Cek Bareng-bareng Jenis Lensa Kacamata di Sini

Seseorang yang memiliki masalah penglihatan memerlukan bantuan kacamata agar dapat melihat dengan jelas. Untuk itu, mengetahui jenis lensa kacamata diperlukan agar kenyamanan saat menggunakan kacamata dapat dirasakan.

Bagi yang memiliki masalah penglihatan, seperti rabut dekat ataupun rabun jauh, kehadiran kacamata sangatlah penting. Pasalnya, jenis lensa kacamata yang digunakan perlu disesuaikan dengan masalah penglihatan yang diderita. Contohnya, penderita rabun jauh akan membutuhkan lensa cekung yang bersifat menyebarkan cahaya sehingga jatuh tepat di retina. Sebaliknya, penderita rabun dekat membutuhkan lensa cembung yang bersifat mengumpulkan cahaya lebih ke depan sehingga jatuh tepat di retina.

cek bareng-bareng jenis lensa kacamata di sini - alodokter

Akan tetapi, jenis lensa pun tidak hanya terbatas pada cembung dan cekung saja, banyak jenis-jenis lensa lainnya yang dibuat agar si pemakai nyaman. Apa saja itu? Mari kita simak berikut ini.

Jenis Lensa Kacamata Berdasarkan Materialnya

Terdapat berbagai jenis frame kacamata dan lensa kacamata. Berdasarkan materi lensa kacamata masing-masing, terbagi menjadi:
  • Kaca

Lensa kacamata yang berbahan kaca memang lebih berat dan tebal jika dibandingkan dengan bahan lain dan hanya bisa digunakan untuk frame tertentu saja. Namun, lensa berbahan kaca cenderung tidak mudah tergores dibandingkan jenis lainnya serta memiliki sifat optik atau interaksi cahaya yang lebih baik.

  • Polikarbonat

Lensa polikarbonat merupakan lensa yang direkomendasikan dokter untuk orang-orang yang kerap melakukan rutinitas olahraga dan kegiatan lain yang dapat menyebabkan kacamata rusak. Pasalnya, lensa polikarbonat termasuk jenis lensa yang tahan benturan.

  • Trivex

Trivex merupakan lensa yang memiliki standar keamanan selayaknya lensa polikarbonat. Lensa yang tergolong ringan, tipis, dan tahan benturan ini juga direkomendasikan kepada orang yang senang menjalani rutinitas luar ruangan yang berisiko lebih tinggi mengalami kerusakan kacamata. Lensa jenis ini juga memiliki kemampuan membelokkan cahaya lebih baik dibandingkan lensa polikarbonat.

  • Transisi atau Photochromic

Lensa transisi bisa terbuat dari kaca ataupun plastik. Kelebihan dari lensa ini adalah lensa dapat berubah warna dari bening menjadi gelap saat terkena sinar matahari.

  • High index

Lensa high index ditandai dengan lensa yang lebih tipis dan lebih ringan dibandingkan lensa jenis polikarbonat dan trivex. Lensa jenis ini direkomendasikan kepada orang-orang yang membutuhkan koreksi visual yang tinggi. Biasanya, lensa high index mampu melindungi mata dari efek negatif sinar UV.

  • Aspherik

Lensa jenis ini memiliki banyak variasi derajat kelengkungan yang memungkinkan lensa menjadi lebih tipis ataupun lebih datar.

Penyesuaian Jenis Lensa Kacamata Berdasarkan Penyakit Mata

Umumnya penderita yang mengalami satu masalah penglihatan akan mendapatkan lensa tunggal. Akan tetap pada penderita yang memiliki lebih dari satu gangguan penglihatan, maka dokter memberikan resep lensa multifokal. Lensa ini juga memiliki beberapa macam:
  • Lensa bifokal

Lensa bifokal umumnya dikenakan oleh orang yang memiliki masalah penglihatan karena pengaruh usia. Lensa yang biasa digunakan orang berusia 40 tahun ke atas ini memiliki dua titik fokus. Pada bagian atas lensa biasa digunakan untuk membantu memperjelas penglihatan dalam jarak jauh. Sedangkan bagian bawah lensa berfungsi memperjelas pandangan jarak dekat, seperti untuk membaca.

  • Lensa trifokal

Lensa jenis ini memiliki tiga titik fokus yang berbeda. Titik fokus terbagi menjadi tiga, antara lain bagian atas untuk melihat jarak jauh, bagian bawah untuk melihat jarak dekat, dan bagian tengah untuk melihat jarak menengah. Kejelasan pandangan jarak menengah diandalkan saat menatap layar TV atau komputer.

Dianjurkan untuk  menyimpan kacamata di tempat yang  bersih dan kering agar terhindar dari kemunculan jamur. Biasakan pula untuk membersihkan kacamata menggunakan air dan kain halus agar kaca tidak tergores. Terakhir, memeriksakan kondisi mata secara rutin juga sangat dianjurkan agar kesehatan mata tetap terjaga.