Gejala Depresi Sering Kali Tidak Disadari sehingga Menjadi Makin Parah

Gejala depresi bisa muncul dalam bentuk gejala psikologis, fisik, dan sosial.  Jika Anda merasa bersedih atau tertekan, mungkin saja hal ini salah satu tanda-tanda depresi. Sering kali Anda tidak menyadari kehadiran gejala-gejala tersebut sehingga Anda terkejut saat di kemudian hari baru mengerti bahwa sebenarnya Anda mengalami depresi.

Depresi tidak datang secara tiba-tiba, melainkan datang secara bertahap. Lama-kelamaan kondisinya bisa makin parah.  Itu sebabnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang mengidap penyakit ini merasa kondisinya makin berat.

gejala depresi - alodokter

Gejala depresi juga dapat berbeda-beda, tergantung dari tingkat depresi yang dialami. Ada depresi tingkat ringan yang hanya berdampak sedikit di dalam kehidupan sehari-hari. Depresi tingkat menengah, memberikan dampak lebih parah pada kehidupan sehari-hari. Sementara, depresi berat bisa membuat penderita hampir tidak bisa menjalani kehidupan sehari-hari.

Gejala Psikologis

Gejala depresi yang pertama adalah gejala psikologis. Jika mengalami hal semacam ini, Anda biasanya merasakan hal-hal berikut:

  • Putus asa, merasa rendah diri, dan merasa bersalah secara
  • Suasana hati yang sedih secara terus-menerus dalam jangka waktu agak lama.
  • Cemas dan khawatir terus-
  • Selalu ingin menangis, tidak memiliki motivasi hidup, sulit membuat keputusan.
  • Merasa tidak ada hal yang menarik di dalam kehidupan ini.
  • Pada tingkatan yang parah, pengidap depresi berkecenderungan untuk menyakiti diri sendiri, bahkan berkeinginan untuk bunuh diri.

Gejala Fisik

Selain gejala psikologis, biasanya penderita juga mengalami gejala fisik. Pahami tanda-tanda berikut untuk mengetahui bahwa Anda atau orang terdekat sedang mengalami depresi.

  • Adanya perubahan nafsu makan, bisa menurunatau meningkat, sehingga memengaruhi berat badan.
  • Bergerak dan berbicara lebih lambat daripada biasanya.
  • Merasa sakit, tetapi tidak jelas sakit apa dan di bagian mana.
  • Perubahan siklus menstruasi.
  • Menurunnya libido.
  • Kekurangan energi.
  • Mengalami gangguan tidur, misalnya sulit tidur pada malam hari dan/atau sering bangun tidur pada dini
  • Mengalami sembelit.

Gejala Sosial

Selain kedua jenis gejala di atas, masih ada lagi gejala depresi yang mungkin dialami penderita, yaitu gejala sosial. Ciri-cirinya adalah:

  • Mengalami kesulitan berhubungan sosial dengan lingkungan sekitar, baik dalam lingkungan keluarga, teman, maupun rumah tangga.
  • Menyendiri, menghindari kontak sosial dengan orang-orang di sekitar.
  • Cenderung sulit untuk melakukan pekerjaan dengan baik di tempat kerja.
  • Tidak peduli lagi pada hobi dan minat yang sebelumnya terasa menarik.

Waspadai Gejala Depresi pada Anak, Remaja, dan Lansia

Anda juga disarankan untuk mewaspadai gejala depresi pada anak-anak, remaja, dan dewasa usia lansia. Secara umum, gejala depresi yang menimpa mereka hampir sama, meski ada beberapa perbedaan yang sifatnya mendasar.

Anak-anak

Mereka menjadi mudah marah, sedih berkepanjangan, tidak mau pergi ke sekolah, serta berat badan di bawah normal.

Remaja

Umumnya menjadi lebih sensitif, merasa tidak berharga, kerap makan dan tidur berlebihan, dan tertarik untuk mengonsumsi obat-obatan terlarang maupun minuman beralkohol. Seorang remaja yang mengalami depresi juga ditandai dengan memiliki emosi yang meluap-luap dan prestasi sekolah yang memburuk.

Dewasa (lanjut usia)

Gejala depresi dapat ditandai dengan kelelahan, perubahan kepribadian, kesulitan dalam mengingat, lebih senang menyendiri di rumah, dan terutama pada laki-laki, ada pemikiran untuk bunuh diri.

Gejala depresi memang tidak selalu sama antara satu orang dengan yang lain, namun gejala yang ada pada hampir semua penderita terlihat dari adanya perasaan sedih yang mendalam, kehilangan minat pada hal-hal yang biasanya menarik, serta merasa putus asa. Karena itu, jangan abaikan jika perasaan-perasaan ini Anda atau anggota keluarga alami dalam jangka waktu berminggu-minggu atau berbulan-bulan. Sebab, bukan tidak mungkin depresi sedang melanda.