Ciuman yang Merangsang, Kenali Fakta dan Manfaatnya

Faktanya, ciuman memengaruhi interaksi yang romantis pada pasangan, yang bahkan lebih persuasif dibandingkan senyuman dan perkataan. Ciuman sendiri sangat diperlukan dan efektif dalam mempererat keintiman. Tidak hanya itu, sebuah ciuman yang merangsang juga dapat meningkatkan sistem imun tubuh seseorang, lho.

Ciuman adalah kegiatan yang dipercaya dapat membuat pasangan menjadi bahagia. Ada yang mengatakan bahwa sebuah hubungan bisa bekerja dengan baik setelah melalui proses ciuman. Pada saat Anda mencium seseorang, berarti Anda sedang berada di ruang pribadi mereka. Artinya, Anda sudah memiliki kepercayaan terhadap mereka, telah mengenal dan belajar lebih jauh tentang mereka. Yang Anda rasakan adalah dapat menyentuh mereka, juga melihat ekpresi wajahnya, serta memahami kesehatan mereka.

Para ahli mengatakan bahwa ciuman yang merangsang memiliki peranan penting dalam suatu hubungan untuk menumbuhkan tingkat romantisme pasangan. Berikut ini beberapa fakta tentang ciuman yang bisa mempererat hubungan Anda dengan pasangan:

Bicara Dengan Pasangan

Banyak pasangan yang ragu dan malu untuk membicarakan tentang ciuman. Kenyataannya, Anda tidak perlu merasa malu untuk memberitahukan kepada pasangan apa yang Anda sukai dan tidak. Tetapi perlu diingat, komunikasi ini jangan dilakukan saat Anda sedang berciuman dengan pasangan. Karena pasangan bisa menganggap ini bukanlah sebagai saran, melainkan sebuah kritikan.

Kesalahan Dalam Berciuman

Kesalahan yang sering terjadi adalah pria terlalu agresif dengan lidah mereka saat berciuman. Dan menurut pria, wanita tidak membuka mulut mereka cukup lebar. Anda disarankan untuk mencium bagian yang lain dari wajah pasangan Anda. Berikan perhatian khusus pada telinga dan leher, Anda bisa menggigit lembut pada bibir bagian bawah atau daun telinganya. Ciuman yang merangsang pada bagian lain selain bibir bisa menjadi variasi untuk menghilangkan kebosanan.

Jadikan Momen Yang Mengesankan

Agar ciuman terasa mengesankan dan bisa menjadi kenangan, Anda harus bisa menyenangkan pasangan dan juga diri sendiri. Jangan hanya terpaku pada apa itu ciuman, nikmati saja. Ciuman yang baik dilakukan secara mendalam dan penuh perasaan, sehingga bisa merasakan rasa cinta satu sama lain dari kegiatan ciuman tersebut.

Tidak Mengurangi Frekuensi berciuman

Kehangatan dalam berciuman biasanya terjadi pada awal hubungan atau dalam masa bulan madu. Tetapi, dalam hubungan jangka panjang selanjutnya, kebanyakan pasangan berhenti dan mengurangi frekuensi berciuman sehingga kehilangan keintiman dengan pasangan.

Yang terpenting dari ciuman adalah mengingatkan awal mula hubungan Anda, bukan tentang sudah berapa lama Anda menjalin sebuah hubungan. Ciuman yang dilakukan saat ini harus lebih baik dibandingkan awal hubungan, karena kita semakin mengenal pasangan. Jika di awal hubungan ciuman itu seperti nyala lilin, buatlah ciuman saat ini seperti api unggun.

Selain meningkatkan sistem imun, ciuman juga memiliki manfaat kesehatan lainnya, di antaranya adalah :

  • Mengurangi gejala alergi. Sebuah studi mengatakan bahwa dengan berciuman selama 30 menit sambil mendengarkan musik lembut dipercaya berkaitan dengan penurunan gejala alergi.
  • Mengurangi stres.
  • Membantu menjaga kebersihan mulut. Berciuman dipercaya merangsang produksi air liur yang dapat mencuci bakteri berbahaya dari gigi dan menurunkan risiko penumpukan plak gigi. Ini bukan berarti ciuman sebagai pengganti menyikat gigi.
  • Membakar lemak.  Menurut ahli, ciuman yang merangsang bisa membakar 2 kalori per menit dan membantu Anda menurunkan berat badan.
Perlu diketahui, ada jutaan bakteri hidup di dalam mulut, lapisan gigi, lidah, dan pipi manusia. Dan beberapa bakteri bisa menyebar dengan mudah saat berciuman. Untuk itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga kesehatan dan kebersihan mulut. Demi menambah sistem imun kita dan pasangan, yuk, berikan ciuman yang merangsang pada pasangan Anda.