Jangan Panik, Tidak Semua Benjolan di Penis Dianggap Berbahaya

Ada beberapa gangguan yang mungkin menimpa alat kelamin seseorang. Salah satunya adalah benjolan di penis. Gangguan tersebut berpotensi membuat penderita merasa khawatir dan tidak percaya diri.

Meski mungkin memalukan, namun sebenarnya penderita tidak perlu merasa khawatir karena sebagian besar dari benjolan di penis tidak bersifat membahayakan. Sebagaimana tidak membahayakan, kondisi ini juga sering kali tidak memerlukan perawatan khusus untuk menanganinya.

jangan panik tidak semua benjolan di penis dianggap berbahaya – alodokter

Beberapa Penyebab Benjolan di Penis

Agar bisa mengatasi gangguan di kelamin pria tersebut dengan tepat, maka sebelumnya kita harus mengetahui apa yang menjadi latar belakangnya. Beberapa penyebab munculnya benjolan di penis bisa dilihat di bawah ini.

  • Penyakit Peyronie

Salah satu yang mungkin menjadi penyebab munculnya benjolan di penis adalah penyakit Peyronie. Penyakit ini adalah salah satu gangguan yang berdampak kepada penis sehingga menimbulkan benjolan. Penyakit Peyronie bisa menunjukkan gejala-gejala berupa munculnya nyeri di batang penis dan penis mengalami bengkok dengan sudut yang aneh saat ereksi.

  • Kutil kelamin

Benjolan di penis kemungkinan juga berasal atau merupakan bentuk lain dari kutil kelamin. Kutil di daerah genital ini biasanya muncul ketika seseorang tertular infeksi menular seksual yang disebabkan oleh human papillomavirus (HPV). Selain benjolan, kondisi ini berkemungkinan besar menimbulkan rasa sakit, rasa tidak nyaman, dan gatal-gatal. Mereka yang terinfeksi human papillomavirus (HPV) turut berisiko mendapatkan kutil kelamin dalam jumlah sedikit, biasanya berbentuk kumpulan kutil. Namun, ada juga yang mendapatkannya dalam bentuk satu benjolan saja.

  • Pearly papula penis

Benjolan di penis bisa juga muncul disebabkan oleh pearly papula penis. Benjolan ini muncul dalam ukuran kecil, berwarna sama dengan kulit sekitarnya dan biasanya ditemukan pada area ujung penis. Meski mungkin terkesan menyeramkan bagi pria, namun benjolan ini sendiri merupakan sesuatu yang normal dan bukan disebabkan oleh penyakit menular seksual atau akibat buruknya menjaga kebersihan. Pearly papula tidak menimbulkan gejala dan biasanya akan sembuh meski tanpa pengobatan.

  • Bintik Fordyce

Bintik Fordyce merupakan bintik-bintik kekuningan atau putih kecil yang biasanya menginvasi daerah ujung atau batang penis. Bintik-bintik tersebut merupakan kelenjar minyak (sebaceous) tanpa folikel rambut. Umumnya tidak berbahaya dan tidak memerlukan pengobatan.

  • Lymphocele

Benjolan yang umumnya tidak bertahan lama dan tidak menyebabkan masalah permanen ini ditandai dengan pembengkakan keras yang tiba-tiba muncul di batang penis setelah masturbasi atau berhubungan seksual. Kondisi ini terjadi ketika saluran getah bening di penis mengalami hambatan sementara.

  • Kanker penis

Meski kebanyakan tidak membahayakan, namun tetap ada kemungkinan bahwa benjolan di penis merupakan tanda seseorang menderita kanker penis. Selain ada benjolan, kanker penis juga mungkin ditandai dengan munculnya gejala-gejala berupa penebalan atau perubahan warna kulit penis, kemerahan atau ruam pada penis, adanya tumpukan cairan berbau di bawah kulup, atau benjolan kecil yang berkerak.

Guna memastikan hal tersebut, maka penderita yang mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya menghubungi dokter. Makin cepat diketahui, maka makin besar keberhasilan untuk menangani penyakit ini.

Meski kebanyakan benjolan di penis bisa sembuh sendiri tanpa perawatan, bukan berarti pendapat atau pemeriksaan dokter tidak diperlukan. Jika gangguan di atas diikuti dengan kemunculan rasa nyeri, pembengkakan, keluar cairan yang tidak normal, serta terdapat darah di dalam urine atau sperma, sebaiknya segera hubungi dokter.