Gejala Penyakit Serius Di Balik Kaki Dingin Terus Menerus

Jika Anda mengalami kaki dingin terus menerus, mungkin saja itu tanda suatu penyakit yang serius. Kondisi kaki dingin yang dimaksud bukan karena rasa cemas atau gugup, seperti akan menjalani peristiwa penting.

Wanita memiliki kecenderungan mengalami kaki dingin, dibanding pria. Untuk sebagian orang, kaki dingin merupakan reaksi normal dari tubuh. Peneliti menganggap, faktor keturunan turut berpengaruh. Untuk mengatasinya, hanya perlu menghangatkan bagian kaki dengan kaos kaki atau selimut.  Meski demikian, ada beberapa penyakit yang lebih serius dari kondisi tersebut.

kaki dingin - alodokter

Berbagai Jenis Penyebab

Berikut beberapa penyakit yang dikaitkan dengan gejala kaki dingin yang umumnya terjadi terus menerus:

  • Sindrom Raynaud

Pada saat sindrom Raynaud terjadi, aliran darah pada tangan dan kaki mendadak berkurang, mengakibatkan jari tangan dan kaki berubah warna dari putih menjadi biru saat kedinginan. Kulit juga bisa menjadi mati rasa. Tubuh dengan kondisi autoimun dapat menjadi penyebab terjadinya sindrom Raynaud, sering kali tidak jelas penyebabnya. Wanita lebih rentan mengalami sindrom Raynaud, demikian juga orang yang pekerjaannya memegang alat yang bergetar terus menerus. Misalnya, pada pekerja bangunan.

  • Hipotiroidisme

Hipotiroidisme terjadi ketika tubuh kekurangan hormon tiroid. Ketika hal ini terjadi, metabolisme tubuh terganggu. Akibatnya, aliran darah dan denyut jantung pun ikut terganggu sehingga memengaruhi suhu tubuh dan membuat kaki bisa menjadi lebih dingin.

  • Diabetes

Pada diabetes, kadar gula pada darah dan urine tidak normal sehingga membuat pembuluh darah arteri dan kapiler menyempit. Akibatnya, pasokan darah menjadi terganggu, yang dapat memicu kaki dingin. Kadar gula darah yang tinggi pada penderita diabetes juga menyebabkan kerusakan pada saraf. Ketika saraf terganggu, bagian kaki paling sering terkena efeknya lebih dulu.

  • Neuropati

Kondisi neuropati berhubungan dengan kerusakan saraf yang mengakibatkan gangguan pada fungsinya secara motorik maupun sensorik. Akibatnya, ada anggota tubuh yang terasa dingin, terutama kaki. Bahkan kadang meski tidak terasa dingin, kaki bisa mati rasa atau kesemutan.

  • Aterosklerosis

Aterosklerosis yaitu penyempitan pembuluh darah arteri karena lemak sehingga menghambat aliran darah. Selain rasa dingin, kadang diiringi dengan rasa sakit betis saat berjalan. Sementara itu, pada saat duduk, kaki kemungkinan berwarna biru atau ungu. Kemudian dalam kondisi berbaring, maka telapak kaki dapat tampak pucat.

  • Penyakit arteri perifer (PAD)

PAD adalah kondisi terjadi penyumbatan pembuluh darah arteri. Bisa juga merupakan pembengkakan pembuluh darah tersebut. Kondisi tersebut membuat aliran darah terhambat, terutama ke kaki, sehingga menyebabkan kaki dingin bahkan sakit. Rasa sakit dimulai dari betis, ketika Anda berjalan. Lama kelamaan rasa sakit bertambah dan menjalar ke atas. Setelah itu kaki bisa menjadi mati rasa.

Beragam penyebab yang dapat membuat kaki dingin. Sebagian masih dianggap normal, namun ada pula kondisi yang lebih serius. Jika kaki dingin terjadi terus menerus, periksa ke dokter untuk mendapat penanganan yang tepat.