Cari Tahu Ragam Penyebab Lemak Perut

Lemak perut terbagi menjadi dua, yaitu lemak viseral dan lemak subkutan. Lemak viseral merupakan lemak yang tidak terlihat karena tidak berada di bawah kulit, melainkan di sekitar organ dalam tubuh. Sedangkan lemak subkutan adalah lemak yang berada di bawah kulit dan dapat terlihat, serta dapat dicubit.

Lemak viseral dapat meningkatkan ragam risiko penyakit. Kenapa? Karena lokasinya di sekitar organ, artinya dekat dengan pembuluh balik utama (vena porta) yang mengalirkan darah ke organ hati. Organ hati berperan dalam menentukan kadar lemak darah. Lemak viseral yang berlebih akan ikut meningkatkan kadar LDL (lemak jahat), HDL (lemak baik), dan kolesterol total dalam darah. Akhirnya faktor-faktor ini akan memengaruhi kesehatan pembuluh darah dan jantung.

cari tahu ragam penyebab lemak perut - alodokter

Lemak viseral yang tinggi juga membuat tubuh tidak peka terhadap insulin. Gula darah tidak akan dicerna sehingga meningkat kadarnya di dalam aliran darah. Selain itu, para ilmuwan menemukan adanya peningkatan senyawa kimia yang berfungsi dalam sistem imun tubuh, sitokin, pada orang-orang dengan lemak viseral berlebih. Sitokin menyebabkan sensitivitas sel terhadap insulin, tekanan darah, dan pembekuan darah menghilang.

Jadi, lemak viseral berhubungan erat dengan penyakit jantung, hipertensi, ketidakpekaan terhadap insulin, dan diabetes tipe 2.

Yuk, Jauhi Penyebab Lemak Perut di Bawah Ini

Berikut ini adalah beberapa aktivitas atau penyebab lemak perut yang terus menimbun.

  • Kalori yang dibuang, tidak seimbang
    Salah satu hal yang dipercaya menjadi penyebab menumpuknya lemak perut adalah kurang seimbangnya antara kalori yang masuk dan yang keluar. Artinya, terlalu banyak kalori yang masuk, sedangkan yang Anda gunakan tidak seberapa. Untuk mengatasinya, jika Anda tidak termasuk aktif setiap harinya, cobalah untuk mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan dengan kalori yang mungkin Anda bakar.
  • Kurang konsumsi diet sehat
    Terlalu banyak mengonsumsi daging dan kurang mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bjian utuh. Hal ini dapat menjadi salah satu pemicu menumpuknya lemak perut. Jadi, mulailah untuk sedikit demi sedikit mengurangi konsumsi daging berlebih dan memperbanyak porsi buah, sayur, dan bji-bijian utuh.
  • Konsumsi minuman beralkohol
    Selain beberapa hal di atas, minuman beralkohol juga bisa menjadi salah satu pemicu lemak perut yang cukup jahat pada pria. Sedangkan pada wanita, masih memerlukan penelitian lebih lanjut mengenai kaitan minuman beralkohol dengan meningkatnya lemak perut. Namun, meski begitu, tentu tidak ada salahnya untuk menghindari minuman yang satu ini demi kesehatan Anda.
  • Pengaruh Usia
    Tidak hanya apa yang Anda konsumsi bisa menjadi pemicu meningkatnya lemak perut. Faktor lain seperti pengaruh usia juga bisa menjadi salah satu pemicunya. Semakin bertambahnya usia, massa otot juga menurun. Ini ikut menurunkan jumlah pemakaian kalori oleh massa otot. Selain itu, seiring bertambahnya usia, kadar hormon estrogen pada wanita juga menurun. Hal ini menyebabkan distribusi lemak pada tubuh tidak lagi seperti dulu. Lemak banyak berkumpul di bagian tengah tubuh, perut. Jadi banyak wanita merasa mereka semakin tua semakin besar lingkar pinggangnya, walaupun berat badan tubuh tidak bertambah.

Selain hal-hal di atas, faktor genetik juga memengaruhi lemak perut Anda. Ada orang-orang yang memiliki bentuk tubuh seperti buah ‘apel’, di mana tubuh bagian atas lebih besar dan lebar dari pada tubuh bagian bagian bawah. Tapi ada juga yang memiliki bentuk tubuh seperti buah pir, di mana tubuh bagian bawah lebih besar. Semua kondisi ini bergantung pada gen yang diwariskan di dalam keluarga.

Lemak perut atau di bagian manapun di dalam tubuh tentu tidaklah bagus jika terlalu berlebih. Lemak bisa merusak penampilan, dan yang lebih membahayakan lagi, lemak menimbulkan beragam penyakit yang dapat membahayakan nyawa. Jaga kesehatan Anda dengan menghindari beragam penyebab lemak perut di atas, dan rajinlah melakukan olahraga.