Tanya Dokter

  • Kelenjar membengkak, benjol, dan mengeluarkan nanah

  • Selamat siang dok , saya ingin bertanya 2tahun lalu kelenjar saya membengkak benjol dan mengeluarkan nanah , benjolanya seperti "bisul" 1bulan langsung pecah terus kering lalu membekas , dulu sempat ke dokter katanya ikut pengobatan obat merah "rifampicin" yang gapernah sehari pun terlewatkan , setelah 2tahun ini benjolanya msih ada dalam bentuk yang sama tapi obat rifampicinya masih diminum tiap hari. Waktu itu pernah diperiksa di PMI katanya harus d operasi tapi ga jadi soalnya saya takut lalu saya biarkan dan belum saya chek ulang. Letak benjolnya ada disebelah kiri sama kanan dipinggir pinggir leher , benjolanya ga terlalu besar kecil. Solusinya gimana yah dok ? Apa harus dilakukan operasi ? Lalu penyakit apa ini ? Apa obat rifampicinya harus tetap diminum ? Trimakasih ..

    Halo,   Benjolan pada leher bisa disebabkan oleh banyak variasi penyakit seperti :

    1. Pembengkakan Kelenjar getah bening = akibat infeksi pada paru, gigi, dll
    2. Metastasis kanker
    3. Kista
    4. Abses
    5. KGB terinfeksi
    6. Bisul
    7. dll.
    Anda sepatutnya menanyakan kepada dokter yang merawat Anda mengenai pengobatan yang telah Anda jalani. Jika Anda mendapatkan obat "Rifampisin" maka kemungkinan Anda mengalami infeksi paru akibat kuman TBC yang menyebabkan pembesaran KGB. Pengobatan infeksi paru dengan rifampisin hanya memerlukan waktu 6 bulan. Sehingga konsumsi rifampisin selama 2 tahun tanpa adanya perubahan pada KGB Anda memerlukan pemeriksaan ulang mengenai kondisi Anda sebenarnya. Untuk memastikan penyebabnya dokter akan melakukan beberapa tes seperti tes darah, tes dahak (jika Ada), mantoux test dan biopsi kelenjar Anda jika perlu untuk mencari tahu penyebab pembesaran tersebut. Biopsi kelenjar adalah metode pengambilan sedikit jaringan dari benjolan secara operasi ringan untuk diperiksakan ke laboratorium. Dengan mengetahui hasil biopsi maka tindakan lanjutan bisa ditentukan terhadap pembesaran KGB tersebut. Konsultasikan secara langung kepada dokter Anda untuk tindakan pemeriksaan terbaik dan terapi terbaik untuk Anda.   Semoga membantu.   dr. Yusi