• Rabu : 17:00 - 18:00

• Jumat : 17:00 - 18:00

• Sabtu : 17:00 - 18:00

dr. Rachmat Budi Santoso, SpU

Urologi

Jadwal Praktek :

• Senin : 16:00 - 17:30

• Kamis : 16:00 - 17:30

Tindakan Medis yang Anda cari:
021-29962888
021-29962777

6285720668398 (WhatsApp Kami)

Jl. Garnisun Dalam, No. 2-3, Semanggi, RT.5/RW.4, Karet Semanggi, Jakarta Pusat, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12930, Indonesia
Dapatkan Estimasi Biaya untuk Tindakan Medis yang Anda Butuhkan
Berikan informasi mengenai kondisi kesehatan Anda dan kebutuhan tindakan medis Anda. Tim Kami akan segera menghubungi Anda untuk menjadwalkan konsultasi di Rumah Sakit Terbaik.



×