Coba Simak Cara Menghilangkan Bulu Kaki di Sini

Meski sebenarnya tidak ada masalah dalam hal kesehatan, namun wanita sering merasa bahwa bulu kaki adalah bagian yang harus dihilangkan karena dianggap dapat mengganggu penampilan.

Bulu yang tumbuh pada kulit kaki umumnya bermula di masa pubertas yang lebih lebat pada pria dibandingkan wanita. Sebagian orang memiliki bulu kaki lebih lebat karena kondisi medis tertentu.  Meski merupakan hal yang normal, sebagian besar wanita memilih untuk menghilangkan bulu kaki baik secara berkala maupun permanen. Adanya kebutuhan ini memunculkan berbagai cara menghilangkan bulu kaki yang disediakan oleh berbagai klinik kecantikan dan salon, sampai yang dapat dikerjakan sendiri.

cara menghilangkan bulu kaki-alodokter

Mencabut Bulu Kaki

Pencabutan biasanya dilakukan dengan pinset. Namun karena folikel masih utuh, maka bulu akan kembali tumbuh dengan cepat.

Mencukur

Mencukur adalah cara yang paling umum dilakukan sebagai salah satu cara menghilangkan bulu kaki. Teknik yang paling efektif adalah dengan mencukur searah ke arah bertumbuhnya rambut. Banyak yang beranggapan bahwa mencukur akan membuat bulu tumbuh makin lebat. Padahal sebenarnya tidak. Tindakan ini tidak akan menumbuhkan lebih banyak bulu. Namun untuk mendapat hasil maksimal, aktifitas mencukur perlu diulang beberapa hari sekali. Sayangnya, mencukur mengandung risiko bulu dapat tumbuh ke bawah kulit dan kondisi folikulitis atau radang folikel rambut.

Berikut ini tips untuk mendukung keberhasilan cara ini.

  • Basahi dan usapkan sabun atau krim cukur pada area yang akan dicukur.
  • Ganti silet di dalamnya secara teratur untuk hasil maksimal.

Krim Perontok

Krim atau losion dioleskan pada permukaan kulit. Tujuannya adalah meluruhkan protein pada bulu yang ingin dihilangkan. Setelah menunggu beberapa saat, bulu akan rontok saat diusap. Cara ini dapat bertahan lebih lama daripada mencukur, kira-kira seminggu.

Waxing atau Pengangkatan Bulu dengan Lilin

Lilin panas atau dingin dioleskan pada kulit sesuai arah pertumbuhan bulu, lalu di atasnya diletakkan plester kain. Saat plester diangkat, bulu akan ikut terangkat. Perlengkapan waxing dingin dapat tersedia bebas di toko perawatan kesehatan. Krim antibakteri mungkin diperlukan setelahnya untuk menghindari infeksi. Selain akan terasa sakit saat pengangkatan plester, proses ini perlu diulang tiap beberapa minggu sekali. Pada beberapa kasus, waxing dapat menyebabkan kulit kemerahan dan infeksi di sekitar folikel.

Anda bisa mengikuti tips-tips melakukan waxing di bawah ini.

  • Makin sering melakukan waxing, maka risiko infeksi akan mengecil.
  • Biarkan bulu sedikit memanjang karena lilin baru dapat menjangkau setidaknya 1,5 cm agar dapat tercabut secara sempurna.

Bleaching

Secara teknis, bleaching tidak berfungsi sebagai cara menghilangkan bulu kaki, melainkan hanya membuat warna bulu kaki menjadi lebih cerah, sehingga bulu yang ada tidak terlalu nampak.

Yang perlu diperhatikan ketika melakukan bleaching:

  • Bleaching dapat berisiko bagi kulit yang sensitif, sehingga sebaiknya dioleskan lebih dulu ke area kulit terbatas.
  • Metode ini bisa jadi kurang tepat digunakan oleh orang-orang yang memang sudah berkulit gelap.

Epilator

Alat yang serupa dengan pisau cukur listrik ini dilengkapi kepala dengan pinset berputar untuk mencabut akar rambut. Hasil dari teknik ini dapat bertahan hingga sekitar sebulan.

Elektrolisis

Jarum yang sangat pipih dimasukkan ke folikel rambut untuk memasukkan bahan kimia atau listrik yang dapat menghilangkan bulu secara permanen. Meski terasa sakit, prosedur ini diklaim aman dan efektif jika dilakukan oleh seorang ahli. Jika dilakukan oleh yang tidak berpengalaman, dapat memicu risiko infeksi dan peningkatan pigmentasi yang menyebabkan bercak putih atau cokelat pada kulit. Cara menghilangkan bulu kaki yang satu ini perlu diulangi tiap 1-2 pekan sekali hingga sebagian besar bulu hilang. Luka parut, pembengkakan, dan kulit kemerahan dapat timbul sebagai efek sampingnya.

Laser dan Intense Pulsed Light (IPL)

Sinar laser yang ditembakkan di area spesifik diserap oleh pigmen dalam folikel rambut di bawah kulit sehingga akan menghambat pertumbuhan rambut. Meski tidak menyakitkan jika dibandingkan dengan elektrolisis, namun tiap orang umumnya memerlukan 4-6 kali perawatan yang perlu diulang tiap 6 bulan hingga satu tahun dengan harga tidak murah. Jika tidak dilakukan oleh ahli, risiko yang mungkin terjadi adalah munculnya hiperpigmentasi atau penggelapan warna kulit, adanya jaringan parut, luka bakar dan lecet, serta infeksi.

Meski begitu, cara yang satu ini memiliki beberapa kelebihan yang layak untuk dipertimbangkan.

  • Tingkat presisi yang lebih tinggi karena dapat membidik target secara lebih selektif.
  • Lebih cepat karena dapat digunakan menghilangkan banyak bulu di waktu yang sama.
  • Pada umumnya pasien akan mengalami hilangnya bulu kaki secara permanen setelah 3-7 kali perawatan sehingga tidak memerlukan laser berulang-ulang.

Penting untuk menghindari paparan sinar matahari selama enam bulan setelah dan sebelum perawatan karena dapat mengurangi efektifitas dari metode ini.

Obat-obatan

Pil KB atau antiandrogen memiliki efek dapat mengurangi dan mencegah pertumbuhan bulu kaki. Obat ini mungkin diperlukan ketika hormon menjadi penyebab tumbuhnya bulu yang lebih lebat, seperti pada masa menopause dan penyakit sindrom ovarium polikistik.

Baik menghilangkan bulu kaki secara mandiri atau menggunakan jasa perawatan, hal terpenting adalah meminimalkan risiko yang mungkin dapat timbul, seperti luka pada kulit. Jika memutuskan untuk menghilangkan bulu rambut di klinik kecantikan, pastikan Anda ditangani oleh ahli dengan peralatan yang steril.