Kenali Bagian Ginjal dan Fungsinya yang Penting untuk Tubuh

Anda perlu mengenal bagian ginjal dan fungsinya, agar lebih mengerti tentang organ tubuh yang satu ini. Fungsi ginjal sangat vital dan tugasnya termasuk berat karena mengolah berbagai racun, sehingga rentan mengalami gangguan.  

Gangguan ginjal bisa beragam, mulai dari batu ginjal hingga gagal ginjal yang sangat berbahaya. Itu sebabnya menjaga kesehatan ginjal sangat penting, apalagi, manusia bisa mengalami kehilangan fungsi ginjal hingga 90%, tanpa mengalami gejala apa pun.

bagian ginjal dan fungsinya - alodokter

Bentuk Unik dan Fungsi Penting Ginjal

Ginjal memiliki bentuk unik seperti kacang, yang terletak di belakang rongga perut. Organ ini ada dua, yaitu ginjal kanan dan kiri. Tiap ginjal memiliki ukuran sekitar 10-12 cm atau sebesar kepalan tangan.

Ginjal memiliki bagian-bagian seperti korteks, medula, vena, arteri, pelvis renalis, kaliks, ureter, dan bagian-bagian lain yang tidak kalah penting.

Fungsi ginjal terutama untuk menyaring darah dan membuang kotoran sisa-sisa metabolisme, memproduksi urine, dan menyeimbangkan cairan tubuh. Dalam sehari, darah pada tubuh kita melewati ginjal beberapa kali.

Berikut adalah fungsi-fungsi ginjal secara lengkap :

  • Mengatur zat asam
Makanan yang kita makan dapat meningkatkan produksi asam di dalam tubuh. Metabolisme tubuh juga menghasilkan asam. Ginjal kemudian membantu tubuh menetralisir asam tersebut, sekaligus membuat kondisi asam seimbang dalam tubuh.
  • Mengatur tekanan darah
Ketika tekanan darah terlalu rendah, ginjal akan berusaha meningkatkannya dengan memproduksi protein yang disebut angiotensin. Cara ini juga merupakan usaha tubuh dalam mempertahankan kadar air dan natrium. Ginjal melakukan hal ini karena organ tersebut membutuhkan tekanan yang stabil untuk menyaring darah.
  • Mengatur sel darah merah
Ginjal juga turut berperan dalam mengatur sel darah. Tubuh memerlukan sel darah merah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika ginjal kekurangan oksigen, organ ini meminta bantuan hormon eritropoietin, yang akan merangsang sumsum tulang memproduksi sel darah merah.
  • Menyeimbangkan kadar cairan dan mengatur pembuangan
Ginjal bertugas menyeimbangkan kadar cairan dalam tubuh sepanjang hari. Jadi, jika tubuh kekurangan cairan, ginjal menahan agar tubuh tidak mengeluarkan cairan. Sementara itu, jika ada kelebihan garam, racun dan zat sisa lain yang ada di dalam tubuh maka akan diproses oleh hati dan diteruskan ke ginjal, untuk kemudian siap dikeluarkan dari tubuh bersama urine.

Risiko Gangguan pada Ginjal

Begitu beratnya tugas ginjal, sehingga organ tubuh yang satu ini kerap terkena gangguan. Inilah beberapa gangguan ginjal yang sering terjadi:

  • Batu ginjal (nefrolitiasis), yaitu ketika mineral mengkristal sehingga dapat mengganggu aliran urine. Batu ginjal yang tidak terlalu besar dapat ikut keluar bersama urine, tapi jika ukurannya cukup besar, perlu tindakan dokter untuk mengatasinya.
  • Sindrom nefrotik, yaitu kerusakan pada ginjal, sehingga protein dapat terbuang melalui urine, umumnya ditandai dengan edema atau pembengkakan pada area wajah dan tungkai.
  • Pielonefritis, yaitu peradangan pada pielum/pelvis ginjal yang disebabkan karena penyebaran bakteri ke ginjal dari infeksi kandung kemih yang tidak diobati.
  • Glomerulonefritis, yaitu peradangan atau kerusakan pada ginjal akibat serangan dari sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif.
  • Penyakit ginjal polikistik, yaitu gangguan ginjal secara genetik yang dapat membentuk kista-kista pada ginjal dan mempengaruhi fungsinya.
  • Gagal ginjal, yaitu fungsi ginjal yang memburuk akibat kerusakan ginjal, penyumbatan di saluran kemih, atau kurangnya cairan.
Selain itu, masih banyak jenis-jenis gangguan ginjal yang mungkin terjadi. Penting untuk memahami bagian ginjal dan fungsinya, sehingga Anda lebih mengerti dan sadar betapa pentingnya menjaga kesehatan ginjal.