Tanya Dokter

  • Apa bahaya haid tidak lancar?

  •  Aulia
    Anggota
    Selamat malam dok,saya ingin bertanya, saya usia 17thn udah 2 tahun menstruasi saya tidak lancar selama 2 tahun tersebut pola menstruasi saya kadang 6 bulan sekali kadang lebih dari 6 bulan sekali , waktu pertama saya haid sih awalnya lancar ke biasa 1 bulan 1 kali tapi makin kesinih haidnyaa ga lancar jadi 3 bukan sekali dan makin kesinih makin 6 bulan sekali, sekalinya saya haid warnanya merah kecoklatan dan ada gumpalan seperti daging gituh selain ituh saya jadi sering emosional jadi susah ngontrol emosi saya kalau lagi marah saya takut dok apakah berbahaya jika saya seperti ini? Dan apa yang harus saya lakukan agar haid saya normal kembali ? Dan apakah benar jika haid tidak lancar dapat mempengaruhi emosional dan timbulnya jerawat ?

    Halo Auliadwi......

    Terimakasih atas pertanyaan Anda.

    Komisi yang anda alami mengarah ke menstruasi yang tidak lancar atau menstruasi yang tidak teratur, dimana hal ini dapat disebabkan oleh : stres psikologis, sindrom ovarium polikistik, obesitas, tubuh dalam kondisi kelelahan yang sangat, penurunan berat badan yang sangat ekstrim, kista ovarium, gangguan pada kelenjar tiroid, kekurangan gizi atau nutrisi, diabetes, dan lain sebagainya.

    Oleh karena hal ini sudah sangat lama Anda rasakan, maka kami menyarankan segeralah menemui dokter spesialis kebidanan dan kandungan, dan mendiskusikan masalah ini, agar Anda dapat dilakukan serangkain pemeriksaan lebih lanjut secara langsung.

    Beberapa pemeriksaan yang kemungkinan akan dilakukan oleh dokter terkait masalah yang Anda alami, diantaranya meliputi : pemeriksaan fisik, tes darah, tes urin, tes hormon, tes fungsi tiroid, USG khusus obsgyn, dll., sehingga akhirnya penyebab pasti dari timbulnya keadaan ini diketahui, dan penanganan yang tepat akhirnya dapat diberikan.

    Klik artikel di bawah ini yang sesuai dengan pertanyaan Anda :

    MENSTRUASI YANG TIDAK LANCAR

    Demikian penjelasan yang dapat kami sampaikan, semoga bermanfaat.

    Salam,

    Dr. Jati