Fakta Suplemen Glukosamin dalam Mengatasi Radang Sendi

Secara alami tubuh memproduksi glukosamin yang bisa menjaga kesehatan persendian. Sayangnya, produksinya dapat berkurang seiring pertambahan usia. Namun saat ini glukosamin buatan sudah banyak ditemukan dalam bentuk suplemen. Produsen mengklaim suplemen glukosamin dapat mengatasi radang sendi (arthritis).

Glukosamin yang terdapat pada suplemen dibuat dari cangkang kerang yang ditambah dengan bahan-bahan lainnya seperti tulang rawan ikan hiu, kondroitin sulfat, dan methylsulfonylmethane (MSM).

fakta suplemen glukosamin dalam mengatasi radang sendi - alodokter

Sebelum membahas tentang khasiat suplemen glukosamin, mari kita bahas terlebih dulu mengenai penyakit radang sendi.

Radang sendi merupakan kondisi yang dapat menyebabkan peradangan dan nyeri pada sendi. Kondisi ini terbagi dua yaitu osteoarthritis dan rheumatoid arthritis.

  • Osteoarthritis (OA). Kondisi ini terjadi ketika tulang rawan yang menjadi bantalan sendi hancur. Hal ini bisa memicu rasa sakit dan kekakuan, sehingga membuat Anda sulit bergerak dari biasanya. Kondisi ini biasa terjadi pada tangan, lutut, tulang belakang, atau pinggul.
  • Rheumatoid arthritis (RA). Kondisi ini berbeda dari OA. RA merupakan penyakit autoimun yang dapat menyerang setiap sendi di tubuh. Gejala awal Anda mengalami RA yaitu nyeri pada sendi-sendi kecil tangan dan kaki. Setelah itu, rasa nyeri dapat terasa pada sendi bahu, lutut, siku, dan pinggul.

Sebenarnya khasiat glukosamin dalam mengatasi radang sendi masih diperdebatkan. Sebab, ada sebagian orang yang merasakan manfaatnya, namun ada pula yang sebaliknya.

Namun, Anda bisa mencoba suplemen ini jika mengalami OA. Menurut beberapa penelitian, glukosamin mungkin dapat mengatasi masalah OA yang tingkatnya ringan hingga sedang. Dosis yang disarankan untuk mengatasi kondisi ini yaitu 500 mg glukosamin  sulfat yang diminum tiga kali sehari. Konsumsi suplemen ini selama tiga bulan agar bisa merasakan manfaatnya.

Jika keadaan Anda membaik setelah mengonsumsi suplemen ini, Anda bisa melanjutkan pengonsumsiannya. Namun jika tidak bereaksi, hentikan penggunaannya.

Untuk pengidap RA, sejauh ini belum ada penelitian yang menyatakan bahwa glukosamin mungkin bisa mengatasi kondisi ini. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui keefektivitasan suplemen glukosamin dalam mengatasi RA.

Peringatan Sebelum Mengonsumsi Glukosamin

Jika dikonsumsi oleh orang dewasa yang sehat, suplemen glukosamin sepertinya aman diminum dalam jangka waktu pendek. Dosis 500 mg yang diminum tiga kali sehari sepertinya aman dikonsumsi selama tiga bulan. Sementara untuk dosis 1500 mg yang dikonsumsi sehari sekali, sepertinya aman dikonsumsi selama setengah tahun.

Suplemen ini kemungkinan aman dikonsumsi hingga tiga tahun dengan dosis maksimal hingga tiga gram sehari atau lebih.

Meski begitu, tetap ada efek samping yang mungkin dapat terjadi seperti sakit perut, sakit kepala, rasa kantuk, atau nyeri ulu hati.

Beberapa kalangan harus berhati-hati atau berkonsultasi dahulu ke dokter sebelum mengonsumsi suplemen ini. Termasuk kalangan yang alergi pada kerang-kerangan harus berhati-hati dalam mengonsumsi suplemen ini, karena suplemen glukosamin biasanya berasal dari cangkang kerang. Mengonsumsi glukosamin yang berasal dari kerang bisa menimbulkan reaksi alergi.

Kalangan lain yang harus berhati-hati antara lain pengidap tekanan darah tinggi, diabetes, mengalami penyakit ginjal, gangguan perdarahan, penyakit jantung, serta ibu hamil dan menyusui.