Jangan Sampai Penyakit Penis Ini Terjadi pada Anda

Penis adalah organ vital pria yang berfungsi sebagai saluran keluarnya urine dan sperma dari dalam tubuh. Oleh karena itu, jagalah kebersihan dan kesehatan penis agar enam penyakit penis ini tidak menyerang.

Penis yang bermasalah atau berpenyakit dapat menimbulkan rasa sakit serta memengaruhi fungsi seksual dan kesuburan pria. Penyakit penis juga bisa memengaruhi aspek lain kehidupan Anda seperti menyebabkan stres, masalah dalam hubungan, dan menurunkan kepercayaan diri. Beberapa penyakit penis yang ada antara lain adalah sebagai berikut.

jangan sampai penyakit penis ini terjadi pada anda - alodokter

Priapismus

Priapismus atau priapism adalah keadaan di mana penis mengalami ereksi terus-menerus selama lebih dari empat jam dan sering kali terasa sakit. Priapism terjadi ketika darah yang mengalir ke pembuluh darah area penis tidak sepenuhnya kembali (ada darah yang tidak mengalir keluar). Penyakit penis ini biasanya disebabkan oleh penyalahgunaan narkoba (terutama kokain) dan minuman keras, penyakit darah (leukimima, anemia sel sabit), terapi injeksi untuk disfungsi ereksi, cedera pada alat kelamin, gangguan di saraf tulang belakang, atau konsumsi obat-obat tertentu (antidepresan, dan obat tekanan darah). Keadaan darurat medis ini harus segera diobati karena ereksi berkepanjangan dapat melukai penis dan mengakibatkan komplikasi disfungsi ereksi jangka panjang.

Peyronie

Peyronie adalah suatu kondisi di mana sebuah benjolan keras terbentuk di atas atau bawah penis hingga membuat penis melengkung, menyebabkan rasa sakit dan mengurangi fleksibilitas saat ereksi. Benjolan tersebut berupa plak atau jaringan parut akibat peradangan di dalam salah satu lapisan penunjang ereksi penis. Penyebab pasti mengapa Peyronie terjadi tidak diketahui, namun diduga bisa diakibatkan oleh trauma atau pukulan yang menyebabkan perdarahan di dalam penis, vaskulitis (peradangan pembuluh darah atau pembuluh limfatik), gangguan jaringan ikat, dan keturunan. Penyakit penis ini dapat menyebabkan gangguan emosi serta memengaruhi hasrat dan kemampuan pria selama melakukan hubungan seksual. Peyronie bisa disembuhkan tanpa pengobatan dalam 12-24 bulan atau melalui proses pembedahan. Namun pada kasus yang lebih parah, penyakit ini bisa bersifat permanen

Balanitis

Balanitis adalah peradangan pada kepala penis. Penyakit penis ini paling sering terjadi pada pria dan anak lelaki yang belum disunat atau yang tidak menjaga kebersihan penis. Radang pada kepala penis dapat terjadi jika kulit sensitif di bawah kulup (lipatan kulit) tidak dibersihkan secara teratur. Akibatnya membuat bakteri, kulit mati, kotoran, dan keringat mengendap di bawah kulup dan menimbulkan iritasi. Gejala balanitis antara lain nyeri saat buang air kecil, adanya bau yang tidak sedap, gatal, ruam pada penis, kotoran seperti lemak  tebal di bawah kulup, dan kemerahan, pembengkakan serta nyeri di sekitar kepala penis atau kulup. Segera periksakan ke dokter bila Anda curiga terkena balanitis.

Phimosis

Phimosis adalah kondisi di mana kulup penis terlalu ketat hingga tidak dapat ditarik kembali ke atas kepala penis. Phimosis normal jika terjadi pada bayi dan balita. Jika menimpa anak-anak yang lebih tua, ini mungkin disebabkan oleh jaringan parut pada kulup. Penyakit penis ini tidak perlu dikhawatirkan, kecuali jika menimbulkan kemerahan, nyeri, atau bengkak. Phimosis perlu segera diobati jika menyebabkan masalah seperti kesulitan buang air kecil. Pada orang dewasa, phimosis kadang-kadang dapat dikaitkan dengan infeksi seksual menular.  Phimosis menyebabkan nyeri, luka pada kulup, atau kurang sensasi rangsangan saat bercinta.

Paraphimosis

Paraphimosis adalah kondisi di mana kulup tidak dapat dikembalikan ke posisi semula setelah tertarik ke atas kepala penis, biasanya setelah ereksi atau aktivitas bercinta. Paraphimosis merupakan keadaan darurat medis yang jika didiamkan dan tidak diobati dapat menyebabkan nyeri, bengkak, mengganggu aliran darah ke penis, hingga komplikasi serius seperti gangren (jaringan mati). Penyakit penis ini hanya terjadi pada laki-laki yang tidak disunat, serta anak-anak maupun orang tua. Paraphimosis juga membuat ujung penis berubah warna menjadi biru atau merah tua dan kadang-kadang sunat bahkan pada kasus ekstrim amputasi penis perlu dilakukan.

Kanker Penis

Kanker penis adalah kondisi yang terjadi ketika sel-sel abnormal dalam penis membelah dan tumbuh secara tidak terkendali. Penyebab pasti dari kanker yang jarang terjadi ini tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor-faktor risiko yang mendukung perkembangannya. Seperti penis tidak disunat, infeksi human papilloma virus (HPV), merokok, phimosis, usia, dan penumpukan minyak di bawah kulup penis (smegma). Gejala dari penyakit penis ini adalah luka pada penis, keluarnya cairan abnormal dari bawah kulup, dan perdarahan. Kanker penis memerlukan tindakan operasi.

Agar penyakit menjauh dari penis, jaga selalu kesehatan alat vital dengan melakukan hubungan seksual secara aman dan bertanggung jawab; divaksinasi; rajin olahraga; menjaga kebersihan; memerhatikan kesehatan mental; berhenti merokok dan mengurangi konsumsi minuman keras; serta memeriksakan penis secara rutin.

Selain itu, jangan ragu atau malu untuk mendiskusikan masalah kesehatan penis kepada dokter umum atau spesialis andrologi. Pemeriksaan dini dapat membuat penyembuhan penyakit penis menjadi lebih mudah dan cepat.