Fungsi Limpa Sangat Penting untuk Sistem Kekebalan Tubuh

Limpa memiliki peran yang amat penting terhadap sistem kekebalan tubuh atau juga disebut sistem imunitas. Gangguan fungsi limpa dapat membuat tubuh rentan terkena infeksi.

Limpa merupakan organ tubuh yang terletak di rongga perut sebelah kiri atas, dan umumnya berukuran sebesar kepalan tangan, meski ukurannya bervariasi pada tiap individu. Organ ini setidaknya memiliki panjang sekitar 2,5 cm.

fungsi limpa sangat penting untuk sistem kekebalan tubuh - alodokter

Beragam Fungsi

Limpa berperan penting dalam sistem kekebalan tubuh karena membantu membersihkan dan menyimpan sel darah merah, serta membantu mengenali dan menyerang bahan patogen, yakni benda asing penyebab penyakit yang masuk ke tubuh.

Sebagai upaya menjaga sistem kekebalan tubuh, limpa juga membantu memastikan mikroorganisme berbahaya keluar dari aliran darah.

Kemudian sel-sel darah putih yang terdapat dalam limpa, turut membantu mencegah terjadinya infeksi. Limpa juga yang mengendalikan jumlah sel darah putih, sel darah merah, serta trombosit.

Selain itu, fungsi limpa yang tidak kalah penting termasuk :

  • Membersihkan sel darah merah yang tidak sehat, tua dan telah rusak dari sistem peredaran darah.
  • Menyimpan hingga 1/3 pasokan keping darah atau trombosit dalam tubuh. Trombosit yang terdapat di limpa membantu menghentikan perdarahan yang terjadi ketika Anda terluka. Jika terjadi perdarahan yang hebat, limpa akan melepaskan cadangan trombosit untuk menghentikan perdarahan.
  • Pada janin, sel-sel darah merah dibentuk di limpa.

Apakah Bisa Hidup Tanpa Limpa?

Limpa memang memiliki peranan penting terhadap sistem kekebalan tubuh, namun karena beberapa kondisi kesehatan, seseorang mungkin harus hidup tanpa limpa  Sebab jika dibiarkan, limpa yang tidak sehat dapat memicu anemia, lebam atau perdarahan, bahkan meningkatkan risiko infeksi dan perkembangan sel kanker yang dapat mengancam nyawa.

Ketika limpa tidak lagi ada dalam tubuh seseorang, maka fungsi limpa akan diambil alih oleh hati. Itu sebabnya, seseorang bisa hidup tanpa limpa. Berikut beberapa kondisi yang kemungkinan akan disarankan oleh dokter untuk dilakukan operasi pengangkatan limpa (splenektomi):

  • Kelainan darah

Pada kondisi ini, limpa Anda mungkin perlu diangkat jika kelainan darah yang terjadi masuk ke dalam kategori berat dan tidak mempan terhadap berbagai perawatan sebelumnya. Kelainan darah yang mungkin memerlukan pengangkatan limpa diantaranya anemia sel sabit, anemia hemolitik, polisitemia vera, dan idiopathic thrombocytopenic purpura (ITP).

  • Infeksi tertentu

Infeksi parah yang terjadi di limpa mungkin membuat tubuh tidak dapat memberi reaksi terhadap antibiotik atau perawatan lainnya dengan baik. Jika infeksi pada limpa terus terjadi, pembengkakan atau penumpukan nanah pada limpa mungkin menyebabkan limpa perlu untuk diangkat.

  • Pembesaran atau pembengkakan

Pembengkakan limpa dapat terjadi jika limpa terserang infeksi virus seperti seperti mononukleosis, atau infeksi bakteri. Limpa perlu diangkat untuk menghindari kondisi hipersplenisme yang dapat menyebabkan gangguan kualitas dan jumlah sel darah, sehingga memiliki risiko terjadi perdarahan, anemia bahkan pecahnya (ruptur) limpa.

  • Limpa pecah

Selain pembengkakan atau pembesaran limpa, kondisi tertentu seperti akibat benturan keras saat kecelakaan yang menyebabkan limpa menjadi pecah perlu mendapatkan penanganan yang cepat. Splenektomi mungkin akan segera dilakukan untuk mengatasi perdarahan internal yang dapat mengancam jiwa.

  • Kanker

Kanker tertentu seperti kanker darah (leukemia), dan kanker kelenjar getah bening (limfoma) dapat mempengaruhi kondisi limpa Anda. Kondisi ini bisa menyebabkan limpa membesar dan mungkin juga dapat menyebabkan limpa menjadi pecah sehingga pengangkatan limpa perlu dilakukan. Splenektomi juga mungkin dianjurkan untuk menghindari penyebaran sel kanker. Selain kanker, kista atau tumor yang bersarang di limpa mungkin juga perlu diangkat demi kesehatan dan keselamatan jiwa.

Gangguan fungsi limpa yang parah, dapat menjadi alasan pengangkatan limpa. Namun, yang harus diwaspadai adalah sistem kekebalan tubuh akan menjadi lebih lemah, serta lebih rentan terkena infeksi. Untuk mengantisipasi, konsultasi dengan dokter untuk tindakan yang tepat. Anda mungkin akan memerlukan vaksinasi atau pengobatan tertentu untuk mencegah infeksi.