Tanya Dokter

  • Abortus imminens

  • Nama saya Sri Ratnasari umur (32) HPHT saya 2 Sept 2016, saya blm melakukan usg smpe tgl 3 nov 2016, pada hari jum'at saya mengalami flek hanya bercak warna merah muda di cd saya, Sorenya saya ke RS dan dengan hasil usg usia kandungan 6minggu 4D, akhirny dokter memberikan obt penguat PREMASTON 2X /hari dan Obipluz 1x/hari dan disuruh balik lagi 2 minggu,dan paginya sya melakukan aktifitas seperti biasa nyuci baju, nyuci piring, bikin sarapan, dan siang keluar darah hanya du tisyu sehabis buang air keci warna orange agak gatel, akhirny saya langsung bedrest, keesokan harinya saya keluar flek darah lagi hanya di tisyu warna orange, saya baca2 premastonnya itu untuk 5 hari pertama minum 3x/hari saya pun minum 3x/hari tpi darah tetap keluar setiap saya hendak buang air besar skrng bersama jaringan kecil seperti kita menstruasi, sayapun penasaran krn adanya keluar jaringan,hari senin tgl 6 nov 16 saya ke RS yang berbeda dan dokter yg berbeda tapu lagi lagi diagnosa dokter sama saya msh harus melanjutkan kehamilan dengan masa tunggu 2 minggu, saya terus bedrest dan pada tgl 9 Nov 16 saya ke klinik dan dokter berbeda pula tapi hasilnya tetap sama saya abirtus imminens dan dikasih obat PROGEATON DAN FOLAS, wktu itu smpai malam jam 24.00 saya belum pulang karena mobil mogok,keesokan harinya saya minum progeston 2x sehari karena premason nya hbs, dan ditambah vit obiplus,darah keluar kalau saya sholat dan buang air kecil, kesokan harinya saya minum progeston 1 , obiplus 1 , folas 1, apakah saya salah menggabungkan 2 vit untuk diminum, terus saya minum susu beruang 1 kaleng, sorenya di bagian ms v saya keram dan akhirny embrio keluar juga beserta jaringan yang lain... Pertanyaanya apakah saya salah meminum obat tdk sesuai dokter? Apakah saya karena minum susu beruang? saya tidak tahu kenapa embriony bisa keluar, karena saya hanya diberi obat penguat dan vit dan bedrest saya tidak disuruh test apapun hanya usg .. Tolong saya dokter..

    Halo Sri, Keguguran adalah suatu kondisi dimana terjadi kematian janin di dalam kandungan pada usia kurang dari 20 minggu. Trimester 1 pada kehamilan merupakan suatu kondisi yang cukup rawan bagi ibu dan bayi sehingga membutuhkan perhatian extra. Penyebab secara pasti belum diketahui namun adanya keabnormalan pada kromosom menyebabkan janin tidak dapat berkembang. Beberapa faktor lain dapat Anda baca pada link ini. Abortus imminens merupakan salah satu jenis keguguran, dimana keguguran belum terjadi namun pada kondisi ini janin masih baik dan leher rahim masih manutup. Umumnya pada kondisi ini pemeriksaan dilakukan hanya melalui USG dan dokter akan menyarankan untuk bed rest total serta obat-obatan penguat kandungan. Ibu diharapkan menghindari kegiatan fisik berlebih dan banyak beristirahat di tempat tidur. Obat premeston dan progeston adalah obat yang mengandung allylestrenol yang berfungsi mempertahankan kehamilan dan mencegah terjadinya keguguran, Sedangkan folas dan obipluz adalah obat yang mengandung vitamin yang baik dikonsumsi saat hamil. Sehingga obat-obatan ini cukup aman dikonsumsi. Mengingat penyebab keguguran yang masih belum diketahui pasti, maka sebaiknya Anda mengiklaskan keadaan ini dengan tetap berusaha menjaga kondisi agar tetap fit bersama pasangan. Yang perlu diperhatikan adalah pastikan kondisi ini dengan dokter kandungan yang menangani Anda untuk memastikan keguguran yang terjadi, agar tidak ada sisa jaringan yang tertinggal yang dapat menimbulkan suatu gangguan kedepannya. semoga bermanfaat, dr. Tantya