Tanya Dokter

  • alergi dingin

  • Malam dok, dari kecil saya mempunyai fisik yang sedikit lemah, mudah masuk angin. Kena angin sedikit, langsung meriang... Memasuki dunia kerja 3thn lalu, saya jadi tidak kuat dengan dingin mungkin karena AC... beberapa kali saya sering pingsan (masih sadar, namun tubuh terasa lemas) kalau merasa sangat dingin, pusing, sesak napas, bahkan kejang (kedua tangan saya menjadi kaku dan sulit digerakkan), terkadang bibir saya sampai membiru... Hal sperti ini juga saya rasa bebrapa bulan kemarin.. Ditambah lagi akhir2 ini, saya sering sakit tenggorokan,, hidung sperti tersumbat,, kadang sampai sulit bernafas.. Waktu saya periksa, katanya alergi dingin. Apa benar dok itu alergi dingin??? Apa sakit tenggorokan yang sering saya rasa ada kaitannya dengan saya yang sampai pingsan gara2 kedinginan???

    Dear Setia, Alergi dingin didefinisikan sebagai munculnya bilur yang gatal pada kulit akibat paparan dingin. Melihat keluhan Anda, kemungkinan Anda tidak mengalami alergi dingin. Ada beberapa kemungkinan yang Anda alami berupa:

    • variasi individu yang normal, tidak perlu diobati
    • hipotiroid
    • efek samping obat jantung dan psikiatri
    • hipotermia
    • stres
    • dsb.
    Sakit tenggorokan yang Anda alami kemungkinan diakibatkan pajanan udara dingin dan kering yang terus menerus sehingga mengiritasi tenggorokan. Meski begitu ada juga penyebab lain yang mungkin:
    • faringitis
    • tonsilitis
    • radang kerongkongan
    • kanker tenggorokan
    • dsb.
    Sebaiknya Anda konsultasikan keluhan Anda dengan dokter agar dokter dapat menganalisis keluhan Anda dan dapat melakukan pemeriksaan fisik yang perlu. Pemeriksaan penunjang seperti tes laboratorium dan USG mungkin akan dianjurkan dokter untuk membantu menegakkan diagnosis. Jika Anda sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, diskusikan dengan dokter perihal efek sampingnya, khususnya jika obat tersebut adalah obat jantung atau obat psikiatri. Kenakan juga baju hangat atau lengan panjang untuk membantu mengatasi keluhan Anda. Demikian penjelasan saya, semoga bermanfaat. Terima kasih dan salam, dr. Rony Wijaya