Ingin Lari Maraton, Perhatikan Hal-hal Berikut Ini

Mengikuti gaya hidup sehat kekinian, lari maraton menjadi idola olahraga baru bagi kaum urban kota. Namun, sebelum mulai berlari berpuluh-puluh km jauhnya, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut ini.

Lari maraton telah menjelma menjadi cabang olahraga yang makin diminati masyarakat, seperti mahasiswa, pekerja kantoran, hingga selebritis. Bagaimana tidak? Lari sepanjang 1,6 km dalam waktu 10 menit saja sudah bisa membakar 2777 kalori. Tapi, jangan sekali-sekali menganggap remeh olahraga yang satu ini. Untuk menyelesaikan lari maraton, Anda membutuhkan persiapan yang matang selama berbulan-bulan

Ingin Lari Maraton Perhatikan Hal-hal Berikut Ini - alodokter

Konsultasi dengan dokter

Hal pertama yang harus dilakukan sebelum mulai latihan untuk lari maraton adalah melakukan pemeriksaan fisik menyeluruh di rumah sakit. Gunanya untuk memastikan tubuh dapat menangani tekanan latihan lari maraton, terutama jika Anda menderita penyakit jantung atau tekanan darah tinggi, atau tidak pernah banyak berolahraga sebelumnya.

Tetapkan tujuan

Tetapkan keinginan dan ukur kemampuan diri sendiri apakah Anda benar-benar bisa lari maraton penuh sepanjang 42,16 km atau memulai dari hanya setengahnya 21 km.

Latihan

Atur jadwal dan intensitas latihan lari maraton dengan bantuan aplikasi online atau pelatih olahraga. Jangan lupa untuk tidak latihan apa pun setidaknya seminggu sekali agar tubuh bisa beristirahat dan memulihkan tenaga. Dan apabila ketika latihan Anda sakit atau cedera, istirahatlah. Anda bisa kembali latihan setelah cedera membaik. Biasakan juga latihan dengan cara lari yang benar guna menghindari cedera.

Bangun daya tahan tubuh

Lari maraton merupakan lari jarak jauh. So, menjaga kondisi tubuh sangatlah penting agar lari maraton bisa diselesaikan dan tidak menimbulkan cedera.

Periksa detak jantung

Cek denyut jantung Anda setiap pagi. Jika detak jantung normal Anda 60, tapi naik jadi 61 atau 62 setelah mulai latihan, berarti tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tapi jika berubah dari 60 menjadi 72, disarankan untuk istirahat terlebih dahulu dari latihan lari maraton dan memulihkan kondisi tubuh.

Konsumsi makanan sehat

Agar lari maraton bisa dilakukan, jangan lupa konsumsi makanan sehat dan seimbang seperti sayur-sayuran, buah-buahan, biji-bijian, protein, dan asam lemak omega-3. Pastikan untuk mengonsumsi cukup kalori setiap hari dan minum banyak air.

Perlengkapan olahraga yang tepat

Gunakan sepatu dan pakaian yang memang diproduksi untuk digunakan berlari. Sepatu yang tepat dapat menjauhkan Anda dari cedera ketika lari maraton. Selain itu, pilih pakaian yang terbuat dari bahan sintetis seperti polypropylene yang tahan keringat. Tapi, jangan sekali-sekali memakai sepatu baru, kaus kaki baru, atau pakaian baru di hari H. Kenakan perlengkapan olahraga yang nyaman dan biasa digunakan ketika Anda latihan.

Pemanasan

Jangan lupa untuk melakukan peregangan, baik sebelum Anda latihan atau sebelum Anda lari maraton di hari H. Melakukan peregangan secara perlahan bisa membuat Anda terhindar dari cedera.

Minum air

Ketika lari maraton jangan lupa untuk minum air, tapi jangan sampai berlebihan. Minum sedikit air secara teratur sudah cukup untuk mengurangi rasa haus saat Anda lari maraton.

Dengan latihan, menjaga pola makan, istirahat yang cukup, lari maraton bukanlah hal yang mustahil untuk dilakukan.