Tanya Dokter

  • anak sering batuk, bahkan disertai sesak dan flu

  • Dok,anak sy 2th9bln,sdh 4 bulan ini sedang terapi jalan karna ada brhonithis,emang udh ga sering batuk,tp udh 2hari ini batuknya dteng lg disertai flu,batuknya sering malah seperti ada sesek,saya tkut ada asma krna saya jg pnya asma,kta dkter yg terapi anak sya katanya kalo sesek dikasih obat lassal syrup aja yg buat sesek,tp udh 2x dikasih malah tambah batuk,knpa ya dok,apa anak sya alergi obat itu?mksi dok

    Mohon diblas ya dok..

    riska maenawanti  Barray Suspensi
    Anggota

    Anak saya batuk udah lebih dari 1 bln dok kalau batuk sampai buang kentut dok mank pada waktu lahir nya prematur mohon petunjuk nya ya dok terima kasih

    riska maenawanti  dr. Lina Saleh
    Dokter

    Selamat Siang, Ibu Riska dan Bapak Barray, kami memohon maaf atas lama nya respon kami dalam memberi jawaban pertanyaan Anda, hal tersebut terjadi bukan karena di sengaja, namun karena kesalahan pada tekhnis penjawaban, sering kali ada pertanyaan yang missed dan terpendam di bawah karena pemasukan pertanyaan harian yang banyak hingga terus menggeser pertanyaan yang lebih lama ke bawah. Terima kasih atas  kesabarannya. Saya akan mencoba membantu menjelaskan mengenai batuk pada anak. Lassal syrup mengandung salbutamol, dan biasa digunakan  sebagai obat sesak pada asma. hati-hati pemberian obat, makan atau pun minuman pada anak yang sedang sesak, karena dapat mengakibatkan aspirasi (keselek) sehingga cairan masuk ke paru-paru, dan menyebabkan batuk hingga sesak napas yang bertambah berat. pastikan anak dalam kondisi duduk, dan minumkan secara perlahan-lahan. jika dengan cara tersebut tidak juga membaik, sebaiknya segera kembali ke dokter. Pada saat batuk, tekanan rongga perut meningkat, maka pada anak wajar jika batuk-batuk yang dialami menyebabkan buang angin atau buang air. Namun jika batuk terjadi berlebihan dan terus menerus perlu segera diperiksakan, terlebih lagi anak anda sudah 1 bulan mengalami batuk. Batuk yang terjadi sesekali merupakan refleks normal tubuh untuk menjaga dan melindungi saluran napas baik dari mukus yang dihasilkan oleh sel-sel saluran napas, atau dari benda asing yang terhirup atau dari partikel iritatif lainnya. namun jika batuk terjadi berulang kali dan disertai gejala lain menandakan bahwa batuk tersbut berkaitan dengan penyakit yang dialami,  diantara nya disebabkan oleh :

