Jangan Asal Minum Obat Antibiotik untuk Sakit Gigi

Rasa nyeri yang muncul akibat sakit gigi memang menimbulkan rasa tidak nyaman. Sakit gigi dapat disebabkan oleh berbagai macam hal, mulai dari kerusakan lapisan gigi, gigi retak, infeksi, abses hingga tambalan yang rusak pada gigi. Mengonsumsi antibiotik untuk sakit gigi dapat menjadi salah satu cara untuk mengatasinya.

Konsumsi antibiotik sebaiknya jangan dilakukan sendiri, tanpa konsultasi dokter. Antibiotik termasuk obat resep dan tidak diperbolehkan untuk dibeli secara bebas.

jangan asal minum obat antibiotik untuk sakit gigi - alodokter

 

Jenis Antibiotik untuk Sakit Gigi

Pada sakit gigi, antibiotik berperan dalam membunuh bakteri dan melawan berbagai jenis infeksi yang menyebabkan sakit gigi. Adapun jenis antibiotik yang mungkin disarankan oleh dokter meliputi:

  • Amoksisilin

Amoksisilin termasuk dalam kelompok penisilin. Obat ini mampu mengatasi infeksi gigi yang disebabkan oleh bakteri. Amoksisilin akan bekerja melawan terbentuknya dinding sel bakteri sehingga mampu menghancurkan kemampuan bakteri dalam berkembang biak. Untuk mengatasi infeksi yang terjadi, umumnya konsumsi amoksisilin yang dianjurkan adalah 3 kali sehari secara rutin.

Meski demikian, aturan berapa lama konsumsi amoksisilin yang dianjurkan untuk tiap orang berbeda. Penting untuk berkonsultasi kepada dokter. Sebab, aturan penggunaan amoksisilin sebagai antibiotik untuk sakit gigi, akan disesuaikan dengan kondisi infeksi yang dialami.  Ikuti saran dokter mengenai aturan pakai dan durasi penggunaan amoksisilin yang tepat. Pemberhentian penggunaan amoksisilin tanpa mengikuti aturan pakai dapat meningkatkan terjadinya infeksi kembali. Bahkan bakteri dapat menjadi kebal terhadap antibiotik.

  • Erythtromycin

Bagi Anda yang alergi terhadap antibiotik golongan penisilin, erythtromycin merupakan antibiotik pilihan pertama yang bisa digunakan untuk mengatasi infeksi pada gigi. Antibiotik dalam bentuk tablet, kapsul, atau cair ini dapat dikonsumsi setidaknya 2-4 kali sehari, tergantung dari kadar sediaan obat dan kondisi infeksi yang dialami.

Meski setelah beberapa saat mengonsumsi erythtromycin infeksi berangsur sembuh, jangan berhenti sewaktu-waktu. Tetap minum antibiotik ini sampai waktu yang telah ditentukan oleh dokter. Sebab, jika tidak sesuai petunjuk yang diberikan, kemungkinan kembalinya infeksi dan bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik dapat terjadi.

  • Doxycycline

Bagi yang mengalami gangguan pada gusi atau setelah melakukan tindakan perawatan gigi seperti scaling, yang berisiko menyebabkan periodontitis, dokter gigi biasanya memberikan doxycycline. Obat ini ditujukan untuk menghindari infeksi dan mengurangi gangguan pada gusi. Antibiotik ini dapat diberikan pula sebagai obat resep, pada penderita sakit gigi yang alergi atau resisten terhadap jenis antibiotik lainnya. Agar antibiotik ini dapat bekerja dengan baik, disarankan untuk menggunakannya secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter.

  • Clindamycin

Clindamycin merupakan antibiotik yang dapat mengobati berbagai infeksi serius yang disebabkan bakteri, termasuk untuk mengatasi sakit gigi akibat infeksi. Clindamycin dapat menjadi antibiotik alternatif untuk mengobati infeksi gigi yang tidak dapat diatasi oleh antibiotik lainnya.

Konsumsi Antibiotik Sesuai Aturan

Antibiotik memang memiliki kemampuan membunuh bakteri penyebab terjadinya infeksi, termasuk infeksi pada gigi yang menyebabkan gigi sakit. Namun, penggunaan antibiotik tidak boleh sembarang dan haruslah berdasarkan aturan. Dokter akan menjelaskan kapan dan berapa lama obat tersebut harus dikonsumsi agar obat dapat bekerja dengan optimal.

Dalam mengonsumsi antibiotik untuk sakit gigi misalnya, ketika Anda merasa rasa sakit sudah berangsur membaik, jangan berhenti mengonsumsi antibiotik jika waktu penggunaan yang ditentukan belumlah selesai. Sebab, penggunaan antibiotik seperti ini dapat membuat infeksi tidak sembuh dengan tuntas dan penyakit tetap berlanjut, bahkan dapat membuat bakteri menjadi resisten terhadap antibiotik tersebut.

Sama halnya dengan obat lainnya, obat antibiotik juga memiliki efek samping penggunaan. Oleh karena itu, dianjurkan untuk berkonsultasi dahulu kepada dokter mengenai obat antibiotik untuk sakit gigi yang akan digunakan.