Ini Ragam Makanan untuk Memperbanyak ASI

ASI mengandung unsur pelawan penyakit yang akan melindungi Si Kecil dari sakit. Mulai dari sayuran hijau hingga ikan salmon, berikut beberapa makanan untuk memperbanyak ASI agar kebutuhan anak tercukupi.

Tubuh ibu akan memproduksi ASI secara otomatis sebagai respons terhadap hormon dalam aliran darah. Pada ibu yang baru pertama kali melahirkan, ASI kemungkinan baru akan keluar sekitar 3-4 hari usai persalinan. Namun, jika ibu sudah pernah melahirkan sebelumnya, ASI bisa keluar lebih awal. Nah, agar Si Kecil tetap mendapatkan ASI yang baik untuk perkembangan dirinya, Ibu bisa mengonsumsi makanan untuk memperbanyak ASI berikut ini.

Ini Ragam Makanan untuk Memperbanyak ASI - alodokter

Sayuran berwarna hijau tua

Ibu menyusui dianjurkan untuk makan satu atau dua porsi sayuran berdaun hijau setiap hari. Bayam, brokoli, dan sayuran berwarna hijau tua lainnya merupakan tanaman yang berfungsi sebagai makanan untuk memperbanyak ASI. Sayuran hijau kaya akan nutrisi dan mengandung jumlah kalsium, folat, betakaroten, dan riboflavin yang tinggi. Selain itu, bayam juga kaya akan zat besi. Ada penelitian yang menunjukkan bahwa rendahnya kadar zat besi dalam tubuh bisa membuat suplai ASI pada ibu menyusui juga ikut rendah.

Bawang putih

Bawang putih diyakini mampu membantu meningkatkan suplai ASI pada ibu menyusui. Satu studi kecil bahkan menunjukkan jika Si Kecil akan menyusu lebih lama jika ibunya mengonsumsi bawang putih. Namun, ada juga yang menyatakan jika makan bawang putih bisa membuat Si Kecil jadi kolik. Intinya, bukti dan penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk mendukung pernyataan bawang putih sebagai makanan untuk memperbanyak ASI.

Kurma

Kurma kaya akan kalsium yang dipercaya mampu meningkatkan jumlah ASI dengan menaikkan prolaktin (hormon yang berfungsi membantu wanita menghasilkan ASI setelah melahirkan). Selain itu, makanan untuk memperbanyak ASI ini juga mengandung serat yang tinggi. Mencoba mengonsumsi kurma sebagai cemilan saat menyusui juga dapat menambah asupan energi bagi ibu.

Gandum (Oat)

Makanan untuk memperbanyak ASI yang satu ini berasal dari gandum utuh yang berserat tinggi. Semangkuk oat bisa membuat Ibu merasa kenyang lebih lama dan dipercaya membantu meningkatkan suplai ASI. Oat juga kaya akan zat besi yang berguna melawan anemia, penyebab kacaunya suplai ASI yang umum terjadi pada ibu baru. Terlebih pada Ibu yang mengalami banyak perdarahan saat persalinan. Namun jika memiliki intoleransi gluten atau penyakit Celiac, maka makanan ini tidak boleh dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Ikan salmon

Salmon merupakan sumber protein yang baik. Ikan ini juga mengandung lemak DHA yang penting untuk perkembangan sistem saraf Si Kecil. Dan jika Ibu tidak suka dengan produk susu, Ibu bisa menggantinya dengan ikan salmon guna mendapatkan asupan kalsium tambahan. So, tidak heran jika ikan salmon dijadikan salah satu makanan untuk memperbanyak ASI. Selain salmon, jenis ikan lain juga boleh dikonsumsi sebagai sumber protein agar asupan gizi Ibu tercukupi.

Kacang-kacangan

Selain mengandung serat yang baik untuk sistem pencernaan, kacang merah, kacang hitam, dan beberapa kacang lainnya juga kaya akan zat besi, vitamin, mineral, dan protein. Memang Ibu bisa merasa sedikit kembung setelah makan kacang, tapi untungnya, hal tersebut tidak berlaku untuk Si Kecil.

Selain mengonsumsi makanan untuk memperbanyak ASI, ada juga beberapa tips yang bisa Ibu lakukan untuk meningkatkan dan menjaga asupan ASI tetap mengalir, yaitu:

  • Menyusui lebih sering bisa meningkatkan suplai ASI dalam 2-4 hari.
  • Durasi menyusuinya lama.
  • Pastikan ASI di salah satu payudara benar-benar kosong, sebelum berganti ke payudara yang lain.
  • Pijat payudara dengan lembut. Cara ini dapat membantu Ibu untuk rileks dan membuka saluran ASI pada payudara agar ASI keluar lebih lancar.
  • Bantu Si Kecil melekatkan bibirnya dengan benar ke puting
  • Santai setiap kali menyusui.
  • Jangan merokok, mengonsumsi kafein, dan obat-oabatan tertentu.
  • Hindari menggunakan botol untuk memberikan Si Kecil ASI.
  • Istirahat yang cukup, minum banyak air putih untuk mencegah dehidrasi, dan konsumsi makanan yang seimbang. Hindari stres.
Pada saat menyusui, Ibu mungkin akan sering merasa haus. Perbanyak minum air putih untuk mencegah lemas dan dehidrasi. Ibu tidak perlu menambah asupan kalori (menambah porsi makan) sebagai cara untuk menambah produksi ASI. Makanlah sesuai selera makan dan pilih makanan dengan gizi seimbang. ASI tidak cukup atau bahkan tidak keluar sama sekali jarang terjadi. Namun, jika Ibu merasa Si Kecil tidak mendapatkan cukup ASI, Ibu bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan solusi yang terbaik. Dengan asupan gizi dan cara menyusui yang baik, Ibu akan menghasilkan ASI dengan cukup.