Cegah Noda Gelap pada Wajah Akibat Hiperpigmentasi

Setiap wanita tentu ingin memiliki kulit yang bersih tanpa noda. Seiring bertambahnya usia atau sering terpapar sinar matahari, dapat memicu munculnya noda gelap pada kulit atau hiperpigmentasi . Tapi, dengan menggunakan produk skincare yang tepat, kulit dapat terhindar dari noda sehingga tetap cerah memesona sehingga tampak sebagai healthy living skin.  

Hiperpigmentasi yang ditandai dengan munculnya noda gelap maupun bercak berwarna gelap atau spot hitam pada kulit, terjadi karena tubuh memproduksi melanin yang berlebih.

Biokos 1 - Cegah Noda Gelap pada Wajah Akibat Hiperpigmentasi

Kenali Penyebab dan Jenis Hiperpigmentasi

Penyebab dari hiperpigmentasi terbilang beragam. Selain terkait pertambahan usia, paparan sinar matahari yang berlebih juga menjadi penyebabnya. Hal ini dikarenakan, saat kulit terkena radiasi ultraviolet dari pajanan sinar matahari berlebih dapat memicu peningkatan produksi melanin sehingga timbul hiperpigmentasi.

Menjalani pengobatan tertentu seperti obat kemoterapi juga dapat menjadi penyebab munculnya bercak hiperpigmentasi. Selain itu, pada beberapa kehamilan, perubahan hormon pada ibu hamil bisa mempengaruhi produksi melanin, serta seseorang yang menderita penyakit endokrin atau gangguan hormonal dapat pula mengalami hiperpigmentasi kulit.

Berdasarkan penyebabnya, hiperpigmentasi terbagi menjadi tiga jenis. Hiperpigmentasi yang disebabkan oleh pajanan sinar matahari dikenal dengan sebutan lentigo. Lentigo biasanya akan muncul pada bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari, seperti bagian lengan dan wajah.

Ada pula kondisi yang disebut melasma. Melasma merupakan hiperpigmentasi yang disebabkan karena adanya perubahan hormon yang terjadi pada masa kehamilan. Melasma biasanya dapat muncul pada berbagai area tubuh, hanya saja paling sering muncul di bagian perut dan wajah.

Untuk jenis hiperpigmentasi pascaperadangan (post-inflammatory hyperpigmentation), umumnya tampak sebagai bercak berwarna gelap setelah terjadinya luka atau radang pada kulit. Baik akibat cedera maupun infeksi atau gangguan lain pada kulit seperti akibat jerawat, psoriasis dan eksim.

Mencegah Hiperpigmentasi Sejak Dini

Hiperpigmentasi tidak terjadi dalam waktu singkat. Itu sebabnya untuk mengurangi risiko hiperpigmentasi, dianjurkan untuk melakukan tindakan pencegahan sedini mungkin.

Cara yang bisa dilakukan untuk mencegah hiperpigmentasi adalah dengan melindungi kulit dari pajanan sinar matahari. Misalnya, hindari paparan sinar matahari langsung pada pukul 10 pagi hingga 4 sore, dikarenakan radiasi ultraviolet sangat kuat pada rentang waktu tersebut, dan sebelum keluar rumah dianjurkan untuk menggunakan sunblock yang mengandung SPF 30 untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang merupakan penyebab munculnya noda gelap pada kulit. Jika tidak menggunakan sunblock saat berada di luar ruangan, sinar UV berisiko membuat noda gelap pada kulit menjadi bertambah lebih gelap.

Tak hanya melindungi kulit menggunakan dari sinar ultraviolet saja, hiperpigmentasi juga dapat diatasi dengan menggunakan produk:

  • Krim pemutih atau brightening cream
    Produk skincare dengan krim pemutih mampu mengurangi produksi melanin pada kulit yang menjadi penyebab munculnya noda gelap. Karena itulah, brightening cream mampu menjadi solusi dalam mencerahkan kembali spot hitam pada kulit. Namun Anda perlu berhati-hati dalam penggunaannya, sehingga sebaiknya dipastikan kembali pada dokter kulit bahwa kandungan dalam krim pemutih yang digunakan tidak berbahaya bagi kesehatan.
  • Mengandung arbutin
    Produk topikal yang mengandung asam azelaic, vitamin C, tretinoin, asam glikolat, asam kojik, ekstrak licorice ditengarai mampu mengatasi noda gelap yang muncul akibat hiperpigmentasi. Selain itu, beauty product atau produk kecantikan berbahan dasar alami seperti arbutin juga dapat menjadi pilihan.Berasal dari tumbuhan bearberry, arbutin telah digunakan sebagai bahan pencerah dan pemutih kulit di seluruh dunia. Ini dikarenakan arbutin diyakini mampu menghambat pembentukan melanin pada kulit.
  • Ekstrak humulus lupulus
    Munculnya noda gelap pada kulit juga dapat disebabkan karena terjadinya proses penuaan kulit. Untuk itu, produk berbahan ekstrak humulus lupulus dapat menjadi pilihan dalam mengatasi penuaan kulit. Selain itu, kandungan yang terdapat dalam ekstrak humulus lupulus juga mampu mengatasi munculnya stretch mark pada kulit.
  • Menghindari produk yang mengandung paraben
    Paraben merupakan pengawet yang kerap digunakan pada kosmetik termasuk pelembap. Dianjurkan untuk menghindari pelembap yang mengandung paraben, sebab kandungan paraben berlebih memiliki kemungkinan memicu risiko penyakit kanker payudara.

Hiperpigmentasi merupakan salah satu kondisi kulit yang bisa terjadi pada setiap orang. Selain menggunakan produk-produk di atas, dianjurkan untuk menerapkan lifestyle atau gaya hidup sehat. Mulai dengan membiasakan diri rutin berolahraga, tidur yang cukup, konsumsi makanan sehat, perbanyak konsumsi air putih, dan berhenti merokok. Meski usia bertambah, tubuh dan kulit sehat akan senantiasa membuat Anda merasa feel alive at any age.

 

sponsored by: