Kadar PSA Tinggi Tidak Selalu Berarti Mengidap Kanker Kelenjar Prostat

Kadar PSA yang tinggi biasanya langsung dikaitkan dengan adanya kanker kelenjar prostat. Padahal pria yang memiliki kadar PSA tinggi bisa saja mengalami kondisi lain yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan kanker kelenjar prostat.

PSA (prostate specific antigen) atau antigen spesifik prostat adalah protein yang diproduksi oleh sel-sel di kelenjar prostat. Apabila seseorang diduga mengidap kanker prostat, maka dia disarankan untuk menjalani tes PSA, yaitu tes darah untuk melihat ada atau tidak adanya kanker kelenjar prostat. Tes ini juga dilakukan untuk memantau perkembangan dalam pengobatan kanker kelenjar prostat yang sedang dilakukan.

Kelenjar prostat terletak tepat di bawah kandung kemih pada pria dan berfungsi melindungi serta memperkaya sperma. PSA dihasilkan oleh kelenjar prostat. Makin tinggi kadar PSA dalam darah, berarti ada sesuatu yang terjadi pada prostat Anda.

kelenjar prostat - alodokter

Kadar PSA yang Normal

Kadar PSA yang normal berbeda-beda, tergantung kepada usia masing-masing orang. Inilah kadar PSA normal yang perlu diketahui:

Usia 40-49 kadar PSA normal 2,7

Usia 50-59 kadar PSA normal 3,9

Usia 60-69 kadar PSA normal 5,0

Usia 70-75 kadar PSA normal 7,2

Penyebab Lain yang Membuat Kadar PSA Tinggi

Jangan langsung mengira tingginya kadar PSA adalah tanda-tanda kanker kelenjar prostat. Ada penyebab lain yang juga memungkinkan terjadinya kadar PSA dalam darah menjadi tinggi, yaitu:

Faktor penuaan usia

Meskipun kelenjar prostat tidak mengalami perubahan apa-apa dan tidak sedang dalam penanganan medis, kadar PSA dalam darah dapat meningkat dengan sendirinya. Tidak perlu panik, hal ini terjadi seiring bertambahnya usia.  Meskipun ini adalah hal yang normal, Anda disarankan tetap mempertahankan kadar PSA di tingkat yang rendah.

Hubungan seksual

Kadar PSA dalam darah dapat meningkat setelah Anda melakukan hubungan seksual. Pada kondisi normal, umumnya 2-3 hari setelah berhubungan intim, kadar PSA akan kembali normal. Oleh karena itu, biasanya jika seseorang ingin menjalani tes PSA, tidak diperkenankan untuk berhubungan seksual 48 jam menjelang jadwal tes.

Mengendarai sepeda

Sebagian ahli medis mengatakan bahwa terlalu lama mengendarai sepeda dapat menyebabkan peningkatan kadar PSA. Namun, sebagian lagi tidak setuju karena masih membutuhkan penelitian lebih lanjut. Seorang ahli urologi berpendapat kemungkinan bahwa pesepeda sekelas Lance Armstrong yang dapat berakibat kenaikan kadar PSA secara signifikan.

Peradangan kelenjar prostat

Kelenjar prostat dapat mengalami peradangan yang dikenal dengan istilah prostatitis. Peradangan inilah yang dapat menyebabkan kadar PSA menjadi tinggi. Prostatitis umumnya menyerang pria yang berusia kurang dari 50 tahun. Prostatitis yang disebabkan oleh bakteri dapat diobati dengan antibiotik, namun prostatitis yang tidak disebabkan oleh bakteri bersifat lebih tahan lama dan penanganannya akan lebih sulit.

Penanganan medis

Semua penanganan medis yang dilakukan di sekitar kelenjar prostat biasanya akan membuat kadar PSA meningkat. Hal ini terjadi karena kelenjar prostat mengalami trauma. Contoh penanganan medis semacam itu adalah pemasangan kateter di dalam kandung kemih. Dianjurkan untuk menunggu 2-3 minggu pasca tindakan sebelum melakukan tes PSA.

Pembesaran kelenjar prostat

BPH (benign prostatic hyperplasia) adalah kondisi ketika kelenjar prostat mengalami pembesaran, tetapi bukan kanker prostat. Ketika terjadi BPH, jumlah sel di prostat akan menjadi lebih banyak. Kelebihan sel itulah yang kemudian turut membentuk PSA sehingga kadar PSA menjadi lebih tinggi. Apabila tidak menyebabkan apa-apa, BPH tidak perlu disembuhkan. Namun ada kalanya BPH menyebabkan sulit buang air kecil atau justru sering buang air kecil. Jika terjadi kondisi ini, maka BPH perlu ditangani.

Infeksi saluran kemih

Kondisi infeksi saluran kemih juga menyebabkan peningkatan kadar PSA akibat terjadinya iritasi pada kelenjar prostat sehingga produksi sel prostat menjadi lebih banyak. Jadi, apabila Anda ingin menjalani tes PSA untuk mengetahui apakah terkena kanker prostat atau tidak, tunggulah sampai infeksi saluran kemih sembuh agar hasil pemeriksaan PSA bisa lebih akurat.

Cara Menurunkan Kadar PSA

Agar lebih tenang dan terhindar dari berbagai kelainan yang terkait dengan kelenjar prostat, Anda disarankan untuk menurunkan kadar PSA dalam darah. Cobalah dengan cara-cara ini.

  • Hindari makanan/minuman yang memicu naiknya kadar PSA. Contohnya adalah makanan/minuman hasil olahan susu, antara lain susu sapi, keju, dan yoghurt, serta daging sapi. Gantilah dengan makanan yang kaya akan antioksidan, seperti buah-buahan dan sayur-sayur
  • Konsumsi lebih banyak tomat karena kandungan likopennya berfungsi melindungi jaringan dari kerusakan. Tomat bersifat menurunkan risiko kanker kelenjar prostat dan menurunkan kadar PSA. Likopen pada tomat dapat lebih terserap tubuh apabila tomat dimasak dengan menggunakan minyak zaitun.
  • Minum jus delima. Zat antioksidan yang terkandung di dalamnya, seperti phenolic, flavonoid, dan anthocyanin dipercaya dapat menghambat sel kanker dan memperlambat naiknya PSA.
  • Untuk mendapatkan instruksi sejelas-jelasnya tentang bagaimana cara menurunkan kadar PSA, Anda disarankan untuk berkonsultasi kepada dokter. Dokter juga bisa meresepkan obat-obatan untuk pasien.
Mulai peduli dengan kadar PSA dalam darah mulai saat ini juga. Jangan sampai Anda lengah sebab pemeriksaan kadar PSA sangat penting demi bisa mendeteksi kehadiran sel kanker kelenjar prostat. Apalagi jika mengingat bahwa kanker ini masih berada di urutan kedua sebagai kanker paling mematikan bagi pria setelah kanker paru-paru.