Ini Gerakan Senam Lansia yang Membantu Tubuh Tetap Bugar

Tidak ada kata terlambat untuk memulai olahraga. Mereka yang sudah berusia sepuh pun tetap bisa melakukan olah tubuh dengan senam lansia.

Senam merupakan jenis olahraga yang membutuhkan kekuatan, keseimbangan, kelenturan, kelincahan, daya tahan, dan kendali atau koordinasi tubuh. Senam atau olahraga sangat dianjurkan untuk dilakukan oleh semua orang dari segala usia, tidak terkecuali mereka yang telah lanjut usia atau lansia. Itu karena olahraga dapat membantu membuat tubuh menjadi lebih kuat, mencegah tulang keropos, meringankan berbagai gejala penyakit kronis, hingga meningkatkan mood (suasana hati), memori, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. Untuk Anda atau kerabat yang sudah berusia lanjut, jangan ragu untuk mempraktikkan senam lansia berikut ini mulai dari sekarang.

Ini Gerakan Senam Lansia yang Membantu Tubuh Tetap Bugar - alodokter

Mengangkat lengan

Berdiri tegak dengan kaki direntangkan selebar bahu. Genggam barbel ringan atau botol berisi air di kedua tangan dengan telapak tangan menghadap ke depan. Ambil napas pelan-pelan. Kemudian tekuk kedua siku dan angkat beban ke arah dada secara perlahan sambil mengembuskan napas, tahan selama satu detik. Tarik napas kembali saat lengan kembali diturunkan dengan perlahan. Ulangi gerakan ini sebanyak 10 sampai 15 kali. Gerakan ini melatih kekuatan otot bisep yang terletak di bagian depan lengan atas.

Angkat kaki ke belakang

Berdirilah di belakang sebuah kursi dan pegang bagian atas sandaran kursi. Ambil napas pelan-pelan, lalu embuskan sambil mengangkat salah satu kaki ke belakang tanpa harus menekuk lutut. Tahan posisi ini selama satu detik. Tarik napas kembali ketika kaki diturunkan. Ulangi gerakan ini 10 sampai 15 kali. Jangan lupa untuk mengulangi gerakan yang sama pada kaki lainnya. Gerakan ini berfungsi sebagai peregangan dan melatih kekuatan kaki.

Berdiri dengan satu kaki

Rentangkan kedua tangan ke depan. Angkat kaki kanan hingga sejajar dengan pinggul, tahan selama tiga hingga lima detik. Turunkan kaki kembali secara perlahan. Lakukan gerakan ini sebanyak tiga kali dan jangan lupa untuk melatih kaki sebelah kiri. Gerakan ini melatih keseimbangan tubuh.

Berjalan dari tumit ke ujung jari

Berdirilah dengan tubuh tegak. Posisikan tumit kaki kanan agar berada tepat (dan menyentuh) di ujung jari kaki kiri. Lalu berjalanlah ke depan hingga tumit kaki kiri menyentuh ujung jari kaki kanan. Lakukan setidaknya hingga lima langkah. Ini juga merupakan latihan keseimbangan.

Meregangkan pergelangan kaki

Duduk di ujung kursi lalu regangkan salah satu kaki ke depan tanpa menyentuh lantai. Arahkan ujung jari kaki Anda ke depan, menjauhi tubuh Anda, sehingga kaki membentuk gerakan balet. Tahan selama 10 sampai 30 detik. Lalu tarik ujung jari kaki ke arah Anda dan tahan posisi ini selama 10 sampai 30 detik. Ulangi setidaknya tiga sampai lima kali. Gerakan peregangan ini penting untuk kesehatan otot-otot tubuh.

Meregangkan leher

Putar kepala perlahan-lahan ke kanan hingga leher terasa sedikit meregang. Tahan posisi ini selama 10 hingga 30 detik. Kemudian putar kepala ke arah sebaliknya dan tahan. Ulangi gerakan ini tiga kali. Latihan peregangan ini juga dapat membuat leher lebih lentur dan lincah bergerak.

Olahraga atau senam lansia selain mampu meningkatkan kesehatan tubuh juga mampu meningkatkan memori dan membantu mencegah demensia. Jika Anda atau kerabat tetap sehat dan bugar ketika usia sudah tidak muda lagi, Anda atau kerabat dapat terus melakukan berbagai aktivitas dengan mudah.