Janin Berhenti Bergerak? Lakukan 6 Trik Berikut Ini!

Pergerakan janin bisa menjadi tanda bahwa Si Kecil tumbuh dengan normal selama berada di dalam kandungan. Namun, jangan panik dulu jika kamu mendapati janin yang tiba-tiba berhenti bergerak. Coba lakukan trik berikut untuk memancingnya bergerak!

Umumnya, kamu sudah bisa merasakan pergerakan janin kira-kira pada rentang usia kehamilan sekitar 18 hingga 25 minggu. Pergerakan dapat terus terjadi hingga waktu persalinan tiba.

Janin Berhenti Bergerak Lakukan 6 Trik Berikut Ini

Lantas, kenapa janin bisa berhenti bergerak? Ada beberapa alasan yang mendasari hal tersebut, seperti dia mungkin sedang tidur, tubuhnya sudah membesar sehingga rahimmu tidak menyediakan cukup ruang untuknya bergerak,  kemungkinan dia kekurangan oksigen, atau dia tidak berenergi karena tidak mendapat asupan nutrisi yang cukup darimu.

Berikut trik-trik yang bisa kamu pakai untuk memancing Si Kecil bergerak:

  • Cobalah membuat suara gaduh. Kamu bisa menyetel musik dengan suara kencang atau membesarkan volume televisi untuk melihat apakah ada respons gerakan dari dalam sana.
  • Minum sesuatu yang sangat dingin. Air yang dingin bisa mengubah temperatur di dalam tubuhmu dan Si Kecil mungkin bisa merasakan perubahan tersebut. Hal ini bisa membuatnya bergerak untuk mencari celah dengan temperatur yang membuatnya nyaman.
  • Ketika tubuhmu terus bergerak, Si Kecil mungkin merasa seperti diayun sehingga membuatnya pulas tertidur. Coba berhenti menggerakkan tubuhmu sejenak, karena hal ini mungkin bisa membuatnya terbangun.
  • Mengonsumsi sesuatu yang manis bisa memancingnya bergerak.
  • Coba posisikan dirimu pada kondisi yang bisa membuat tubuhmu tidak nyaman. Hal ini mungkin bisa membuat Si Kecil menggeliatkan tubuhnya karena turut merasakan ketidaknyamanan.
  • Berbaringlah pada sisi kiri tubuhmu. Posisi ini bisa memperlancar sirkulasi, yang mana hal ini dapat memicu janin menjadi lebih aktif bergerak.
Jika kamu mulai merasakan adanya gerakan dari dalam perutmu setelah mempraktikkan trik di atas, kemungkinan kondisi janinmu baik-baik saja. Namun, kamu harus tetap memonitor gerakannya agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan menimpa Buah Hatimu.

Apabila kamu tidak kunjung merasakan janinmu bergerak setelah memberikan stimulus atau jika selama beberapa hari dia tidak bergerak setidaknya sebanyak sepuluh kali dalam kurun waktu dua jam, segera konsultasikan ke dokter kandunganmu.

Saat mengosultasikan keadaan ini, dokter akan memeriksa kondisi janinmu seperti memantau detak jantungnya, atau mengecek jumlah cairan ketuban yang mengelilinginya, serta mengukur ukuran tubuhnya. Jika semuanya dalam keadaan normal, kamu bisa pulang namun harus lebih waspada dengan kondisi ini.

Pantau terus gerakan janinmu dengan membuat catatan pergerakan janin harian. Catatan yang mudah dan banyak digunakan adalah waktu yang diperlukan untuk 10 gerakan. Misalnya, pada minggu ke-30 hari Senin, janin bergerak sebanyak 10 kali dari pukul 10:00 – 10:50 ( Total: 50 Menit ). Lakukan hal yang sama pada hari-hari berikutnya.

Jika kamu kembali tidak merasakan pergerakan atau gerakan janin kian berkurang setiap harinya, segera periksakan diri lagi ke dokter kandungan.