Darah Nifas, Ini Faktanya

Selama beberapa hari setelah melahirkan, semua wanita akan mengeluarkan darah dari kemaluannya. Inilah yang disebut sebagai darah nifas atau lokia.

Darah nifas atau lokia mirip seperti menstruasi berat, namun jumlahnya banyak. Keluarnya darah nifas dari vagina adalah cara tubuh untuk membuang lapisan rahim dan darah setelah persalinan. Jumlah darah dalam tubuh meningkat sekitar 50% selama hamil. Setelah melahirkan, tubuh Bunda pun siap untuk membuang darah tersebut.

darah nifas ini faktanya - alodokter

Asal-muasal Darah Nifas

Saat janin ada di dalam rahim, plasenta berfungsi memberi makan sang janin. Plasenta melekat pada dinding rahim dan berisi pembuluh darah arteri maupun vena. Ketika plasenta terlepas dari rahim, ada bagian pembuluh darah di dinding rahim yang dilekati plasenta yang robek dan mulai membanjiri rahim dengan darah. Setelah plasenta dikeluarkan, rahim akan berkontraksi hingga pembuluh darah yang robek akan tertutup dan mengurangi perdarahan. Sisa darah yang masih ada di dalam rahim akan terus keluar setidaknya selama dua hingga enam minggu setelah persalinan.

Dalam jangka waktu tersebut, darah nifas atau lokia akan mengalami perubahan dari hari ke hari:

  • Hari pertama, darah berwarna merah terang atau merah kecoklatan karena lokia mengandung cukup banyak darah.
  • Hari 2-6, darah nifas akan lebih berair dan berwarna cokelat tua atau merah muda.
  • Hari 7-10, warna darah sama atau menjadi cokelat muda atau merah muda.
  • Hari 11-14, warna darah sama atau semakin muda, ditambah adanya caian berwarna putih atau putih kekuningan. Ini karena darah nifas kebanyakan terdiri dari sel darah putih lapisan rahim. Namun, jika Bunda sudah mulai aktif, warna darah nifas mungkin akan menjadi lebih kemerahan dari sebelumnya.
  • Minggu 3-4, jika masih keluar, darah nifas akan berwarna lebih pucat atau putih krem.
  • Minggu 6, jumlah darah nifas yang keluar jadi semakin sedikit dan berwarna cokelat, merah muda, atau kuning krem.

Apabila Bunda melahirkan melalui operasi Caesar, jumlah darah nifas yang keluar akan lebih sedikit. Namun, durasi waktunya tetap beberapa minggu dan warna darah akan berubah dari merah, cokelat, kuning, hingga bening.

Apa yang Harus Dilakukan?

Cukup sediakan pembalut seperti saat Bunda menstruasi. Gantilah pembalut secara teratur dan selalu mencuci tangan sebelum dan setelahnya. Disarankan untuk tidak menggunakan tampon karena dapat menularkan bakteri ke dalam rahim yang masih dalam masa penyembuhan dan menyebabkan infeksi. Selain itu, bersihkan juga bagian vagina dan perineum (daerah antara anus dan vulva) untuk mencegah infeksi, serta mandi setidaknya sekali sehari.

Hubungi Dokter Jika

Segera hubungi dokter atau datangi instalasi gawat darurat (IGD) rumah sakit jika:

  • darah nifas Bunda berbau tidak sedap,
  • Bunda mengalami demam atau kedinginan,
  • darah yang keluar dari vagina tetap banyak dan berwarna merah terang setelah seminggu melahirkan, atau selama empat hari setelah melahirkan walaupun sudah banyak istirahat,
  • bagian bawah satu atau kedua sisi perut terasa nyeri saat ditekan,
  • darah nifas yang keluar tiba-tiba menjadi sangat banyak hingga Bunda harus mengganti lebih dari satu pembalut dalam satu jam,
  • ada banyak gumpalan darah besar yang keluar,
  • Bunda merasa pusing dan pingsan,
  • detak jantung Bunda menjadi cepat atau tidak teratur.

Darah nifas yang keluar setelah persalinan adalah hal wajar. Namun, jangan ragu untuk berkonsultasi pada dokter jika ada hal yang ingin ditanyakan.