Jangan Sampai Celana Dalam Pria Menjadikan Kesuburan Bermasalah

Banyak pasangan yang bermasalah dengan kesuburan yang diakibatkan oleh rendahnya jumlah sperma. Banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya, tapi mungkin salah satu pemecahannya sederhana saja, yaitu mengubah jenis celana dalam pria yang biasanya dikenakan sehari-hari. Tujuan utamanya adalah menciptakan suhu optimal di sekitar testis.

Suhu ideal testis sebaiknya lebih rendah dibandingkan suhu inti tubuh. Pemakaian celana dalam pria yang tidak tepat berkemungkinan menyebabkan testis berada dalam suhu yang tidak ideal. Suhu yang tidak ideal tersebut mungkin saja mengakibatkan testis tidak menghasilkan sperma dengan kualitas dan kuantitas yang cukup untuk bisa melakukan pembuahan pada sel telur.

jangan sampai celana dalam pria menjadikan kesuburan bermasalah - alodokter

Mulai Sekarang Pilih Celana Dalam Pria dengan Lebih Bijak

Agar celana dalam pria tidak berisiko memicu suhu yang tidak ideal bagi testis sehingga mengganggu tingkat kesuburan sperma, maka beberapa hal di bawah ini sebaiknya diperhatikan.

  • Hindari celana dalam yang terlalu ketat

Banyak pilihan bagi para pria untuk melindungi bagian bawah tubuhnya, apakah dengan mengenakan celana dalam atau celana pendek (boxer). Tidak ada larangan untuk memilih celana boxer maupun celana dalam (briefs). Kelebihan celana pendek adalah mampu memberikan ruang untuk sirkulasi udara bagi testis. Sementara itu, celana dalam memiliki kelebihan lain berupa mampu membuat kemaluan tidak bergerak terlalu bebas.

Satu hal yang harus dihindari adalah mengenakan celana dalam pria yang terlalu ketat karena berisiko membuat suhu testis terlalu panas sehingga berpotensi menurunkan tingkat kesuburan pria.

  • Pilih bahan yang tepat

Hal yang sebaiknya diperhatikan adalah mengenai bahan celana dalam pria yang dipakai. Untuk pakaian sehari-hari, baik pria maupun wanita disarankan untuk memakai pakaian berbahan katun atau bahan sintetis campuran.

Selama berolahraga, bahan yang sebaiknya dipakai adalah bahan sintetis dengan teknologi yang baik guna mencegah gesekan yang membuat kulit terluka. Selain menghindari gesekan, bahan tersebut sebaiknya mampu menjaga kelembapan tubuh dengan baik. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sebaiknya segera cuci pakaian olahraga setelah digunakan. Khusus mengenai acara-acara formal yang diharuskan berpenampilan rapi, bahan celana dalam sutra bisa digunakan.

  • Hilangkan efek negatif saat memilih tidak bercelana dalam

Banyak juga yang kemudian memutuskan untuk tidak memakai celana dalam pria sama sekali. Meski hal ini bisa dilakukan pada tempat dan waktu yang tepat, namun sebaiknya hal ini dilakukan dengan sehati-hati mungkin. Pastikan saja pilihan ini tidak mengganggu kenyamanan diri sendiri.

Memakai celana dalam pria yang terlalu ketat bukan masalah satu-satunya yang harus diperhatikan para suami yang ingin memiliki anak. Masalah lain yang juga harus diperhatikan, dalam hal ini sebaiknya dihindari adalah konsumsi minuman beralkohol dan kebiasaan merokok secara berlebihan. Masalah lain yang juga harus dicari solusinya dalam memperbaiki kesuburan pria adalah menghindari penggunaan narkoba dan memiliki berat badan berlebih (obesitas). Dengan kata lain, gaya hidup yang dijalani juga berperan bagi kesuburan seseorang.