Catat, Ini Daftar dan Menu Makanan Penambah Stamina

Makanan penambah stamina dibutuhkan sebagai sumber energi yang berperan dalam menjalankan fungsi otak dan tubuh. Anda dapat memperoleh makanan penambah stamina dengan mengonsumsi asupan yang mengandung karbohidrat, protein, serat dan vitamin.

Stamina adalah kemampuan fisik dan mental untuk berfungsi optimal dalam jangka waktu yang lebih lama. Stamina dibutuhkan demi berlangsungnya segala aktivitas dari yang berbobot ringan hingga berat, dengan durasi singkat hingga lebih panjang. Untuk menopang beragam aktivitas tersebut, Anda memerlukan makanan penambah stamina.

food for stamina_compress

Stamina bisa cepat terkuras ketika tubuh kekurangan energi, maupun setelah melakukan aktivitas berat yang membutuhkan banyak energi, terlebih bila hal ini dilakukan dalam jangka waktu yang cukup panjang. Selain itu, tubuh juga dapat menunjukkan gejala lesu atau lelah. Hal ini kemudian akan memengaruhi kondisi fisik, emosional, dan menurunkan daya tahan tubuh, sehingga seseorang mudah terserang penyakit, depresi, bahkan penyakit kronis seperti penyakit jantung.

Kelompok Makanan yang Disarankan

Langkah tepat mengatasi stamina yang terkuras adalah senantiasa menjalani pola hidup yang sehat. Meski demikian, Anda juga bisa mengoptimalkan dengan mengonsumsi makanan penambah stamina. Berikut ini empat kelompok makanan penambah stamina, yaitu:

  • Nasi, roti, kentang, dan pasta.
  • Susu dan produk olahan susu.
  • Sumber protein seperti daging, ikan, dan kacang-kacangan.
  • Sayur-sayuran dan buah-buahan.

Kelompok makanan tersebut kemudian dapat dikombinasikan menjadi beberapa menu praktis sebagai makanan penambah stamina, seperti:

  • Roti gandum isi telur rebus.
  • Roti gandum utuh dengan buah dan selai kacang.
  • Roti bakar, telur orak-arik, dan buah.
  • Sereal yang dicampur buah dan yogurt.
  • Oatmeal dengan taburan kismis.

Tidak hanya menyehatkan, makanan penambah stamina juga dipercaya mampu menurunkan berat badan. Caranya dengan pola makan seimbang melalui konsumsi buah-buahan, sayur-sayuran, produk olahan susu rendah lemak, gandum utuh, dan protein nabati. Pilihlah buah dan sayur berwarna hijau tua yang masih segar seperti jeruk, brokoli, ubi, dan wortel.

Ingatlah untuk mengonsumsi tiap kelompok makanan secukupnya saja. Sesuaikan porsi makan Anda dengan bobot dan kebutuhan harian Anda, sehingga cocok untuk mendukung aktivitas Anda sehari-hari. Jangan sampai membuat Anda justru menjadi kegemukan karena mengonsumsi secara belebihan.

Langkah Pendukung untuk Menambah Stamina

Selain mengonsumsi makanan penambah stamina, Anda dapat mengikuti beberapa langkah praktis untuk menambah stamina. Langkah-langkah ini berupa:

  • Jangan lewatkan sarapan.

Sarapan dapat mencukupi kebutuhan energi hingga siang hari, dan dianggap sebagai waktu makan yang terpenting dibandingkan waktu makan lain sepanjang hari. Siapkan menu sarapan dari daftar makanan penambah stamina yang telah disebutkan di atas. Atau, buat variasi menu baru seperti telur dadar isi sayur, bubur dan buah, serta roti gandum dengan selai rendah lemak.

  • Hindari makanan mengandung gula.

Makanan manis seperti permen atau kue memang makanan favorit baik anak-anak maupun dewasa. Mengonsumsi makanan tinggi gula memang dapat memberikan stamina, atau yang sering dikenal sebagai sugar rush. Namun energi yang diberikan oleh makanan tinggi gula hanya bersifat sementara waktu dan cepat habis, bahkan kemudian dapat membuat Anda cenderung lebih Lelah dari sebelumnya.

  • Cukupi makanan yang mengandung zat besi.

Jenis-jenis makanan sumber zat besi berupa bayam, biji wijen, dan kacang-kacangan. Konsumsi makanan sumber zat besi ini dengan makanan yang diperkaya vitamin C agar proses penyerapan zat besi berjalan dengan baik.

Perlu diingat, makanan penambah stamina sangat mengandalkan pola makan sehat dan teratur. Dengan pola makan ini, tubuh akan tetap merasa kenyang dan mampu menyediakan kebutuhan energi sepanjang hari.

Selain dengan mencukupi asupan nutrisi secara seimbang yang mengandung golongan makanan penambah stamina, lengkapi upaya ini dengan pola hidup yang lebih teratur yakni dengan memperbanyak minum air putih minimal 8-10 gelas perhari, mencukupi istirahat dengan tidur paling tidak 6-8 jam perhari, menghindari rokok dan stres, serta berolahraga secara rutin dan teratur.