Jangan Kalah dengan Mata Katarak, Lawan Risikonya dengan Cara Ini

Mata katarak terjadi karena lensa pada mata yang seharusnya bening, berubah menjadi keruh. Ketika hal ini terjadi, penglihatan seseorang menjadi terganggu. Penderita katarak dapat kesulitan melihat, membaca, menyeberang jalan, maupun mengendarai kendaraan.

Pada tahap awal, katarak biasanya tidak terlalu mengganggu. Tapi dengan makin lama dibiarkan, seiring kondisi kekeruhan lensa yang makin berat, Anda akan merasa makin tidak nyaman bahkan kesulitan melihat.

mata katarak - alodokter

Langkah Perawatan bagi Penderita Mata Katarak

Berikut hal-hal yang dapat dilakukan oleh penderita katarak:

Konsultasi ke dokter

Begitu Anda merasa mengalami gejala-gejala penyakit katarak atau bahkan yakin sudah mengalaminya, disarankan untuk langsung memeriksakan diri ke dokter. Dokter akan memberikan pengobatan sesuai dengan kondisi mata Anda. Dokter juga yang akan memutuskan jenis pengobatan yang sesuai.

Sebagian katarak berkembang ke tingkat tertentu kemudian perkembangannya berhenti sehingga Anda tidak memerlukan tindakan operasi. Namun, jika perkembangan katarak terasa signifikan dan mengganggu penglihatan, kemungkinan besar Anda harus menjalani operasi sebagai langkah pengobatannya.

Gunakan kacamata yang sesuai

Ketika Anda mengalami katarak tahap awal, kenakan kacamata yang tepat. Untuk mengetahui tepat atau tidaknya kacamata ini, mintalah dokter untuk memeriksa kondisi penglihatan Anda. Penggunaan kacamata yang sesuai dengan kondisi penglihatan dapat membantu melawan dampak katarak, terutama pada tahap awal.

Meredakan ketegangan mata

Pada kondisi mata katarak, usahakan mata tidak dalam keadaan tegang. Sebagai bantuan apabila sedang membaca, tidak ada salahnya menggunakan kaca pembesar. Efek katarak dapat lebih dinetralkan dengan cara ini dan dapat membantu mengurangi ketegangan pada mata. Kaca pembesar dapat Anda peroleh di toko-toko peralatan medis atau di apotek. Jika Anda kesulitan mendapatkannya, mintalah bantuan dokter.

Hindari ruangan dengan pencahayaan yang minim

Tambahkan pencahayaan di rumah Anda untuk membantu penglihatan. Ketika Anda mengalami katarak, lampu yang terang dapat mengimbangi kesulitan dalam melihat.

Hindari terpaan sinar yang menyilaukan

Saat beraktivitas di luar ruangan, hindari mata terkena sinar yang silau. Anda bisa menggunakan kacamata hitam atau topi yang lebar. Cara ini juga efektif dalam mengurangi paparan sinar UV yang dapat berefek negatif meningkatkan perkembangan katarak. Anda dapat meminta dokter untuk meresepkan lensa kacamata hitam untuk melindungi mata dari sinar UV.

Batasi mengemudi pada malam hari

Lampu kendaraan bersifat ekstra sensitif bagi mata katarak Anda dan membuat objek di dalam penglihatan seperti menjadi dua. Oleh karena itu, batasi mengemudikan kendaraan pada malam hari, apalagi jika sedang hujan. Mintalah bantuan orang lain untuk mengantar Anda ketika harus bepergian di malam hari. Bila terpaksa mengemudi sendiri, pastikan kaca depan benar-benar bersih agar tidak memperburuk pandangan.

Obat untuk melebarkan pupil

Anda bisa menggunakan obat untuk melebarkan pupil dalam mengatasi katarak. Untuk mendapatkannya, tentu saja Anda harus berkonsultasi dahulu dengan dokter. Meskipun demikian, ada efek samping dalam menggunakan obat yang berupa obat tetes mata ini. Ketika menggunakan obat tetes mata, mata cenderung menjadi peka terhadap sinar. Kondisi inilah yang memungkinkan katarak menjadi lebih mudah berkembang.

Lakukan operasi katarak

Jika kondisi katarak sudah sangat mengganggu, jalan terbaik adalah menjalani operasi katarak. Pada saat operasi, lensa mata yang keruh akan diganti dengan implan lensa yang bening. Konsultasikan terlebih dahulu karena ada kondisi-kondisi medis yang tidak memungkinkan dilakukannya implan lensa mata.

