Ini Cara Merawat Kuku Kaki Agar Tetap Sehat

Tidak jarang orang lebih fokus pada kuku tangan dibandingkan kuku kaki. Padahal kuku kaki lebih rentan mengalami gangguan, seperti lembap yang membuat jamur lebih mudah tumbuh atau kecerobohan saat pedicure bisa membuat kuku kaki menjadi infeksi.  Sehingga penting mengetahui cara merawat kuku kaki yang tepat agar terhindar dari kondisi tersebut.

Kuku kaki dapat menjadi bagian penting tubuh yang mencerminkan kesehatan secara keseluruhan. Kuku kaki yang sehat bisa dilihat dari kulit di bawah kuku yang berwarna merah muda dan bagian kuku kaki yang tumbuh juga terlihat putih.

Memotong dan Membersihkan Kuku Kaki

Memotong dan membersihkan kuku kaki merupakan salah satu cara merawat kuku kaki agar tetap sehat. Berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan:

  • Jaga kebersihan kaki dan kuku kaki Anda dengan rutin mencuci menggunakan air bersih dan sabun. Jangan lupa keringkan dengan handuk setelahnya.
  • Jangan membiarkan kuku terlalu panjang, Anda dapat memotong tiap satu atau dua minggu. Jika perlu, gunakan pemotong kuku berkualitas dan berukuran besar atau klipper khusus untuk kuku jari kaki.
  • Perhatikan pula teknik memotong kuku yang benar. Potong ujung kuku kaki mengikuti bentuk jari kaki. Gunakan alat kikir kuku untuk menghaluskan tepian ujung kuku yang baru saja dipotong dan masih terasa kasar.
  • Jangan sembarangan dalam memotong dan membersihkan kutikula, agar tidak terjadi infeksi dan terasa sakit. Kutikula merupakan penghalang alami kuku dari jamur dan bakteri, jika kutikula dipotong dengan tidak hati-hati maka dapat meningkatkan risiko infeksi dan menyebabkan kerusakan kuku.
  • Agar lebih mudah dipotong dan tidak robek serta memberi hasil potongan yang halus dan bersih, potong kuku kaki Anda dalam keadaan kering.
  • Jangan memotong kuku kaki terlalu pendek. Selain terasa sakit dan dapat membuat kuku kaki tumbuh ke dalam, kuku yang dipotong terlalu pendek juga rentan terhadap infeksi.
  • Cuci bersih kuku dan area kaki setelah memotong kuku dan keringkan. Jangan lupa oleskan losion di sekitar kaki, jari kaki, dan kuku kaki Anda. Lembapkan area kuku dan kutikula dengan pelembap khusus untuk kuku atau bisa juga dengan petroleum jelly.
  • Hindari menggunakan nail polish remover atau cairan penghilang cat kuku lebih dari dua kali sebulan. Sebab cairan tersebut sangat keras pada kuku, terlebih yang mengandung aseton, dapat membuat kuku menjadi rapuh. Sebaiknya hindari pula penggunaan kuku kaki buatan atau kuku palsu.

Perhatikan Penggunaan Alas kaki

Agar kuku kaki tetap sehat, penting untuk memperhatikan penggunaan alas kaki atau sepatu yang tepat. Kenakan sepatu yang pas dan nyaman di kaki. Hindari sepatu yang terlalu sempit atau membiarkan kuku kaki terlalu panjang. Perhatikan agar kuku kaki tidak sampai menyentuh ujung sepatu bagian dalam.

Saat membeli alas kaki atau sepatu, pilihlah sepatu yang terbuat dari bahan berkualitas seperti kulit atau kanvas dan mempunyai sirkulasi udara yang baik. Udara yang masuk ke area kaki dapat menjaga kaki tetap kering dan mencegah timbulnya jamur kuku. Jangan memakai sepatu yang sama lebih dari dua hari, lalu simpan sepatu Anda dalam keadaan kering dan tidak lembap.

Satu lagi yang penting sebagai cara merawat kuku kaki yaitu mengganti kaus kaki Anda setiap hari. Kenakan kaus kaki katun yang tidak menyebabkan lembap pada kaki.

Jika Anda berada di kolam renang atau tempat yang basah, gunakan sandal jepit guna mencegah infeksi yang disebabkan oleh jamur yang bisa masuk ke kuku kaki Anda.

Selain itu, mengonsumsi makanan sehat dengan nutrisi seimbang juga dapat membantu kuku kaki Anda tumbuh sehat dan kuat. Anda bisa mengonsumsi suplemen biotin untuk meningkatkan ketebalan kuku dan mencegahnya menjadi rapuh.

Cara merawat kuku kaki yang tepat akan membuat kaki terlihat sehat, cantik dan nyaman saat beraktivitas. Jika timbul masalah pada kuku kaki, Anda bisa berkonsultasi ke dokter spesialis kulit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.