Kandungan Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif yang Ampuh

Gigi kamu terasa sakit atau ngilu ketika makan es krim atau minum teh panas? Atau justru ketika sikat gigi? Bisa jadi itu karena kamu memiliki gigi sensitif. Kamu bisa mencoba menggunakan pasta gigi untuk gigi sensitif guna mengurangi ngilu di gigi.

Gigi sensitif terjadi ketika lapisan dasar gigi yang bernama dentin menjadi terbuka, akibat berkurangnya jaringan gusi (selimut pelindung yang menutupi akar gigi). Faktor pemicu yang membuat gigi kita menjadi sensitif pun ada banyak, misalnya:

Kandungan Pasta Gigi untuk Gigi Sensitif yang Ampuh - alodokter

  • Terlalu bersemangat saat sikat gigi, alias menyikat terlalu keras.
  • Menggunakan bulu sikat gigi yang keras.
  • Menggunakan obat kumur yang mengandung asam atau alkohol.
  • Gusi turun hingga membuat akar gigi terlihat, kondisi ini dapat disebabkan oleh penyakit periodontitis.
  • Radang gusi atau gingivitis.
  • Penumpukan plak di permukaan akar gigi.
  • Bakteri plak masuk ke pulpa gigi melalui gigi yang retak atau patah.
  • Suka menggeretakkan gigi hingga membuat enamel berkurang.
  • Menggunakan produk pemutih gigi atau pasta gigi yang mengandung baking soda dan peroxide.
  • Usia kamu antara 25-30 tahun.
  • Kebiasaan mengonsumsi makanan asam seperti jeruk, lemon, tomat, acar, atau teh.
Dan untungnya, gigi sensitif bisa diobati. Pengobatannya pun tidak asal, harus berdasarkan akar masalahnya. Kalau pemicunya sudah diketahui, dokter akan merekomendasikan pengobatan yang sesuai. Misalnya, kita disarankan untuk menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif dan menjaga kesehatan gigi secara keseluruhan.

Pasta gigi untuk gigi sensitif biasanya mengandung bahan tertentu yang tidak ada di pasta gigi biasa, contohnya Novamin atau calcium sodium phosphosilicate. Bahan ini, saat terkena air liur akan bereaksi langsung dengan melepaskan miliaran ion mineral di dalam mulut. Menurut hasil penelitian laboratorium, calcium sodium phosphosilicate atau Novamin ini mampu menutup tubulus dentin dan membentuk lapisan pelindung seperti hidroksiapatit di permukaan dentin dengan cepat.

Berbagai penelitian klinis pun sudah dilakukan guna menyelidiki khasiat calcium sodium phosphosilicate guna menghilangkan rasa sakit atau ngilu akibat gigi sensitif. Salah satu penelitian bahkan mengungkapkan bahwa menggunakan pasta gigi yang mengandung 5% calcium sodium phosphosilicate selama 8 minggu mampu mengurangi gigi sensitif secara signifikan.

Dan ternyata, Novamin terbuat dari berbagai bahan bioaktif yang juga digunakan dalam proses regenerasi tulang, mengobati radang pada gusi, membasmi kuman, dan  membersihkan plak pada gigi. Mineral atau bahan dasar pembuat calcium sodium phosphosilicate ternyata juga bisa ditemukan secara alami dalam air liur. Hal tersebut membuat calcium sodium phosphosilicate dirasa aman untuk digunakan dan tidak beracun.

Selain menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif, ada banyak cara lain guna mengurangi gigi sensitif, yaitu dengan:

  • Rajin sikat gigi dan menggunakan benang gigi secara teratur dengan benar, pelan-pelan, dan menyeluruh.
  • Menggunakan bulu sikat gigi yang lembut.
  • Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang bersifat asam agar tidak mengikis enamel gigi. Selain itu, hindari atau kurangi juga pengonsumsian soda, es krim, coklat, kopi panas, permen yang keras, permen yang lengket, buah-buahan yang asam, tomat, dan es batu.
  • Gunakan produk perawatan gigi yang mengandung fluoride setiap hari agar mengurangi sensitivitas gigi.
  • Jangan menggeretakkan gigi.
  • Jangan menggunakan pemutih gigi.
  • Jika ingin menggunakan obat kumur, hindari obat kumur yang mengandung alkohol atau asam.
Menghindari faktor pencetus dan merawat kesehatan gigi dan mulut dengan menggunakan pasta gigi khusus untuk gigi sensitif, dalam waktu beberapa minggu keluhan gigi sensitif akan membaik. Tidak hanya makanan panas atau dingin yang bisa membuat gigi sensitif menjadi ngilu. Makanan asam dan udara dingin juga bisa. Nah, agar kamu bisa bebas makan apa saja tanpa perlu takut gigi menjadi ngilu, rajin-rajinlah membersihkan gigi dan mulut dengan cara yang benar. Jangan lupa juga untuk pergi ke dokter gigi secara berkala untuk memeriksakan kesehatan gigi terlebih jika keluhan gigi sensitif tidak membaik meskipun sudah mencoba beberapa cara di atas.