Bagaimana Upaya Mencegah Mata Katarak?

Sebenarnya belum ada bukti ilmiah tentang keberhasilan dalam mencegah atau memperlambat perkembangan katarak. Meski begitu, beberapa cara di bawah ini mungkin dapat membantu mencegah mata katarak.

Memeriksakan kondisi mata secara rutin

Jika Anda rutin memeriksakan kesehatan mata, dokter akan cepat mendeteksi apabila muncul tanda-tanda mata katarak. Katarak yang masih berada pada tahap awal dapat lebih mudah ditangani dan dokter akan membantu memikirkan cara yang tepat sebagai langkah perawatan. Orang dewasa dianjurkan untuk memeriksakan kesehatan mata tiap dua tahun sekali sampai usia 50 tahun. Di atas usia 50 tahun, Anda disarankan memeriksakannya sebanyak dua kali dalam setahun. Sementara bagi seseorang dengan riwayat diabetes yang mana menjadikan dirinya berisiko mengalami penyakit mata lebih tinggi, disarankan untuk lebih sering memeriksakan kondisi mata.

Senantiasa melindungi mata dari paparan sinar UV

Pajanan sinar ultraviolet (UV) pada mata dapat menambah risiko terjadinya mata katarak, selain membuat katarak yang sebelumnya sudah dialami menjadi makin parah. Oleh karena itu, hindari mata dari paparan sinar matahari langsung. Gunakan kacamata hitam atau topi lebar untuk melindungi mata dari sinar UV, terutama bagi yang sedang atau sering beraktivitas di bawah terik matahari langsung.

Rajin dalam memantau kesehatan tubuh

Anda dianjurkan untuk selalu menjaga dan memantau kesehatan tubuh sebab ada beberapa penyakit yang dapat meningkatkan risiko mata terkena katarak. Misalnya diabetes, kondisi mata yang tidak sehat, serta trauma terhadap operasi mata yang pernah dijalani. Anda juga sebaiknya berhati-hati terhadap penggunaan obat-obatan statin, antispikotik, dan penggunaan steroid jangka panjang karena dapat berefek mempertinggi risiko terkena katarak.

Menjaga berat badan pada takaran ideal

Kelebihan berat badan atau obesitas berkaitan dengan makin tingginya risiko terjadinya mata katarak. Hal ini telah dibuktikan secara ilmiah dan ahli medis menyarankan agar Anda selalu mempertahankan berat badan yang proporsional. Cara yang dapat Anda lakukan adalah menjaga pola makanyang baik dan nutrisi yang seimbang, diimbangi dengan rajin berolahraga.Bentuk olahraga yang bisa dianjurkan minimal seperti berenang, berlari, atau sekadar berjalan kaki ringan mengitari lingkungan tempat tinggal di pagi hari.

Mengatur pola makan

Pilih makanan bernutrisi dan tinggi vitamin. Selain menyehatkan tubuh, asupan makanan ini dapat menjaga berat badan sekaligus mengurangi risiko terhadap katarak. Makanan bernutrisi misalnya biji-bijian, sayuran, buah-buahan, dan protein. Pilih juga sayuran dan buah-buahan berwarna yang dapat meningkatkan kesehatan mata. Contohnya wortel, brokoli, paprika, dan stroberi. Untuk memenuhi kebutuhan, Anda perlu mengonsumsi 2,5-3 cangkir sayur dan 1-1,5 cangkir buah tiap hari.

Hentikan kebiasaan merokok sekarang juga

Penelitian terbaru mengungkap bahwa kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena katarak. Untuk menurunkan risiko katarak, disarankan untuk mengurangi atau menghentikan kebiasaan merokok. Apabila Anda merasa upaya ini begitu berat, cobalah berkonsultasi kepada dokter.

Kurangi konsumsi minuman beralkohol

Jika Anda termasuk penyuka minuman keras, mulai detik ini hendaknya mengurangi atau menghentikannya sama sekali. Konsumsi alkohol yang berlebihan dapat meningkatkan risiko terkena katarak.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Bagaimanapun juga, bilamana Anda mengalami katarak yang sudah cukup berat hingga memerlukan operasi, jangan cemas. Operasi ini termasuk operasi kecil, bahkan Anda tidak perlu rawat inap untuk menjalaninya.