Jenis Penyakit dan Prosedur yang Ditangani Dokter Spesialis Paru

Dokter spesialis paru adalah seorang dokter ahli yang menangani penyakit dan gangguan paru-paru. Penyakit paru adalah salah satu gangguan pernapasan yang paling sering ditemukan di dunia. Kondisi ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya infeksi, genetik, risiko pekerjaan, atau karena kebiasaan merokok.

Tugas utama dokter spesialis paru adalah mendiagnosis dan menentukan jenis pengobatan yang tepat untuk berbagai masalah pada sistem pernapasan. Dokter spesialis paru bisa bekerja secara mandiri dengan membuka praktek pribadi atau bekerja di suatu rumah sakit, khususnya di unit perawatan intensif.

Doctor with x-ray image

Jenis Penyakit yang Ditangani Dokter Spesialis Paru

Ada beberapa gejala yang bisa menandakan paru-paru Anda mengalami masalah, antara lain batuk yang tak kunjung sembuh, sesak napas, dan batuk berdarah. Jika mengalami gejala tersebut, sebaiknya segera konsultasi ke dokter. Pada keadaan tertentu, dokter umum akan merujuk Anda ke dokter spesialis paru.

Beberapa kondisi yang bisa ditangani oleh dokter spesialis paru, seperti:

  • Asma
    Asma terjadi karena peradangan pada saluran pernapasan dan menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas dan napas berbunyi mengi. Gejala asma bisa muncul karena pengaruh infeksi, polusi, atau karena alergi.
  • Pneumonia
    Pneumonia merupakan penyakit infeksi pada paru-paru yang menyebabkan penderitanya dapat mengalami batuk, sesak napas, dan demam. Kondisi ini lebih berbahaya jika terjadi pada anak-anak, lanjut usia, atau mereka yang sistem sistem kekebalan tubuhnya lemah.
  • Penyakit paru interstisial
    Penyakit paru interstisial merupakan istilah medis untuk menjelaskan sekelompok masalah paru-paru yang memengaruhi jaringan paru. Gangguan pada jaringan ini dapat merusak struktur dan fungsi paru.
  • Bronkitis
    Bronkitis merupakan peradangan yang terjadi di saluran pernapasan karena adanya infeksi atau paparan polusi, seperti asap rokok, dalam jangka panjang. Kondisi ini menyebabkan penderitanya mengalami batuk-batuk yang disertai dengan dahak berwarna kuning, abu-abu, atau hijau.
  • Bronkiektasis
    Pada kondisi ini, saluran udara melebar secara tidak normal dan memproduksi lendir secara berlebihan. Timbulnya lendir itu menyebabkan paru-paru menjadi lebih rentan terhadap infeksi.
  • Penyakit paru obstruktif kronik
    Penyakit paru obstruktif kronik merupakan penyakit paru-paru jangka panjang yang menggambarkan bronkitis kronik dan emfisema. Penderita penyakit ini umumnya akan mengalami batuk berdahak dan sesak napas dalam waktu yang lama karena penyumbatan di saluran pernapasan.
  • Penyakit paru okupasional
    Kondisi ini terjadi ketika penderitanya menghirup zat iritan tertentu seperti debu, bahan kimia, dan asap secara berlebihan karena risiko pekerjaan. Zat-zat yang dihirup itu menyebabkan paru-paru terganggu dan tidak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Selain itu, dokter spesialis paru juga menangani berbagai penyakit dan gangguan pada organ paru lainnya, seperti tumor paru, emboli paru, efusi pleura, tuberkulosis, pneumothoraks, pembengkakan paru, dan gagal napas.

Prosedur Medis yang Dilakukan Dokter Spesialis Paru

Selain mengobati penyakit yang berhubungan dengan paru-paru dan sistem pernapasan, dokter spesialis paru juga bertugas melakukan pemeriksaan serta prosedur medis yang berkaitan dengan paru-paru dan sistem pernapasan. Prosedur itu meliputi:

  • Tes fungsi paru, untuk mengetahui seberapa baik kinerja paru-paru.
  • Bronkoskopi, untuk memeriksa saluran pernapasan dan melihat kemungkinan adanya masalah pada trakea, tenggorokan, atau laring.
  • Uji oksimetri nadi, untuk melihat tingkat saturasi oksigen di dalam darah.
  • Thoracocentesis, untuk mengeluarkan cairan atau udara dari dalam paru-paru.
  • Sleep study, untuk mendiagnosis gangguan tidur seperti apnea tidur.
  • Biopsi pada pleura dan paru, yaitu pengambilan sampel jaringan untuk diperiksa lebih lanjut.
  • Lobektomi, untuk mengangkat salah satu lobus paru-paru.
  • USG dada, untuk memeriksa dan melihat struktur organ pernapasan.
  • Manajemen jalan napas dan trakeostomi, untuk mengamankan jalan napas dan memastikan fungsi pernapasan dapat berjalan dengan baik.

Untuk berkonsultasi lebih lanjut mengenai penyakit dan gangguan paru, Anda bisa berkonsultasi ke dokter umum. Jika kasus yang Anda derita merupakan penyakit yang perlu ditangani sesuai kompetensi dokter spesialis paru, Anda akan dirujuk ke dokter spesialis paru untuk pengobatan lebih lanjut.

 

Ditinjau oleh : dr. Kevin Adrian

Referensi