Tanya Dokter

  • Apakah alergi sama dengan asma

  • Dok, Apakah asma sama dengan alergi? Saya kalo influensa sering sesak nafas. Keadaan perasaan yg amat sedih dan menangis, kadang juga membuat sesak nafas. Kedua anak saya laki2, juga sepertinya sama dengan saya...terkadang sesak nafas.mohon penjelasannya.

    Halo Yeni Rahayu HiFiq, terimakasih atas pertanyaannya untuk Alodokter

     

    Asma dan alergi adalah kondisi yang berbeda meskipun sama-sama disebabkan oleh respon imunitas tubuh yang berlebihan akibat pemicu tertentu.

    Pada asma, respon imunitas tubuh terjadi secara spesifik di saluran nafas kecil di paru setelah paparan dengan pemicu tertentu. Pemicu asma bisa jadi sama dengan pemicu alergi, namun tidak semua pemicu asma dapat menyebabkan alergi. Beberapa hal yang dapat memicu asma namun tidak dapat memicu reaksi alergi misalnya asap rokok, polusi udara, infeksi virus atau bakteri di saluran nafas, olahraga, stress, cuaca misalnya udara yang terlalu dingin dan terlalu kering.

    Reaksi alergi dapat terjadi di bagian tubuh manapun seperti di kulit (menimbulkan gatal dan bengkak pada kulit yang disebut urtikaria atau yang dikenal dengan biduran, atau dermatitis kontak alergi), di saluran nafas (menimbulkan gejala sesak nafas mirip asma, namun dapat juga menimbulkan gejala seperti bengkak pada mulut dan bibir, hidung gatal, pilek dan batuk), di saluran cerna (menimbulkan gejala mencret, BAB berdarah), di mata (menimbulkan mata merah dan gatal), serta dapat juga terjadi di seluruh tubuh (menimbulkan respon berupa syok anafilaksis).

    Kondisi asma dan alergi sama-sama dapat diturunkan (terdapat pengaruh genetik).

     

    Kondisi yang anda dan anak-anak anda miliki kemungkinan adalah asma. Berikut ini adalah beberapa gejala asma yang dapat anda perhatikan:

    1. sesak nafas
    2. dada yang terasa terikat
    3. batuk terutama di malam hari
    4. mengi atau nafas berbunyi ngik-ngik

     

    Beberapa hal yang umumnya dapat memicu serangan asma:

    1. infeksi saluran nafas misalnya influenza
    2. stress
    3. olah raga
    4. iritasi saluran nafas seperti paparan debu, asap rokok, polusi
    5. alergi terhadap bahan tertentu seperti bulu binatang, serbuk sari, spora jamur, dan lain-lain
    6. udara dingin
    7. obat tertentu seperti beta bloker, aspirin, ibuprofen

     

    Untuk memastikan diagnosis asma, sebaiknya anda dan anak-anak anda melakukan pemeriksaan secara langsung ke dokter, karena diperlukan keterangan lebih lengkap mengenai gejala klinis yang anda rasakan dan perlu dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang yang mendukung diagnosis asma. Beberapa pemeriksaan penunjang yang dapat digunakan untuk mendiagnosis asma antara lain:

    1. Tes fungsi paru dengan menggunakan spirometri ataupun peak flow meter
    2. Tes dengan menggunakan methacholine
    3. Rontgen dada ataupun CT scan (biasanya untuk menyingkirkan kemungkinan diagnosis lainnya)
    4. Tes alergi
    5. Pemeriksaan eosinofil dalam dahak

     

    Sementara itu, sebaiknya anda coba perhatikan hal-hal apa saja yang biasanya memicu serangan sesak nafas yang anda dan anak-anak anda alami dan cobalah untuk menghindari pemicu tersebut.

     

    Sekian informasi yang dapat saya berikan, semoga cukup menjawab

     

    dr. Irna Cecilia