Tanya Dokter

  • Apa alergi bisa disembuhkan?

  •  Yenni Indri
    Anggota

    malam dok, saya sering sekali alergi. gk bisa kena panas matahari sedikit saya akan langsung gatal-gatal, gk bisa kena debu juga gatal-gatal, kedinginan atau kepanasan juga gatal-gatal dok. gimana ya dok cara nyembuhinnya??? Terima Kasih ^_^

    Hi, Alergi pada dasarnya merupakan reaksi dari sistem kekebalan tubuh seseorang yang timbul akibat adanya paparan terhadap suatu zat/kondisi yang dianggap normal oleh sistem kekebalan tubuh orang lain pada umumnya. Oleh karena alergi timbul akibat reaksi 'abnormal' dari tubuh masing-masing orang, cara paling efektif untuk mencegah timbulnya alergi adalah dengan cara menghindari kontak/paparan dengan alergen, yaitu sesuatu yang menimbulkan reaksi alergi pada tubuh Anda. Langkah pertama yang harus dilakukan adalah dengan mengenali dan memastikan kondisi apa yang memicu timbulnya reaksi alergi pada tubuh Anda. Hal ini dapat dicapai dengan: 1. Setiap timbul alergi, catat hal yang sebelumnya Anda lakukan atau makanan yang Anda makan,dsb 2. Konsultasikan dengan dokter, dokter biasanya akan melakukan tes untuk mengetahui alergen, contohnya dengan skin test. Jika penyebab alergi sudah diketahui secara pasti, maka penghindaran paparan akan lebih mudah untuk dilakukan.   Jika Anda merasa reaksi alergi timbul, segera konsultasikan dengan dokter. Berikut merupakan beberapa terapi yang mungkin akan diberikan oleh dokter: 1. Meminum obat antihistamin dan antiinflamasi 2. Epi-pen. Jika alergi sudah sangat parah dokter mungkin memberikan suntikan untuk dibawa-bawa, untuk antisipasi jika suatu saat alergi yang parah timbul 3. Obat tetes mata, jika alergi melibatkan mata 4. Obat pelega sumbatan, jika alergi melibatkan hidung / saluran napas Untuk beberapa jenis alergi, apabila sangat menganggu dokter mungkin menyarankan untuk melakukan Imunoterapi. Imunoterapi merupakan pemberian paparan ekstrak alergen pada tubuh dalam jangka waktu tertentu hingga tubuh menjadi kuat terhadap alergen tersebut.   Semoga membantu, Dian Paramitasari, dr.