Jangan Abaikan Hal Ini Ketika Selancar

Nias, Mentawai, Panaitan, Grajagan, Bali, Lombok, hingga Sumba sudah menjadi lokasi favorit untuk wisata selancar di Indonesia. Bila Anda suka dengan olahraga air yang satu ini, perhatikan dulu hal-hal berikut ini.

Birunya air laut dan cerahnya langit adalah kombinasi yang tidak bisa ditolak oleh setiap orang yang sedang berlibur di pantai. Ditambah dengan ombak yang bergulung, jangan heran jika melihat banyak orang berdiri di atas papan dan berselancar bersama gelombang laut.

Jangan Abaikan Hal Ini Ketika Selancar - alodokter

Selancar tidak hanya sekedar pamer kepiawaian mengendarai ombak. Olahraga air yang telah menjadi budaya Polinesia kuno sejak berabad-abad lalu ini, ternyata juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh, yaitu:

  • Baik untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah (kardiovaskular). Untuk berselancar, peselancar harus mendayung papan selancar ke tengah laut. Gerakan mendayung inilah yang bagus untuk jantung.
  • Mendayung juga mampu memperkuat otot-otot di bahu, lengan, dan punggung.
  • Berdiri di atas papan selancar melatih kekuatan kaki, tubuh bagian tengah, dan pantat.
  • Meredakan stres dan ketegangan.
  • Menikmati alam.
Nah, sebelum Anda buru-buru menjejakkan kaki ke air pantai dan berselancar ria, ada baiknya memerhatikan dan melakukan beberapa hal di bawah ini. Gunanya untuk mencegah cedera dan menjaga keselamatan Anda.
  • Selalu oleskan tabir surya, sunscreen, atau sunblock ber-SPF ke permukaan kulit, termasuk punggung kaki dan belakang telinga. Bahkan, jika matahari terhalang awan atau langit sedang mendung tetap gunakan pelindung kulit ini. Oleskan sunscreen tiap dua jam sekali agar kulit tidak terbakar.
  • Minum banyak air dan hindari minuman ber Cuaca yang cerah dan panas membuat Anda lebih mudah mengalami dehidrasi dan merasa lelah.
  • Bawa cuka untuk mengatasi sengatan ubur-ubur dan obat-obatan lainnya.
  • Jangan sekali-sekali berenang sendirian atau berenang di tempat yang tidak ada pengawasnya.
  • Kenakan pakaian yang nyaman.
  • Gosok permukaan papan selancar dengan lilin khusus.
  • Pasang tali pengaman papan ke kaki.
  • Perhatikan dan amati lokasi selancar baik-baik.
  • Selalu patuhi peringatan yang ada.
  • Dan yang terpenting, selalu melakukan pemanasan sebelum masuk ke dalam air dan berselancar.
Jangan lupa pula untuk selalu mengenakan topi atau kacamata hitam sebelum dan sesudah selancar, terutama kacamata yang sanggup memblokir 99%-100% radiasi sinar ultraviolet A (UVA) dan ultraviolet B (UVB). Selain melindungi mata dari sinar matahari, kacamata juga dapat menghalangi pasir, debu, dan angin masuk ke dalam mata.

Melindungi mata ketika akan, sedang, dan sesudah melakukan olahraga selancar juga penting dilakukan untuk mencegah peselancar terkena kondisi pterygium. Pterygium dapat dikenali dari adanya jaringan daging berwarna pink (merah muda) yang tumbuh di bagian putih mata. Kondisi ini membuat mata menjadi gatal, perih, berpasir, dan membuat penglihatan menjadi kabur.

Selancar selama berjam-jam memang tidak ada yang melarang. Namun, ada baiknya melakukan berbagai tindakan yang mampu mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.