Jangan Menyerah dengan Bau Ketiak Tidak Sedap!

Pada dasarnya, tubuh berkeringat adalah wajar, namun hati-hati karena keringat yang muncul dari ketiak dapat menimbulkan bau ketiak. Penyebab kemunculan aroma tidak sedap ini adalah keringat yang bercampur dengan bakteri di kulit. Sama halnya dengan keringat yang muncul di pangkal paha.

Tubuh memiliki kelenjar keringat yang disebut kelenjar apokrin di kulit ketiak, dada, dan di area alat kelamin. Pada masa-masa pubertas, kelenjar ini menjadi lebih aktif dari biasanya. Apabila kelenjar ini sedang mengalami proses pelepasan kimiawi dan terkontaminasi bakteri, maka akan menghasilkan zat yang berbau busuk. Salah satu zat tersebut adalah amonia, serupa dengan yang terkandung pada air urine. Kaum adam memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk mengalami bau ketiak parah yang dikenal dengan istilah bromhidrosis. Beberapa kemungkinan penyebabnya adalah obesitas, diabetes, dan masalah pada kulit.

bau ketiak - alodokter

Jangan khawatir, selama Anda tidak menderita bromhidrosis, bau ketiak masih dapat diupayakan untuk hilang. Gaya hidup dan perawatan yang tepat dapat membuat Anda terhindar dari bau yang tidak mengenakkan tersebut.

Mengendalikan Keringat di Ketiak

Bau ketiak dapat dikendalikan dengan mengurangi kadar keringat pada bagian tersebut. Di sini ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan sebagai usaha mengurangi atau mencegah produksi keringat berlebihan.

Menggunakan antiperspirant

Gunakan antiperspirant pada kulit ketiak, terutama jika Anda sedang tidak ingin berkeringat. Antiperspirant memiliki senyawa yang mengandung aluminium. Senyawa ini bersifat memblokir pori-pori sehingga mencegah ketiak berkeringat. Pemakaian antiperspirant tiap malam selama satu minggu juga membantu mengurangi produksi keringat di ketiak. Jika Anda menginginkan antiperspirant alami, gosoklah kentang mentah atau taburkan tepung jagung pada kulit ketiak. Zat pati pada kentang memiliki sifat yang sama dengan senyawa aluminium, yaitu memblokir pori-pori tempat aliran berkeringat.

Menggunakan pakaian yang nyaman

Biasakan untuk memakai pakaian dari bahan yang nyaman agar kulit dapat “bernapas”. Bahan yang nyaman seperti katun, wol, atau sutera adalah bahan pakaian yang direkomendasikan. Secara tidak langsung, pakaian dari bahan ini akan membantu mengurangi produksi keringat. Sebaliknya, pakaian yang harus dihindari agar terhindar dari bau ketiak adalah pakaian yang terbuat dari bahan sintetis. Bahan sintetis tidak mendukung kulit “bernapas”.

Mengonsumsi makanan sehat

Jangan sepelekan makanan sehat sebab jenis-jenis makanan ini membantu mempertahankan berat badan ideal. Salah satu penyebab keringat berlebih adalah obesitas sebagaimana orang-orang yang kegemukan akan membutuhkan energi lebih banyak untuk bergerak.

Hindari makanan yang meningkatkan keringat

Mungkin Anda belum menyadari bahwa bawang, bawang putih, kari, makanan pedas, dan kafein berisiko meningkatkan kadar keringat pada tubuh. Oleh karenanya, hindari makanan-makanan tersebut demi menghindari peningkatan kadar keringat.

Jauhi keadaan yang memicu hot flashes

Hot flashes adalah keadaan panas pada tubuh bagian atas. Hal ini biasanya terjadi pada wanita yang menginjak masa pramenopause. Beberapa pemicu keadaan ini adalah kurang tidur dan mengonsumsi kafein berlebihan. Kondisi hot flashes ini akan memicu timbulnya keringat. Jika Anda tidak ingin berkeringat, maka setidaknya hindari dua pemicu tersebut.

Periksakan diri ke dokter

Beberapa penyakit dapat menyebabkan Anda berkeringat secara berlebihan, misalnya diabetes, leukemia, gangguan kecemasan, limfoma, hiperhidrosis, hipertiroidisme, dan HIV. Disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter agar bisa mengetahui penyebab keringat berlebih dengan pasti. Langkah ini juga membantu Anda memberantas bau ketiak lebih efektif.

Mengendalikan Bau Ketiak

Selain menghindari keringat berlebih untuk melenyapkan bau ketiak, Anda juga dapat langsung mengendalikan bau ketiak itu sendiri. Beberapa caranya adalah:

  • Mandi tiap hari secara rutin untuk membantu menghambat pertumbuhan bakteri. Selain itu, sebaiknya mandi setelah berolahraga atau melakukan aktivitas yang membuat Anda berkeringat.
  • Berganti pakaian tiap hari, jangan tunggu berkeringat hingga bau ketiak akhirnya
  • Minum air putih yang cukup untuk membantu tubuh membuang zat-zat yang mungkin dapat memicu kemunculan bau ketiak.
  • Hindari mengonsumsi makanan yang berbau menyengat karena dapat memicu bau ketiak.

Bau ketiak yang terdengar mengerikan bagi sebagian orang sebenarnya benar-benar dapat dihilangkan. Pada dasarnya, tidak terlepas dari cara Anda merawat diri serta gaya hidup yang dijalani. Jika Anda belum juga menemukan cara yang tepat, jangan malu untuk berkonsultasi pada dokter.