Hati-hati! Makanan Beku Tidak Bisa Diolah Sembarangan

Tidak perlu lagi belanja keperluan dapur tiap hari karena makanan beku selalu siap menemani Anda beraktivitas di dapur. Tapi, Anda harus memahami cara mengolah makanan beku yang benar.

Sangat praktis. Itulah keuntungannya membeli makanan beku dalam kemasan atau menyimpan makanan di freezer. Kapan saja Anda ingin memasak, makanan beku siap diolah, meski telah disimpan berhari-hari.

hati-hati makanan beku tidak bisa diproses sembarangan - alodokter

Makanan beku memang praktis digunakan. Namun banyak yang tidak mengetahui cara mengolah makanan beku dengan benar. Kesalahan dalam mengolah makanan beku, Anda bisa mengalami keracunan makanan.

Cara Mencairkan Makanan Beku

Ada berbagai cara untuk mencairkan (melunakkan) makanan beku agar siap diolah menjadi hidangan yang lezat.

  • Direndam di air dingin. Makanan beku, terutama yang berada dalam kemasan, bisa dicairkan menggunakan air dingin. Caranya, bungkus makanan beku dengan plastik atau kemasan hingga rapat agar tidak ada bakteri yang masuk. Kemudian, rendam di mangkok atau panci berisi air dingin hingga benar-benar terendam sepenuhnya. Ganti air setiap 30 menit hingga makanan benar-benar mencair dan siap untuk diolah di dapur. Makanan beku yang dicairkan dengan metode ini harus segera dimasak.
  • Disimpan di kulkas seharian. Mencairkan di kulkas memang membutuhkan waktu lama, namun, ini merupakan cara termudah dan terhigienis. Butuh waktu seharian penuh atau bahkan lebih untuk mencairkan makanan beku seperti daging. Maka dari itu, Anda harus merencanakannya sebelum memasak. Misalnya, Anda ingin memasak daging rendang pada hari Minggu, sehari sebelumnya Anda harus mengeluarkan daging beku dari freezer, lalu memindahkannya ke kulkas. Ingat, letakkan daging beku di rak bawah kulkas agar cairan daging penuh bakteri tidak mengenai makanan lainnya. Melalui metode ini, daging giling, daging untuk sup, unggas, dan boga bahari (makanan laut) harus dimasak paling lambat satu atau dua hari kemudian.
  • Didiamkan di suhu ruangan. Mengolah makanan beku dengan cara ini cenderung berisiko. Ketika makanan telah mencapai suhu yang lebih hangat dari 4,4 derajat Celcius, bakteri yang mungkin ada sebelum pembekuan bisa mulai bertambah banyak. Meski saat dicairkan dengan metode ini bagian tengah makanan masih beku, lapisan luar makanan justru sudah bisa berada di "Zona Bahaya", yaitu jika suhunya antara 4,4-60 derajat Celcius. Pada suhu tersebut, bakteri akan berkembang biak dengan cepat. Makanan yang mudah rusak pun tidak boleh dicairkan di suhu ruangan, dicairkan dengan air panas, dan tidak boleh ditinggalkan pada suhu ruangan selama lebih dari dua jam.
  • Cairkan dengan Gunakan metode ini jika Anda sedang terburu-buru memasak makanan atau ingin segera menyajikan buah-buahan beku untuk disantap. Microwave memang cepat mencairkan makanan beku, namun hasil pencairannya kurang merata. Tidak hanya itu, pencairan menggunakan microwave berpotensi memicu pertumbuhan bakteri pada makanan tersebut. Makanan beku yang dicairkan dengan alat ini perlu segera dimasak.

Perlu Anda ingat, makanan yang telah mencair, tidak boleh Anda bekukan kembali di freezer demi terhindar dari keracunan makanan. Disarankan untuk mengambil makanan beku secukupnya untuk diolah, sementara sisanya tetap berada di freezer. Pastikan suhu freezer di titik -18 derajat Celcius atau lebih rendah. Di suhu tersebut, pertumbuhan bakteri pada makanan akan terhambat. Namun ketika telah mencair, bakteri itu akan hidup kembali dan bahkan bisa berkembang.

Batas Waktu Penyimpanan

Proses pembekuan merupakan cara alami untuk mengawetkan makanan. Proses pembekuan dapat menjaga makanan tetap aman tanpa batas waktu, namun bukan berarti makanan tetap memiliki kualitas rasa dan tekstur yang sama.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui tentang batas waktu penyimpanan makanan beku, seperti daging giling mentah (3-4 bulan), daging unggas mentah (12 bulan), daging unggas yang telah dimasak (4 bulan), sup (2 bulan), dan daging mentah sebelum dipanggang (4-12 bulan).

Untuk jenis makanan lainnya, Anda bisa mencairkannya terlebih dahulu setelah itu memeriksa kualitasnya. Jika tampilannya kurang bagus, tapi sepertinya masih bisa dikonsumsi, berarti Anda bisa memakainya untuk membuat sup. Gunakan juga indera penciuman Anda. Jika sudah menimbulkan bau tidak enak, lebih baik singkirkan makanan tersebut.

Penting untuk Diketahui

Perhatikan hal-hal berikut ini saat membeli makanan beku atau menyimpannya.

  • Ketika berbelanja di supermarket, sebaiknya konter makanan beku dikunjungi paling terakhir sebelum membayar ke kasir. Hal ini bisa membuat makanan setidaknya tetap beku sebelum sampai di rumah. Jika sesampainya di rumah makanan sudah mencair, jangan memasukkannya ke dalam Lebih baik masak secepatnya selagi segar atau dibuang.
  • Jangan membekukan kembali makanan beku yang sudah dicairkan karena berisiko tinggi tercemar bakteri makanan yang berbahaya atau beracun.
  • Makanan mentah dan makanan yang sudah dimasak harus disimpan secara terpisah di lemari es. Tujuannya agar bakteri dari makanan mentah tidak mencemari makanan yang telah
  • Selalu simpan makanan mentah ke dalam wadah tertutup di bagian bawah freezer agar tidak ada cairan yang menetes ke bawah dan mencemari makanan lain. Saat membeli makanan beku dalam kemasan, perhatikan tanggal ka Lihat pula apakah kemasannya masih bagus atau tidak. Jika sudah rusak atau telah terbuka, lebih baik tidak usah dibeli. Anda juga bisa memberi tahu petugas atau penjual agar menyingkirkan makanan kemasan itu agar tidak berdampak buruk bagi konsumen lainnya.
  • Penyimpanan dalam freezer harus Anda perhatikan. Sebisa mungkin hilangkan seluruh udara dalam kemasan. Ada baiknya untuk memindahkan isi kemasan ke wadah tertutup khusus untuk membekukan makanan.
  • Ketika mati listrik, jangan membuka pintu Biarkan pintu tertutup. Kondisi tersebut bisa membuat makanan beku bisa bertahan satu hingga dua hari.

Kunci terjaganya makanan beku adalah alat pendingin. Pastikan suhu freezer berada di titik -18 derajat Celcius, sementara suhu kulkas di bawah 4 derajat Celcius. Bersihkan freezer tiap satu hingga dua minggu sekali menggunakan cairan pembersih khusus dan air. Lap cairan atau makanan yang tercecer pada freezer atau kulkas secepatnya demi menghindari makanan terkontaminasi bakteri.