Kalender Haid untuk Menghitung Masa Subur

Dengan kalender haid, Anda bisa mengetahui masa subur dan saat yang paling tepat untuk berhubungan seksual agar bisa segera mengandung.

Memiliki buah hati mungkin menjadi idaman setiap pasangan suami-istri, baik yang baru maupun yang sudah lama menikah. Langkah paling awal yang bisa Anda lakukan untuk segera menimang buah hati adalah dengan mengetahui siklus haid atau menstruasi Anda, salah satunya adalah dengan membuat kalender haid. Dengan memahami kalender haid sendiri, Anda jadi mengetahui kapan jadwal tamu bulanan datang dan informasi lain yang berkaitan dengan siklus menstruasi Anda. Misalnya masa paling subur Anda, yaitu saat di mana tubuh paling siap menghadapi bertemunya sel telur dan sperma.

Kalender Haid untuk Menghitung Masa Subur - alodokter

Kapan Masa Subur Anda?

Hari pertama menstruasi dalam satu bulan menandakan dimulainya siklus kalender haid. Selama siklus menstruasi berlangsung, salah satu indung telur (ovarium) akan melepaskan sel telur ke rahim melalui tuba falopi. Ini disebut sebagai masa ovulasi. Sel telur hanya dapat bertahan hidup selama 24 jam setelah dilepaskan. Dalam jangka waktu tersebut, sel sperma harus membuahi sel telur agar kehamilan bisa terjadi. Namun, ini bukan berarti Anda harus berhubungan seks pada masa ovulasi. Sperma dapat hidup dan berenang dalam tuba falopi selama beberapa hari setelah berhubungan seks, dan masih bisa membuahi sel telur yang dilepaskan dari ovarium.

Rata-rata wanita memiliki siklus menstruasi setiap 28 hari sekali, tapi ada juga yang kurang atau lebih. Itu artinya, Anda memiliki masa subur sekitar 6 hari setiap bulannya. Untuk mengetahui kapan masa subur Anda, ketahui dulu berapa lama siklus menstruasi Anda. Caranya adalah sebagai berikut:

  • Hitung dari hari pertama menstruasi dalam satu bulan hingga ke bulan berikutnya. Misalkan di bulan Juni Anda kedatangan tamu pada tanggal 1, lalu di bulan Juli pada tanggal 2. Jarak waktu 1 Juni hingga 2 Juli adalah 32 hari. Disarankan untuk menghitung siklus menstruasi selama 6 hingga 12 bulan.
  • Setelah itu, kurangi jumlah siklus menstruasi terpendek Anda dengan angka 18. Misalkan siklus haid paling pendek Anda adalah 28, maka 28-18=10. Ini berarti hari ke-10 dalam siklus haid merupakan hari pertama masa subur Anda.
  • Selanjutnya, kurangi jumlah siklus menstruasi terpanjang Anda dengan angka 11. Misalnya siklus haid terpanjang Anda adalah 32 hari, maka 32-11=21. Ini berarti hari ke-21 merupakan waktu terakhir masa kesuburan Anda.
  • Jika Anda ingin segera mengandung, disarankan untuk melakukan hubungan seksual di antara dua tanggal tersebut, yaitu hari ke-10 hingga ke-21 dalam siklus kalender haid Anda.
Anda juga bisa mengecek kapan masa kesuburan Anda dengan kalender haid ini. Perlu diingat bahwa waktu ovulasi dapat dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk sakit dan stres. Menggunakan metode kalender haid untuk memprediksi waktu ovulasi dan kesuburan bisa saja tidak akurat atau tidak dapat diandalkan, terutama jika siklus Anda tidak teratur. Wanita yang memiliki siklus menstruasi lebih pendek dari 26 hari atau lebih lama dari 32 hari tidak disarankan untuk menggunakan metode kalender haid guna menentukan masa subur.

Jika Anda ingin segera menimang buah hati, Anda bisa mencoba memanfaatkan kalender haid di atas. Tapi, disarankan untuk menemui dokter ahli kandungan guna mendapatkan saran dan nasehat yang lebih terpercaya.