Cari Tahu Perawatan Kulit Sensitif Bayi di Sini

Kulit bayi sangat halus dan sensitif, berbeda dengan kulit orang dewasa. Anda mungkin berharap beragam produk khusus dirancang untuk bayi tidak memiliki risiko untuk kulitnya yang sensitif, namun ternyata tidak. Produk khusus bayi tidak jarang mengandung zat yang berpotensi menimbulkan iritasi atau alergi.

Selain itu, ada pula bahan kimia, pewangi, pewarna pada pakaian, deterjen, dan beragam produk lain dapat menyebabkan berbagai masalah seperti iritasi kulit dan ruam popok . Tidak perlu panik, ruam popok dan masalah kulit pada bayi, dapat memanfaatkan petroleum jelly.

Vaseline Article 16 - Cari Tahu Perawatan Kulit Sensitif Bayi di Sini

Masalah Umum pada Kulit Bayi

Kulit bayi terutama yang baru lahir, memang sensitif terhadap beragam ruam dan masalah kulit. Untungnya, sebagian besar ruam tersebut tidak berbahaya.

Berikut beberapa masalah kulit yang sering terjadi pada Si Kecil, di antaranya:

  • Ruam popok
    Ruam popok adalah kondisi umum yang bisa membuat kulit terasa sakit, merah, bersisik, dan perih. Hal ini membuat bayi menjadi rewel atau tidak nyaman saat mengganti popok. Ruam popok biasanya disebabkan oleh iritasi, infeksi jamur atau bakteri, adanya alergi, dan popok basah atau kotor terlalu lama. Selain itu, makanan baru pada bayi juga dapat memicu ruam popok.
    Umumnya ruam popok berlangsung beberapa hari atau lebih. Bayi yang paling sering terkena ruam popok antara lain yang berusia 9-12 bulan, tidur menggunakan popok, mulai makan makanan padat, tengah mendapat obat antibiotik secara langsung atau menyusui pada ibu yang sedang minum obat tersebut. Ruam popok ditandai dengan kulit berwarna merah, perih, bayi menjadi rewel atau tidak nyaman saat mengganti popok.
  • Biang keringat
    Biang keringat adalah ruam kecil berwarna merah dan menonjol, yang terasa gatal. Biang keringat juga dapat menyebabkan sensasi menyengat atau perih seperti menusuk-nusuk di kulit. Umumnya terjadi beberapa hari setelah terpapar suhu panas atau udara yang lembap. Gangguan kulit ini bisa muncul di bagian tubuh mana saja, meski sering muncul di area leher, wajah, punggung, dada, atau paha. Bayi dan anak-anak lebih rentan terkena biang keringat, hal itu dikarenakan kelenjar keringat mereka yang belum berkembang sepenuhnya.
  • Eksim
    Eksim dapat menimbulkan ruam dan gatal pada bayi. Keluhan ini dapat membuat kulit luka apabila Si Kecil menggaruknya. Kondisi ini sering terjadi pada bayi dengan riwayat keluarga yang menderita asma atau eksim, bayi yang sering terpapar deterjen, sabun atau produk bayi yang berpewangi, udara panas, hingga asap rokok.
  • Cradle cap
    Cradle cap adalah kerak kepala menyerupai ketombe yang sering tampak di kepala bayi. Kondisi ini biasanya membaik sendiri dalam waktu beberapa bulan, tetapi Bunda perlu membersihkannya jika kerak tampak gatal dan mengganggu Si Kecil.

Mengusir Gangguan Kulit Bayi dengan Petroleum Jelly

Masalah pada kulit bayi tidak boleh dianggap sepele. Oleh karena itu, perawatan untuk kulit bayi juga harus Anda perhatikan dengan baik.

Jika Si Kecil mengalami ruam popok, Anda dapat mencoba manfaat petroleum jelly untuk mengobatinya. Sudah menjadi rahasia umum bahwa petroleum jelly memiliki manfaat yang luar biasa untuk kulit Anda. Petroleum jelly dapat digunakan untuk wajah, kulit tubuh kering, kaki pecah-pecah atau kering dan bibir pecah-pecah.

Tidak hanya berguna untuk kulit dewasa, krim dan salep yang mengandung petroleum jelly dapat membantu menenangkan kulit dan melindungi kelembapan kulit bayi. Secara khusus, manfaat petroleum jelly juga dapat mencegah ruam popok dan eksim si Kecil.

Untuk penggunaannya cukup mudah. Bersihkan dan lap kulit Si Kecil yang terkena ruam popok dengan menggunakan handuk hingga kering. Lalu oleskan petroleum jelly. Kemudian petroleum jelly akan membentuk lapisan pelindung kulit. Disarankan untuk mengoles petroleum jelly cukup tebal untuk memperoleh manfaat optimal pada kulit bayi.

Tips Merawat Kulit Sensitif Bayi

Selain menggunakan petroleum jelly untuk ruam popok Si Kecil, ada beberapa cara untuk merawat kulit bayi, di antaranya:

  • Memandikan bayi secara teratur. Tidak perlu setiap hari, bayi mandi minimal dua atau tiga kali dalam seminggu. Gunakan air hangat, bukan air panas.
  • Ganti popok bayi Anda sesering mungkin. Bersihkan dengan lembut dan menyeluruh dengan menggunakan tisu bayi. Pastikan pula untuk membeli popok yang bebas aroma atau wewangian dengan ukuran yang pas, agar tidak menyebabkan gesekan dan menimbulkan lecet.
  • Gunakan produk yang aman dan khusus untuk bayi. Penting bagi Anda untuk mencari produk yang bebas phthalate, paraben, dan pewangi karena bahan kimia tersebut berpotensi berbahaya bagi Si Kecil. Pilihlah produk yang memang dibuat khusus untuk bayi, seperti sampo dan sabun mandi khusus untuk bayi yang tidak pedih di mata. Tetap pastikan juga untuk menjaga kelembapan kulit Si Kecil dengan menggunakan pelembap khusus untuknya.
  • Penggunaan bedak bayi. Menurut para ahli, penggunaan bedak bayi dapat berisiko menimbulkan masalah kesehatan bagi Si Kecil. Jika Bunda tetap ingin memberikan bedak bayi, pilih bedak bayi yang bebas kandungan talk (talc) dan pati jagung (cornstarch). Kedua bahan tersebut bisa menyebabkan gangguan pernapasan pada Si Kecil. Hindari pula untuk membedaki wajah bayi.

Untuk merawat kulit Si Kecil, Bunda bisa memberikan petroleum jelly untuk menjaga kelembapan dan melindungi kulitnya dari ruam popok dan eksim. Tidak hanya orang dewasa saja yang bisa mengalami masalah kulit, bayi pun rentan mengalaminya. Segera periksakan keadaan Si Kecil pada dokter jika ruam popok atau masalah kulit pada bayi tidak segera membaik atau semakin parah. Waspadai pula jika gangguan kulit memicu perdarahan dan gatal, Si kecil menangis setiap kali Ia pipis atau buang air besar, serta adanya demam.

 

sponsored by: