Ini Lho Manfaat Jamu Yang Sudah Teruji Klinis

Pria-wanita, tua-muda, kaya-miskin, orang kota-orang desa, tentu kenal dengan jamu. Tidak heran jika pemerintah bahkan meneliti kebenaran khasiat jamu.

Jamu adalah obat tradisional Indonesia.  Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menjabarkan bahwa yang dimaksud dengan obat tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan sarian (galenik), atau campuran dari bahan tersebut yang secara turun temurun telah digunakan untuk pengobatan, dan dapat diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku di masyarakat.

ini lho manfaat jamu yang sudah teruji klinis - alodokter

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2010, 60% penduduk Indonesia yang berumur lebih dari 15 tahun pernah minum jamu). Ini mengindikasikan bahwa jamu seperti sudah menjadi bagian dalam hidup masyarakat Indonesia. Bahkan ketika sakit, banyak yang menjadikan jamu baik sebagai pendamping pengobatan yang diberikan oleh dokter atau sebagai pengobatan utama.

Banyak orang yang menyakini jika jamu memiliki pelbagai manfaat kesehatan untuk tubuh. Contohnya, beras kencur untuk mengurangi nyeri badan, kunyit asam untuk menurunkan sakit panas dan nyeri menstruasi, dan jamu pahitan untuk gatal, diabetes. Namun, klaim tersebut setidaknya masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut.

Manfaat jamu

Jamu yang dibuat baik secara tradisional oleh mbok jamu atau secara modern oleh pabrik, terdiri dari beberapa bahan baku. Bahan-bahan alami tersebut memiliki khasiat seperti:

Kunyit

Si kuning ini diduga efektif untuk menyembuhkan osteoartritis. Namun, khasiatnya untuk mengobati nyeri menstruasi, penyakit kuning, penyakit gusi, dispepsia, radang gusi, diabetes, penyakit Alzheimer, radang mata, kanker kolorektal, operasi bypass pada pembuluh darah jantung,  iritasi usus besar, dan lain-lain masih membutuhkan bukti dan penelitian lebih lanjut.

Temulawak

Temulawak diduga mampu meningkatkan nafsu makan dan mengatasi masalah kandung empedu, hati, gas usus, begah, dan gangguan pencernaan. Namun, masih dibutuhkan banyak bukti untuk membenarkan klaim tersebut.

Jahe

Jahe yang harum dan segar baunya ini diduga mampu mencegah mual di pagi hari bagi ibu hamil (morning sickness). Selain itu, jahe juga dipercaya dapat mengatasi radang sendi, nyeri menstruasi, dan mual serta muntah setelah operasi. Namun dibutuhkan penelitian lebih jauh untuk membuktikannya.

Jamu yang sudah terbukti berkhasiat

Begitu memasyarakatnya jamu (bahkan menjadi tradisi bagi beberapa orang untuk minum jamu setiap hari), pemerintah bahkan melaksanakan program pendekatan ilmiah untuk jamu, yaitu penelitian berbasis pelayanan kesehatan yang mencakup pengembangan tanaman obat menjadi jamu yang terbukti secara ilmiah. Melalui uji klinik, jamu yang dijadikan terapi komplementer atau konsumsi biasa ini sudah terbukti manfaat dan khasiatnya.

Setidaknya sudah ada lima jamu yang lulus tes Kementerian Kesehatan, yaitu jamu untuk hipertensi (tekanan darah tinggi) ringan, hiperurisemia (asam urat), hemorhoid (wasir), dispepsia (gangguan maag), dan osteoartritis (sendi terasa sakit dan kaku). Nah, komposisi jamu untuk mengobati berbagai penyakit tersebut adalah:

 Hipertensi ringan  Hiperurisemia  Hemorhoid  Dispepsia  Osteoartritis
 Meniran 3 gramKunyit 3 gramTemulawak 3 gramDaun pegagan 3 gramDaun kumis kucing 3 gramSeledri 5 gram  Meniran 3 gramKunyit 3 gramTemulawak 3 gramDaun kepel 3 gramKayu secang 5 gramDaun tempuyung 2 gram  Meniran 3 gramKunyit 3 gramTemulawak 3 gramDaun iler 9 gramDaun duduk 12 gramDaun ungu 15 gram  Daun sembung 7 gramJinten hitam 2 gramJahe 7 gramKunyit 7 gram  Rumput bolong 5 gramDaun kumis kucing 5 gramAdas 3 gramKunyit 15 gramMeniran 7 gramTemulawak 15 gram

Minum jamu memang dipercaya menyehatkan tubuh. Namun, bila Anda sakit dan ingin mengonsumsi jamu sebagai pengobatan sampingan, diskusikan terlebih dahulu pro dan kontranya dengan dokter.