KB Implan Bikin Gemuk, Ini Faktanya

KB implan merupakan pengontrol kehamilan jangka panjang yang digunakan oleh kaum wanita. Pengontrol kehamilan ini akan diletakkan pada lengan atas untuk menekan masa subur seorang wanita. Katanya, KB implan bikin gemuk wanita yang memakainya. Simak kebenarannya di artikel ini.

KB implan adalah jenis kontrasepsi hormonal yang melepaskan hormon progesteron ke dalam tubuh untuk mencegah kehamilan, dengan cara menghalangi pelepasan sel telur dari ovarium.

Keuntungan dan Kekurangan KB Implan

Berikut ini adalah beberapa kemudahan dan fakta tentang penggunaan KB implan:

  • KB implan merupakan salah satu kontrasepsi yang memiliki tingkat efektivitas tinggi. Jika terpasang dengan benar, dari 1000 wanita yang menggunakan implan dalam kurun waktu tiga tahun, kurang dari satu orang yang mengalami kehamilan.
  • Bisa digunakan selama 3 tahun, berguna bagi wanita yang tidak merencanakan kehamilan atau menunda untuk sementara waktu.
  • Kembalinya kesuburan dengan cepat setelah implan dicabut, dan implan dapat dicopot setiap saat, termasuk ketika munculnya efek samping yang tidak diinginkan.
  • Cocok untuk wanita yang tidak dapat menggunakan kontrasepsi yang mengandung estrogen.
  • Membantu mengatasi rasa nyeri saat haid dan nyeri panggul yang disebabkan oleh endometriosis.
  • Pilihan yang lebih mudah bagi wanita, dibandingkan dengan kontrasepsi jenis pil yang harus dikonsumi setiap hari
Kekurangan dari penggunaan kontrasepsi implan adalah tidak adanya perlindungan terhadap penyakit menular seksual, membutuhkan biaya lebih mahal karena perlu kunjungan ke dokter untuk pemasangan implan, implan harus dikeluarkan setelah tiga tahun, dan risiko berpindahnya implan dari posisi awal sehingga menyulitkan dokter saat akan mengeluarkannya. Namun efek serius dari KB implan jarang terjadi.

Terdapat dua jenis KB implan yang biasa digunakan, yaitu Implanon dan Nexplanon. Di banyak tempat, Nexplanon sudah digunakan sebagai pengganti Implanon. Implanon lebih berisiko sulit untuk dikeluarkan karena pemasangan yang berisiko terlalu dalam. Sedangkan Nexplanon lebih sederhana karena menggunakan alat pasang khusus untuk menurunkan risiko penempatan implan terlalu dalam di bawah kulit Anda. Nexplanon juga dirancang bisa dilihat menggunakan foto Rontgen, sehingga memudahkan saat pelepasan implan.

Nexplanon tidak memiliki kontraindikasi jika digunakan oleh wanita dengan berat badan berlebih. Namun, KB implan ini mungkin tidak efektif pada wanita yang memiliki indeks massa tubuh di atas 30 (mengalami obesitas).

Bagi wanita yang mengalami perdarahan abnormal pada vagina, penyakit hati, atau memiliki kanker payudara atau rahim, serangan jantung, stroke, atau pembekuan darah, dianjurkan tidak menggunakan KB implan jenis ini. Hal tersebut dikarenakan penggunaan implan dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah, stroke, atau serangan jantung terutama jika Anda juga memiliki kondisi lainnya seperti kelebihan berat badan.

Efek samping penggunaan KB implan antara lain adanya rasa sakit, memar, kemerahan, infeksi, jaringan parut. Efek lainnya seperti menstruasi yang tidak teratur, perubahan mood, dan kenaikan berat badan.

Beberapa wanita bertambah berat badannya saat menggunakan KB implan, tetapi tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa kenaikan berat badan tersebut disebabkan oleh KB implant. Untuk mengatasi kelebihan berat badan, Anda disarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dan berolahraga secara teratur.

Memilih alat kontrasepsi terkadang menjadi waktu yang sulit bagi Anda. Pilihan untuk menggunakan KB implan ada di tangan Anda. Dampak penggunaan KB implan bisa berbeda-beda pada masing-masing orang. Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan efek KB implan terhadap pertambahan berat badan.