Hidung Gatal, Kemungkinan Anda Mengalami Rhinitis Alergi

Jika Anda mengalami hidung gatal terus-menerus, ada kemungkinan Anda sedang mengalami rhinitis alergi. Selain hidung yang terasa gatal, gejala-gejala lain penyakit ini adalah bersin, sakit kepala, mata gatal, dan hidung tersumbat.

Rhinitis alergi adalah alergi yang paling umum terjadi. Anda bisa mengalami alergi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi berlebihan terhadap udara yang terhirup. Pada saat itu sistem kekebalan tubuh menyerang partikel yang masuk ke tubuh. Akibatnya, Anda mengalami bersin dan gejala-gejala lainnya.

Cara Memastikan Apakah Anda Terkena Rhinitis Alergi

Hidung gatal merupakan salah satu gejala rhinitis alergi. Selain itu, Anda juga dapat mengalami bersin-bersin, terutama di pagi hari dan dapat disertai hidung berair.

Ketika mengalami tanda-tanda tersebut, cobalah periksakan diri kepada dokter. Dokter akan memeriksa gejala-gejala lainnya yang Anda rasakan, seperti mata berair, mata gatal, batuk dan sakit kepala.

Dari sana, dokter bisa mendeteksi apakah Anda mengalami alergi atau tidak. Jika Anda benar-benar mengalami alergi dan gejalanya dirasa parah, biasanya dokter akan memberikan tes alergi untuk mengetahui pemicu alergi. Caranya, dokter melakukan tes kulit dengan meletakkan partikel pemicu alergi ke kulit. Tujuannya adalah untuk melihat reaksi alergi pada tubuh Anda. Jika ternyata Anda mengalami alergi, biasanya akan muncul benjolan merah pada area kulit yang dites.

Dokter mungkin juga akan meminta Anda melakukan tes laboratorium untuk mencari tahu jenis zat yang membuat Anda mengalami alergi.

Pengobatan untuk Rhinitis Alergi

Pada kenyataannya, pengobatan paling tepat untuk alergi adalah menjauhi penyebab alergi tersebut. Misalnya, jika penyebab alerginya adalah debu, hindari tempat-tempat yang berdebu. Bersihkan rumah secara rutin agar tidak ada debu, bulu hewan, atau jamur yang bisa menyebabkan alergi. Selain itu,

obat-obatan seperti antihistamin atau dekongestan dapat digunakan jika Anda mengidap alergi yang ringan. Jika Anda mengidap penyakit lain,seperti asma, disarankan untuk berkonsultasi terlebih dahulu kepada dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan. Apalagi jika Anda sedang hamil atau menyusui.

Jika sudah berkonsultasi kepada dokter, inilah obat-obatan yang dapat Anda gunakan untuk menghalau alergi, termasuk hidung gatal yang Anda rasakan.

Semprot hidung dan tetes mata

Anda dapat menggunakan obat semprot hidung dan tetes mata untuk mengurangi rasa gatal dan gejala-gejala lain. Obat ini tidak boleh digunakan dalam jangka waktu panjang karena dapat menyebabkan efek buruk.

Obat semprot hidung yang digunakan dalam jangka panjang dapat menyebabkan infeksi jamur pada bagian belakang hidung. Sementara, obat tetes mata yang digunakan dalam jangka panjang dapat memicu efek rebound, yaitu jika berhenti menggunakan obat setelah penggunaan lama, kondisi alergi akan lebih buruk dibandingkan sebelum menggunakan obat tersebut.

Antihistamin dan dekongestan

Obat-obatan ini dapat Anda gunakan untuk meredakan alergi. Pastikan obat ini aman dan tidak mengganggu efektivitas obat lain yang sedang Anda konsumsi untuk menyembuhkan alergi.

Obat antihistamin bekerja melawan histamin yang terbentuk akibat alergi dan obat dekongestan berfungsi meringankan hidung tersumbat, termasuk hidung gatal.

Imunoterapi

Pengobatan dengan cara imunoterapi juga bisa Anda dapatkan untuk meringankan alergi, jika alergi Anda sudah masuk tingkat parah. Dokter akan memberikan suntikan alergen ke tubuh untuk mengurangi kekebalan tubuh terhadap alergen.

Pada prosesnya, di awal terapi Anda akan diberikan suntikan alergen selama enam bulan dengan dosis 1-3 kali suntik tiap minggunya. Selama 3-5 tahun, kondisi dan reaksi tubuh Anda terhadap alergi akan dipantau dengan cara mengeceknya tiap bulan hingga alergi mereda atau sembuh total.

Hidung gatal mungkin hanya gejala sepele yang tampak seperti pilek, tapi lebih dari itu, bisa saja rhinitis alergi Anda sedang kambuh. Karenanya, jangan abaikan kondisi ini.