Tanya Dokter

  • Apa ini gejala OCD?

  •  cheonxies
    Anggota
    Halo dok, saya mau bertanya. 1. Ketika berpergian, saya selalu mencemaskan hal-hal seperti, "apakah saya sudah mengunci pintu dengan benar?", "apakah colokan setrika sudah saya lepas? Bagaimana kalau belum? Bagaimana jika terjadi kebakaran?" , "apakah saya sudah mematikan keran air?", "ada kompor menyala tidak, ya?". Semua itu terus menerus terngiang-ngiang di benak saya hingga mempengaruhi mood dan membuat aktivitas saya terganggu, padahal ketika sudah pulang ke rumah, hal yg saya khawatirkan tidak ada yg terjadi. Ketika berpergian saya selalu mengecek semuanya berulang-ulang, entah kenapa kerap kali saya lupa bahwa sudah saya cek dan pikiran2 itu menghantui saya lagi. Pernah juga suatu ketika saat selesai UN, sampai di rumah saya ketakutan dan cemas sendiri selama berminggu-minggu karena entah mengapa saya punya pikiran, "apakah tadi saya benar membulatinya? Bagaimana kalau jawaban A tapi yang saya hitamkan jawaban B di ljk? Bagaimana kalau saya salah menjawab nomor? Bagaimana kalau ada yg lupa diisi?" Padahal setiap menjawab saya selalu mengeceknya berulang-ulang. Tapi saya selalu lupa dan akhirnya tersadar kalau itu hanya pikiran buruk saya saja. Apakah ini gejala OCD? 2. Saya juga memiliki tulisan tangan yg bagus, banyak orang yg bilang bahwa tulisan saya mirip dengan huruf komputer. Dibalik itu semua, saya sering sekali menyobek kertas dan menulis ulang secara keseluruhan apabila saya merasa tulisan saya ada sedikit kesalahan/kecacatan.... karena mood saya berubah tiba-tiba menjadi sangat buruk, merasa janggal dan terganggu jika membiarkannya begitu saja, tidak peduli apakah sudah banyak kalimat yg sudah terlanjur ditulis. Wajar atau tidak? Apakah itu hanya sifat perfeksionis ataukah gejala OCD?

    Hallo

    Terima kasih sudah bertanya pada Alodokter

     

    Sifat manusia itu sangat beragam dan salah satunya adalah seseorang dengan kepribadian perfeksionis, merupakan hal yang wajar dan sangat membantu kehidupan sekitar kita menjadi lebih baik dan teratur. Namun, pada saat tindakan perfeksionis menjadi obsesi dan menguasai Anda, maka kondisi ini sudah mempengaruhi Anda serta beresiko menyebabkan kecemasan. Selama kita mampu mengontrol aktivitas dan juga keinginan kita dalam bentuk yang wajar dan tidak menimbulkan kecemasan, maka kita bisa menempatkan diri kita pada lingkungan yang lebih luas dan majemuk.

    Dibawah ini merupakan gejala individu dengan Obsesif kompulsif disorder (OCD), yaitu:

    1. cemas bila sesuatu hal tidak sesuai dengan keinginannya

    2. cemas dengan perilaku penyerta berupa pengecekan berulang-ulang, sampai menimbulkan kepuasan dan terkadang kepuasan ini bersifat sementara, sehingga individu dengan OCD berusaha melakukan pengecekan ulang

    3. terbentuk pemikiran negatif terhadap pola kejadian yang Anda hadapi, dan berusaha memastikan serta mengulanginya lagi

    4. kekhawatiran berlebih sehingga memicu individu dengan OCD melakukan pengecekan ulang,dll

     

    Sehingga dapat digambarkan individu dengan OCD akan dikuasai kecemasan, ketakutan, kekhawatiran, sehingga mendorong individu tersebut melakukan tindakan berulang untuk memastikan semuanya berjalan baik. Sama halnya dengan yang Anda sudah lakukan, yaitu mengecek berulang-ulang ketika akan berpergian dan mencemasi hal tersebut. Maka dari itu sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter psikiater untuk pemeriksaan dan evaluasi kondisi yang Anda alami. Dengan demikian, diharapkan, dokter dapat memastikan penyebab keluhan yang Anda rasakan. Perawatan dan dukungan akan diberikan oleh dokter untuk membantu kita mengurangi kecemasan dan kekhawatiran berlebih.

    Yang perlu Anda lakukan adalah:

    1. kontrol diri kita dengan baik

    2. jaga semua respon obsesif dan berulang yang muncul dalam diri kita, sehingga tidak memperberat kecemasan kita

    Semoga bermanfaat

     

    Salam, dr. Satya Sueningrat