Ini Panduan Cara Minum Obat yang Benar

Minum obat menggunakan air teh, kopi, atau susu, maupun jarak mengonsumsi obat yang benar sepertinya masih menimbulkan pertanyaan. Anda mungkin juga belum tahu apa yang harus dilakukan jika melewatkan waktu minum obat, apakah dosisnya digabung atau tidak.

Minum obat yang benar memang bisa bikin bingung jika Anda tidak mengetahui cara kerja dan kegunaan obat bagi tubuh berikut fungsinya dalam melawan penyakit. Inilah sebabnya Anda perlu mempelajari semua jenis obat-obatan yang dikonsumsi, yang direkomendasikan dokter, yang bisa dibeli bebas tanpa resep dokter, serta jenis vitamin atau suplemen. Anda bisa bertanya langsung kegunaan dari obat-obat tersebut kepada dokter, apoteker atau bahkan mencarinya di internet dari sumber yang terpercaya. Anda juga bisa bertanya apakah ada merek generik untuk kandungan obat yang sama yang bisa Anda konsumsi.

taking medicine - alodokter

Setelah memahami dengan baik sifat dan manfaat obat, tetap ikuti petunjuk minum obat yang benar dan dosis serta cara penggunaan obat yang dianjurkan dokter. Pastikan sesuai dengan kondisi tubuh Anda. Selain itu, ingat juga poin-poin berikut sebelum mengonsumsi obat:

  • Baca dan ikuti petunjuk dokter hingga ke waktu dan periode minum obat. Setiap obat memiliki sifat, cara kerja, efek samping, dan dampak yang berbeda-beda bagi tubuh setiap orang, meskipun mengidap penyakit yang sama.
  • Baca informasi yang ada di kemasan obat untuk mengetahui tanggal kadaluarsa, efek samping, interaksi, peringatan, dan hal apa saja yang perlu diwaspadai dari penggunaan obat tersebut.
  • Buat catatan/rangkuman pribadi yang singkat namun mudah Anda pahami jika tulisan pada label obat terlalu rumit untuk dipahami. Tanyakan kepada dokter agar Anda dapat membuat catatan tersebut dengan teliti.
  • Jangan berhenti mengonsumsi obat tanpa sepengetahuan dokter karena dapat memperburuk penyakit yang diderita atau berdampak bagi kondisi tubuh Anda.
  • Konsultasikan pada dokter sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan obat-obatan tertentu atau merasa tidak cocok dengan obat yang diresepkan.
Anda perlu memberitahu dokter jika memiliki alergi, sedang hamil, menyusui, sedang mengikuti diet khusus seperti diet rendah gula, dan riwayat penyakit sebelumnya. Informasi penting lainnya yang harus selalu Anda ingat dan sampaikan ketika sedang berobat adalah riwayat kesehatan, obat, vitamin, suplemen lain, dan obat herba yang pernah atau sedang dikonsumsi dan efeknya pada tubuh Anda. Informasi-informasi ini akan sangat berguna bagi dokter untuk menentukan jenis obat yang bisa Anda konsumsi, bentuk obat, dosis, serta frekuensi minum obat yang sesuai dan aman bagi kondisi kesehatan Anda.

Tips Mengingat Waktu Minum Obat dan Pantangannya

Mungkin semakin banyak orang sering lupa minum obat, alasannya bisa bermacam-macam mulai dari bingung dengan banyaknya aturan minum obat, sibuk, tidak mau menghadapi efek samping tidak menyenangkan, obat yang diminum dianggap tidak membuahkan hasil hingga faktor harga obat yang mahal. Namun, mengabaikan petunjuk minum obat justru menambah risiko penyakit bertambah parah, sementara kemampuan tubuh semakin menurun dan kemungkinan timbulnya penyakit baru.

Berikut adalah tips yang bisa Anda coba ketika mengalami kesulitan mengingat waktu minum obat, bingung apa yang harus dilakukan ketika melewatkan dosis, atau tidak tahu makanan dan minuman apa yang harus dihindari.

  • Minumlah obat pada waktu yang sama setiap harinya. Anda bisa membuat jadwal minum obat berdekatan dengan waktu sikat gigi atau menjelang tidur.
  • Pastikan dengan apoteker atau dokter mengenai makanan atau minuman (misalnya teh atau susu) apa saja yang bisa dikonsumsi dan apakah waktu minum obat sebelum atau sesudah makan.
  • Jangan mengonsumsi obat jenis apa pun dengan minuman beralkohol.
  • Jika Anda mengonsumsi obat dengan air putih, pastikan Anda memenuhi jumlah air putih yang harus dikonsumsi dalam satu hari, yaitu 8 gelas air. Hal ini mencegah efek dehidrasi atau iritasi yang mungkin disebabkan oleh obat tertentu.
  • Jangan membelah, menghancurkan, atau mengunyah obat sebelum menelannya jika hal itu tidak direkomendasikan oleh dokter dalam petunjuk minum obat. Karena setiap sediaan dosis obat memiliki cara kerja masing-masing.
  • Jangan mengonsumsi obat dalam dosis ganda, bahkan jika Anda melewatkan dosis minum obat. Segera minum obat begitu Anda mengingatnya jika waktunya tidak berdekatan dengan jadwal minum obat selanjutnya.
  • Gunakanlah agenda pengingat, kotak obat khusus, atau kalendar untuk memudahkan Anda mengingat waktu minum dan dosis obat yang harus dikonsumsi.
  • Tidak kalah penting, simpan obat sesuai petunjuk yang tertera pada label atau sesuai anjuran dokter. Obat-obat yang disimpan sembarangan dapat mengurangi efek terapi atau bahkan membahayakan tubuh Anda.
Dengan mengikuti cara minum obat yang benar di atas, diharapkan Anda bisa merasakan perubahan atau perbaikan dari kondisi atau penyakit yang diderita. Segera hubungi dokter jika Anda merasakan reaksi obat tertentu seperti alergi, efek samping, atau gangguan kesehatan lain yang Anda curigai berhubungan dengan obat yang sedang Anda konsumsi.