Daftar Penyakit Mematikan yang Perlu Diwaspadai

Penyakit jantung menempati urutan pertama penyakit mematikan di dunia, diikuti dengan stroke di urutan kedua. Sehingga tepat jika disebutkan penyebab kematian paling besar di dunia karena penyakit tidak menular.

Urutan penyakit mematikan selanjutnya diikuti oleh penyakit menular, ibu dan perinatal, dan kondisi gizi. Namun, sebagian penyakit mematikan tersebut sebenarnya dapat dicegah.

Berikut ini daftar penyakit mematikan di dunia yang menjadi penyebab utama kematian:

  • Penyakit jantung koroner Ini adalah penyakit paling mematikan di dunia. Penyakit jantung koroner disebabkan pembuluh darah yang memasok darah ke jantung mengalami penyempitan. Faktor risiko penyakit jantung koroner adalah hipertensi dan kolesterol tinggi, serta kebiasaan merokok. Untuk mengurangi risiko penyakit jantung koroner Anda harus melakukan perubahan gaya hidup sederhana termasuk makan sehat, aktif secara fisik, berhenti merokok, mengontrol kadar kolesterol darah dan gula, dan menjaga jantung Anda.
  • Serangan stroke Stroke terjadi ketika arteri di otak tersumbat atau adanya pembuluh darah di otak yang pecah. Kedua penyebab tersebut akan memutus pasokan dan ke otak dan menyebabkan sel-sel otak kekurangan oksigen dan mulai mati dalam beberapa menit. Selain kematian, stroke juga merupakan penyebab utama dari kecacatan. Faktor risiko stroke sama dengan penyakit jantung koroner, demikian pula cara mengurangi risikonya.
  • Infeksi dan Kanker saluran pernapasan bawah Yang termasuk infeksi saluran pernapasan bawah, seperti pneumonia, bronkitis dan influenza. Pada Negara tropis, risiko penyakit tersebut bisa berlangsung sepanjang tahun. Selain itu, risiko infeksi juga meningkat pada orang yang bepergian atau berada di kerumunan. Kanker pada saluran pernapasan bawah juga merupakan penyakit mematikan, sebagai bagian dari kanker pernapasan secara umum. Penyebab utamanya adalah karena merokok, baik pasif maupun aktif. Selain itu, penyebabnya juga bisa berasal dari racun di lingkungan sekitar.
  • Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) Merupakan istilah terhadap sejumlah penyakit pada paru-paru yang terjadi dalam jangka panjang. Termasuk bronchitis kronis dan emfisema yang dapat membuat kesulitan bernapas. Penyebab utama dari PPOK adalah asap rokok dan polusi udara, baik di dalam ruangan maupun luar. Tidak ada obat untuk PPOK namun perkembangan penyakitnya dapat diperlambat dengan bantuan obat-obatan.
  • Penyakit Diare Diare adalah kondisi di mana Anda mengalami buang air besar berair yang lebih sering dibandingkan biasanya. Kondisi ini dapat menyebabkan dehidrasi dan jika tidak ditangani dengan cepat dapat menyebabkan kematian. Diare mudah menyebar melalui air atau makanan yang terkontaminasi. Untuk anak-anak di bawah 5 tahun, penyakit ini lebih berisiko menyebabkan kematian. Perilaku sehat seperti mengetahui teknik mencuci tangan yang benar serta peningkatan sanitasi dan kualitas air dapat membantu mencegah penyakit diare.
  • HIV / AIDS Human Immunodeficiency virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. HIV dapat menyebabkan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) yaitu kondisi kronis yang dapat mengancam jiwa dengan membuat tubuh rentan terhadap infeksi. HIV belum bisa disembuhkan, namun terdapat pengobatan yang dapat memperlambat perkembangan dari virus ini.
  • Tuberkolosis (TBC) TBC disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis pada paru-paru. Penyakit ini mudah menyebar melalui titik-titik kecil air liur yang dibatukkan oleh penderita TBC aktif. Beberapa TBC resisten terhadap pengobatan konvensional. Diperlukan pengobatan lini kedua untuk mengobati pasien ini. Sebagian besar kematian akibat TBC terutama terjadi di negara-negara miskin, di mana pasokan obat-obatan dan tingkat pelayanan kesehatan sangat terbatas.
  • Diabetes mellitus Diabetes adalah penyakit yang ditandai dengan kadar gula darah yang jauh diatas normal pada jangka waktu panjang. Pada diabetes tipe 1, pankreas tidak bisa lagi memproduksi insulin, penyebabnya tidak diketahui. Sedangkan pada diabetes tipe 2, pankreas tidak memproduksi insulin yang cukup, atau insulin yang ada tidak dapat digunakan secara efektif. Kondisi ini disebabkan pola makan yang buruk, kurang berolahraga dan berat badan berlebih.
  • Komplikasi kelahiran prematur dan bayi berat lahir rendah Kematian akibat kondisi tersebut biasanya terjadi pada minggu pertama kehidupan. Kurangnya perawatan medis yang terampil dalam menangani kelahiran prematur dapat membuat masalah ini menjadi besar di negara berkembang. Kematian bayi baru lahir dapat dihindari dengan perawatan prenatal yang baik dan perawatan bayi yang tepat setelah lahir.
Penyakit mematikan perlu Anda waspadai. Terapkan pola hidup sehat sebagai tindakan pencegahan terhadap penyakit-penyakit tersebut dan konsultasikan dengan dokter jika Anda menderita salah satu di antaranya.