    • influenza atau common cold
    • alergi atau asma
    • bronkhiolitis
    • croup ( laringotrakeobronkhitis)
    • pertusis
    • difteri
    • pneumonia
    • tuberkulosis
    Batuk merupakan gejala, jika dilihat dari karakteristiknya, batuk dapat dibedakan menajdi beberapa untuk memudahkan anda dlam mengenali nya, yaitu :
    • Batuk disertai pilek dan demam ringan (demam tidak tinggi), TIDAK disertai napas cepat, kesulitan bernapas dan sesak napas. Biasa terjadi pada anak-anak. Batuk jenis ini cenderung disebabkan oleh virus, dan sering terjadi pada anak. Bahkan rata-rata 1 anak (usia 6 bulan hingga 5 tahun) dapat mengalami batuk ini hingga 6 sampai 8 kali dalam 1 tahun. Batuk pilek jenis ini akan sembuh dengan sendiri nya dalam beberapa hari.
    • Batuk disertai demam sangat tinggi, anak dengan napas cepat dan atau terlihat sesak, cenderung lemas dan tidak aktif, maka perlu dicurigai terjadi pneumonia (infeksi paru). Dalam kondisi ini anak harus segera diperiksakan ke dokter untuk segera ditangani.
    • batuk terjadi disertai wheezing (bunyi tinggi melengking saat membuang napas), biasa terjadi pada anak dengan asma atau bronkhiolitis. Wheezing terjadi akibat pembengkakan pada saluran napas bawah, baik akibat otot napas menyempit atau akibat lendir, maka udara dari paru akan melewati jalur sempit, sehingga terdengar seperti tiupan botol (wheezing). Biasa terjadi pada anak dengan riwayat asma atau alergi, yang didahului dengan terjadinya batuk pilek biasa yang kemudian memicu terjadi nya serangan asma.
    • batuk pada malam hari, biasa terjadi pada common cold (flu) atau anak dengan asma/alergi. pada kondisi tersebut batuk terjadi akibat iritasi dari lendir yang tertelan saat posisi tidur, yang kemudian memicu rasa gatal di tenggorokan dan terjadi batuk. Pada anak asma, dapat terjadi akibat udara dingin.
    • batuk dengan nada bunyi menggonggong, khas pada penyakit Croup, akibat infeksi virus yang menyebabkan pembengkakan daerah laring dan faring , dan pada kondisi berat dapat menyebabkan sumbatan jalan napas. Sering disertai gejala suara serak, mendengkur, dan suara stridor( suara serak yang terdengar seperti ngorok setiap kali bernapas). Pada kondisi ini dapat menyebabkan anak tidak dapat bernapas, maka harus segera diperiksakan ke dokter.
    • batuk terus menerus tanpa jeda, atau dengan jeda untuk menarik napas saja, dikenal dengan istilah whooping. terjadi pada pertusis (infeksi bakteri), terutama pada anak yang belummendapat vaksis DPT. Harus segera ditangani oleh dokter.
    • batuk terjadi lebih dari 3 minggu, disertai gejala turun berat badan, kurang gizi, atau batuk darah, bisa diakibatkan oleh tuberkulosis.
    Maka dari itu, pada gejala batuk perlu diperiksakan ke dokter, agar dokter dapat mengenali jenis batuk mulai dari pemeriksaan langsung terhadap anak anda, dan juga dengan menggali riwayat sakitnya, serta pemeriksaan penunjang lain yang dibutuhkan. Secara umum, yang dapat anda lakukan dirumah adalah :
    • memberikan cairan secara cukup, berikan minum secara rutin pada anak.
    • memberikan makanan dan susu seperti biasa pada anak
    • menggosokkan salep atau krim hangat untuk anak, pada bagian dada dan punggung (hindari pemberian pada hidung)
    • menyiapkan air panas di baskom/ember, kemudian meletakkan air tersebut pada ruangan tertutup, dan duduk bersama anak diruangan tersebut untuk menghirup udara lembab agar melegakan atau mengurangi rasa gatal dan batuk pada anak.
    • memberikan obat penurun panas pada konsisi anak dengan demam, dapat diberikan parasetamol syrup yangbanyak dijual bebas di apotik dengan dosis sesuai anjuran.
    Berikut adalah tanda BAHAYA yang perlu diperhatikan dan segera dibawa ke dokter jika anak anda mengalami salah satu dibawah ini :
    • kesulitan bernapas, napas terlihat sangat cepat, sesak napas, cuping hidung kembang-kempis, mulut terlihat biru, atau ada bunyi2 yang menyertai suara napasnya.
    • anak cenderungdiam,lesu, lemas, banyak tidur
    • anak tidak mau minum
    • anak demam sangat tinggi
    • anak dengan gejala batuk lebih dari 3 minggu
    • anak dengan batuk darah
    Sekian informasi dari saya, semoga dapat membantu.  

    riska maenawanti  Jun Min
    Anggota

    dok bagaimana dengan anak yang mengalami batuk terus menerus tanpa jeda,??,obat apa yang harus saya berikan,?,sedangkan anak saya sudah 3 kali berobat ke dokter spesialis anak,dan sudah 2 kali berobat ke dokter umum,obatnya hanya bereaksi sejenak danbeberapa hari kedepan,akan kambuh lagi.....???