Ketahui Informasi tentang Hemiplegia di Sini

Apakah Anda pernah mendengar istilah medis hemiplegia? Hemiplegia adalah kelumpuhan yang terjadi pada salah satu sisi tubuh Anda. Sebagian besar kelumpuhan disebabkan oleh stroke atau cedera, seperti cedera saraf tulang belakang atau leher yang patah.

Kelumpuhan adalah hilangnya kemampuan otot untuk bergerak. Gerakan tubuh dikendalikan oleh pesan yang dikirim dari otak menuju otot untuk menciptakan gerakan. Bila bagian otak rusak akibat kondisi tertentu seperti stroke, maka hantaran pesan dari otak menuju otot dapat terganggu. Dan itulah yang membuat Anda kesulitan untuk menggerakkan sebagian atau seluruh bagian tubuh.

hemiplegia

Ini Penyebab dan Gejala Hemiplegia

Kelumpuhan atau ketidakmampuan otot untuk bergerak adalah salah satu kecacatan yang paling umum terjadi akibat stroke. Sebanyak 9 dari 10 orang yang menderita stroke, dapat menderita kelumpuhan pada tingkatan tertentu setelah mengalami stroke.

Biasanya, kelumpuhan terjadi pada sisi tubuh yang berlawanan dengan sisi otak yang rusak akibat stroke. Namun, kelumpuhan juga bisa terjadi dan memengaruhi bagian tubuh manapun.

Jika kelumpuhan terjadi pada salah satu sisi yang membuat Anda tidak bisa bergerak, kondisi ini disebut dengan hemiplegia. Sedangkan kelemahan pada sebagian tubuh namun Anda masih bisa menggerakkan tubuh Anda disebut dengan hemiparesis.

Adapun beberapa gejala hemiplegia, meliputi:

  • Kehilangan kontrol terhadap kandung kemih.
  • Sulit berbicara, menelan, dan juga bernapas.
  • Kekakuan dan kelemahan pada otot di salah satu sisi tubuh.
  • Kesulitan untuk berjalan.
  • Kehilangan keseimbangan tubuh.
  • Adanya kesulitan untuk memegang benda.
  • Gangguan koordinasi gerakan.

Baik hemiplegia atau hemiparesis, bisa terjadi pada di beberapa bagian tubuh Anda, misalnya lengan, tangan, tungkai kaki, dan juga otot wajah Anda. Jika Anda mengalami kelumpuhan pada sebagian sisi tubuh Anda, sedikit banyak Anda akan mengalami kesulitan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti makan, berpakaian, dan juga saat di kamar mandi.

Pentingnya Penanganan dan Perawatan dini pada Hemiplegia

Jika Anda mengalami kelemahan anggota gerak, Anda mungkin bisa untuk memperoleh kembali kekuatan dan gerakan-gerakan Anda yang sebelumnya terbatas.

Berbagai perawatan dapat digunakan untuk membantu memperbaiki gerakan pada lengan dan juga tungkai kaki yang mengalami kelumpuhan tersebut. Perawatan meliputi modified contraint-induced therapy  mCIT (terapi untuk mendorong penggunaan bagian tubuh yang mengalami kelumpuhan) dan stimulasi listrik yang bertujuan sebagai perawatan untuk meningkatkan kewaspadaan sensorik, memperkuat bagian tubuh yang melemah, serta meningkatkan jangkauan gerakan.

Setidaknya, dibutuhkan waktu berminggu-minggu, berbulan-bulan, hingga bertahun-tahun untuk mencapai pemulihan secara penuh dari kelumpuhan yang dialami. Anda juga disarankan untuk rutin melakukan latihan fisik dan fisioterapi.

Selain itu, ada beberapa hal yang harus Anda lakukan jika Anda mengalami kelumpuhan, misalnya:

  • Tetap aktif bergerak dan menggunakan otot Anda.
  • Gunakan sepatu yang datar.
  • Gunakan alat bantu, misalnya tongkat atau alat bantu jalan yang direkomendasikan oleh dokter.
  • Perkuatlah otot kaki dan keseimbangan Anda, melalui beragam latihan.
  • Perhatikan setiap pijakan langkah Anda ketika berjalan.
  • Minta orang lain untuk membantu memasang alat bantu pegangan di dinding rumah.

Mengalami kelumpuhan pada satu bagian tubuh Anda adalah kondisi medis berat dan tidak boleh Anda abaikan. Jika Anda mengalami hemiplegia atau hemiparesis, kondisi ini perlu dikonsultasikan pada dokter agar dapat ditangani. Dokter beserta tim medis lain akan membantu merencanakan perawatan untuk mempertahankan atau meningkatkan kualitas hidup Anda.

Campur tangan orang terdekat dalam memberi dukungan dan memberikan perawatan untuk Anda juga tidak kalah penting. Meski sulit beraktivitas, tetap semangat dan menjalani pola hidup sehat dengan aktif berolahraga pasca terkena hemiplegia dapat meningkatkan kualitas hidup dan mencegah depresi. Dengan penanganan yang lebih dini, kemungkinan untuk pulih akan semakin tinggi.

 

Referensi