Kenali Ciri-Ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula dan Cara Mengatasinya di Sini!

Ditinjau oleh: dr. Kevin Adrian

Penting bagi Anda untuk mengenali ciri-ciri bayi tidak cocok susu formula. Pasalnya, jika terus dipaksakan meminumnya, kondisi ini akan menimbulkan gejala-gejala yang dapat mengganggu kesehatan Si Kecil.

Tidak semua produk susu formula yang tersedia di pasaran cocok untuk Si Kecil. Beberapa produk bahkan menimbulkan gejala atau ciri-ciri bayi tidak cocok susu formula. Dalam hal ini ada dua hal mengapa Si Kecil tidak cocok dengan susu formula yang dikonsumsinya, yakni karena alergi terhadap susu formula dan bisa juga karena intoleransi laktosa.

Ciri-ciri bayi tidak cocok susu formula karena alergi dan intoleransi laktosa kadang memang membingungkan. Gejala yang ditimbulkan oleh keduanya memang mirip. Tapi walau bagaimanapun, kedua kondisi itu sebenarnya berbeda. Alergi susu formula terjadi ketika sistem kekebalan tubuh Si Kecil bereaksi terhadap salah satu protein yang terdapat di dalam susu formula. Hal ini merupakan kondisi umum yang kerap dialami bayi pada tahun pertama kehidupannya. Sementara intoleransi laktosa terjadi ketika Si Kecil mengalami kesulitan mencerna laktosa, yang merupakan gula alami yang ditemukan dalam susu. Umumnya, intoleransi laktosa ini terjadi setelah infeksi saluran pencernaan akibat virus atau gastroenteritis, dan bisa berlangsung sekitar empat minggu sebelum usus pulih dan mulai memecah laktosa lagi.

Ketahui Ciri-Ciri Bayi Tidak Cocok Susu Formula di Sini

Ciri-ciri bayi tidak cocok susu formula yang disebabkan karena alergi susu formula meliputi:

  • Reaksi terhadap kulit seperti ruam merah dan gatal, atau pembengkakan pada bibir, wajah, dan sekitar mata.
  • Masalah pencernaan seperti sakit perut, muntah, kolik, diare, konstipasi, hingga kadang BAB berdarah.
  • Gejala alergi seperti pilek.
  • Eksim yang tidak membaik dengan pengobatan.
  • Gangguan pernapasan seperti napas berbunyi mengi, batuk, sesak napas, sulit bernapas, atau bahkan gejala alergi parah seperti anafilaksis yang butuh penanganan medis segera.

Adapun ciri-ciri bayi tidak cocok susu formula yang disebabkan karena intoleransi laktosa meliputi:

  • Diare.
  • Muntah.
  • Kram atau nyeri di perut.
  • Kembung.

Gejala-gejala di atas bisa muncul dalam waktu beberapa menit hingga beberapa jam setelah minum susu formula.

Tips Mengatasi Gejala Bayi yang Tidak Cocok Susu Formula

Jika bayi Anda tidak cocok dengan susu formula karena alergi susu, maka Anda bisa mencegah reaksi alergi tersebut terjadi, antara lain dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Bagi Anda yang masih menyusui atau masih memberikan ASI kepada Si Kecil, hindari mengonsumsi produk susu. Karena protein dalam susu yang Anda konsumsi akan masuk ke ASI dan dapat menimbulkan reaksi alergi kepada bayi. Jangan lupa untuk memeriksa label makanan dan minuman yang ingin Anda konsumsi, dan pastikan itu tidak mengandung susu. Berkonsultasilah pada dokter atau ahli gizi terkait sumber kalsium alternatif dan nutrisi penting lainnya yang harus dipenuhi, baik untuk Anda maupun Si Kecil.
  • Bagi Si Kecil yang memang mengonsumsi susu formula, Anda bisa berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi terkait penggantian produk susu formula yang lebih cocok untuk Si Kecil. Anda bisa mengganti susu formula dengan jenis susu formula hypoallergenic, yakni susu formula berbasis asam amino khusus, yang bisa dibeli secara bebas atau dengan resep dokter.
  • Pemberian susu berbahan kedelai sebagai pengganti susu formula pada bayi dengan alergi susu formula sebaiknya dikonsultasikan dulu dengan dokter. Hal ini karena sebagian bayi yang alergi susu formula juga alergi terhadap susu berbahan kedelai.

Jika bayi Anda tidak cocok dengan susu formula karena intoleransi laktosa, Anda bisa mengatasinya dengan beberapa cara berikut ini:

  • Hindari semua produk susu dan makanan yang mengandung laktosa. Jangan lupa untuk memeriksa label makanan, pastikan tidak terdapat kandungan laktosa atau susu.
  • Perhatikan reaksi yang terjadi saat gejala intoleransi laktosa terjadi pada Si Kecil. Beberapa bayi sangat sensitif, sementara bayi lainnya masih bisa mencerna laktosa meski dalam jumlah sedikit. Jika Si Kecil sangat sensitif terhadap laktosa, hindari semua sumber makanan dan minuman yang mengandung laktosa. Jika tidak terlalu parah, Anda mungkin masih bisa memberikan produk susu dalam jumlah kecil.
  • Jika Anda dan Si Kecil harus menghindari produk susu, maka pastikan kebutuhan kalsium dan nutrisi lainnya terpenuhi. Lengkapi makanan dan minuman Si Kecil dengan sumber kalsium seperti sayuran hijau, jus buah, tahu, brokoli, salmon, dan buah jeruk. Jangan lupa untuk melengkapi nutrisi dengan vitamin A, D, riboflavin, dan fosfor.
  • Anda juga tetap bisa memberikan susu kepada Si Kecil dengan produk susu yang bebas laktosa. Jangan lupa untuk berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi terkait susu formula yang cocok dan kebutuhan sumber nutrisi penting untuk tubuh Anda dan Si Kecil.

Jika Si Kecil menunjukkan ciri-ciri bayi yang tidak cocok susu formula seperti disebutkan di atas, maka Anda dianjurkan untuk menghentikan memberikan susu formula dan segera berkonsultasi ke dokter.

Referensi