Ini Manfaat Anggur pada Minuman Red Wine

Minuman beralkohol seperti wine bukanlah konsumsi umum bagi masyarakat Indonesia. Di samping mengandung alkohol, ternyata ada sejumlah manfaat anggur bagi kesehatan ketika diolah menjadi minuman beralkohol seperti red wine.

Wine merupakan minuman beralkohol yang diperoleh dari fermentasi buah anggur. Sejumlah orang terkadang mengonsumsi minuman beralkohol seperti wine ketika acara-acara tertentu saja. Apabila dikonsumsi dalam porsi yang tepat dan tidak berlebihan, wine memiliki beragam manfaat yang baik bagi kesehatan. Seorang ahli kardiologi bahkan merekomendasikan wine, khususnya red wine, sebagai minuman pelengkap saat menyantap hidangan karena dipercaya dapat memperlambat waktu pencernaan sehingga merasa lebih cepat kenyang.

benefits of wine_compress

Buah anggur diperkaya antioksidan yang baik bagi tubuh. Manfaat anggur ini kemudian diturunkan ke dalam minuman red wine. Red wine mengandung resveratrol, yakni senyawa polifenol yang banyak terdapat pada biji dan kulit anggur. Kandungan ini lebih banyak ditemui pada minuman beralkohol jenis red wine (anggur merah) daripada white wine (anggur putih). Selain dipercaya bisa menurunkan berat badan, resveratrol merupakan antioksidan yang bermanfaat untuk menjaga fungsi jantung, sistem pernapasan, menurunkan kolesterol, dan melancarkan aliran darah.

Mengonsumi red wine sesuai batasan dan setelah berkonsultasi dengan dokter Anda dipercaya dapat membawa banyak manfaat. Berikut ini sejumlah manfaat anggur di dalam minuman red wine yang dipercaya berguna bagi kesehatan tubuh, seperti:

  • Mencegah penyakit kanker

Sebuah penelitian menemukan kandungan resveratrol pada red wine kemungkinan dapat mencegah kanker kepala dan leher. Resveratrol mampu membunuh sel-sel rusak yang bisa memicu kanker. Kandungan resveratrol juga dipercaya bisa mencegah risiko kanker usus besar.

  • Memperpanjang memori otak dalam mengingat

Hasil dari sebuah penelitian menunjukkan bahwa resveratrol yang ditemui pada kulit anggur  berguna sebagai agen anti-peradangan yang manjur untuk meningkatkan daya ingat dan suasana hati pada tikus.

  • Menghalau bertambahnya berat badan

Selain dipercaya dapat memberikan rasa kenyang bila dikonsumsi pada saat makan, ada juga penelitian di Korea tentang adanya senyawa piceatannol di dalam kandungan red wine. Senyawa ini hampir mirip dengan resveratrol dan mampu mencegah pembentukan dan perkembangan sel lemak.

  • Menjaga kesehatan mulut dan gigi

Sebuah studi juga menemukan adanya pengaruh antimikroba pada konsumsi red wine, red wine jenis nonalkohol dan ekstrak biji anggur merah. Pengaruh ini cukup efektif dalam mengatasi bakteri-bakteri penyebab penyakit mulut dan gigi seperti F. nucleatum, A. oris dan S. oralis. Bakteri-bakteri tersebut menjadi penyebab karies gigi, yaitu suatu kondisi munculnya lubang di gigi yang bisa semakin besar atau semakin dalam.

  • Menurunkan kadar gula darah

Konsumsi minuman beralkohol, khususnya red wine, dipercaya bisa menurunkan kadar gula darah selama 24 jam. Anggur pada red wine juga dipercaya dapat membantu pengidap penyakit diabetes tipe 2 dalam menurunkan risiko penyakit kardiovaskular.

Bagi Anda yang tidak memiliki masalah kesehatan serius, jangan ragu untuk mengambil sedikit manfaat anggur pada minuman red wine. Asal, yang paling utama adalah sarat batasan  mengonsumsi red wine terpenuhi. Bagi laki-laki dewasa tidak melebihi dua gelas sehari. Sedangkan, wanita dewasa diperbolehkan minum red wine sebanyak satu gelas per hari.

Seperti dua sisi mata uang, banyak juga risiko yang dapat muncul bila kita mengonsumsi alkohol melebihi sarat. Konsumsi minuman beralkohol seperti red wine yang berlebihan dapat menimbulkan kecanduan alkohol dan bagi wanita dipercaya dapat meningkatkan risiko kanker payudara. Konsultasi kepada dokter Anda sebelum mengonsumsi red wine atau minuman beralkohol lain. Anda bisa mendapatkan manfaat anggur dalam bentuk minuman wine, tanpa melupakan batasan yang dianjurkan.