Tanya Dokter

  • Agar bisa buang angin

  • Selamat pagi Dok, saya mau tanya. Agar bisa buang angin dan agar ulu hati tidak panas, harus bagaimana ya? Mohon informasinya, terima kasih.

    Dear Shelvia, Buang angin atau flatulensi (flatus) merupakan hal normal yang dialami setiap individu. Gas dalam usus diproduksi karena adanya bakteri di dalamnya yang mencerna sisa-sisa makanan dengan menghasilkan gas. Gas ini akan terdorong ke luar dari tubuh sehingga buang angin terjadi. Frekuensi dan volume normal dari buang angin tidak didefinisikan. Mungkin hanya Anda yang tahu apakah buang angin Anda "normal" atau "tidak normal". Jika Anda merasa sulit untuk buang angin, mungkin saja hal ini merupakan salah satu gejala dari penyakit seperti adanya sumbatan (obstruksi) di usus besar yang dikarenakan tinja yang keras dan besar sehingga menghambat aliran gas ke luar tubuh. Selain itu, gangguan bakteri normal usus baik dalam jumlah maupun jenisnya mungkin juga berpengaruh pada produksi gas dalam usus. Dalam beberapa kasus, produksi gas menjadi sedikit sehingga frekuensi buang angin pun berkurang. Mengenai ulu hati yang terasa panas bisa disebabkan oleh aliran asam lambung yang naik ke atas dari lambung menuju ke kerongkongan. Asam lambung akan mengiritasi kerongkongan sehingga menimbulkan sensasi panas di ulu hati. Untuk lebih jelasnya, silakan konsultasikan keluhan Anda ke dokter. Dokter akan menanyakan secara lebih rinci riwayat keluhan Anda dan akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan perut. Pemeriksaan penunjang seperti tes tinja atau foto rontgen perut mungkin akan dilakukan. Berikut tips yang dapat Anda lakukan di rumah:

    • makan dengan porsi kecil tapi sering
    • minum air putih dalam jumlah cukup agar tidak terjadi sulit buang air besar yang bisa disertai sulit buang angin
    • minum suplemen prebiotik dan probiotik yang dapat membantu menjaga keseimbangan bakteri normal dalam usus sehingga pencernaan akan lebih lancar
    • istirahat yang cukup
    • baca artikel tentang konstipasi
    Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya