Tanya Dokter

  • apakah benjolan di leher adalah salah satu penyakit kelenjar getah bening?

  •  Andi Pranata
    Anggota

    Hai , dok . Saya mau tanya , di leher bagian kiri saya terdapat sebuah benjolan beberapa hari yang lalu saya sempat demam dan sakit di leher kiri saya terjadi benjolan tapi tidak terlalu meninjol ,benjolan ini tidak besar dan tidak kecil kata orang" saya terkena gandongan tapi saat ini saya tidak merasakan sakit di bagian leher kiri saya tapi benjolan ini masih saja ada di bagian leher kiri saya dan tidak terasa sakit ketika disentuh. Apakah benar saya mengidap penyakit kelenjar getah bening dok? Dan cara menyembuhkannya seperti apa dok?

    Terima kasih,

    Hai, Benjolan di leher tidak selalu disebabkan oleh kelenjar getah bening tetapi ada banyak sekali penyebabnya. Beberapa penyebab benjolan di leher adalah : 1. Pembesaran kelenjar getah bening (Limphadenopathy), dapat disebabkan oleh karena infeksi (tersering) atau keganasan.

    • Sering terjadi pembesaran KGB leher karena infeksi dari organ lain seperti telinga, gigi, amandel atau tonsil. Benjolan dapat terjadi pada satu atau dua sisi leher, mudah digerakan dan teraba lembek dan akan hilang seiring dengan sembuhnya infeksi.
    • Pembesaran KGB oleh karena keganasan atau limfoma jarang terjadi pada anak atau usia muda, benjolan semakin lama akan semakin membesar, teraba keras dan padat, biasanya disertai dengan pembesaran KGB lainnya.
    2. Pembesaran kelenjar air liur (Parotitis) atau yang dikenal orang awam sebagai gondongan ini disebabkan oleh infeksi virus, biasanya penderita akan merasakan gejala mirip seperti flu yaitu demam, tidak nafsu makan, nyeri otot, mudah lelah yang disertai dengan pembengkakan daerah pipi bagian bawah atau leher bagian atas. 3. Pembesaran kelenjar tiroid, benjolan akan ikut naik dan turun saat menelan ludah. 4. Kista 5. Lipoma 6. dsb Sebaiknya lakukan konsultasi ke dokter langsung untuk mengetahui penyebab pasti benjolan pada leher Anda, dokter akam melakukan wawancara, pemeriksaan fisik dan juga tes medis seperti tes darah, USG, dan lainnya jika perlu sehingga Anda mendapatkan pengobatan dengan tepat. Baca artikel terkait : Benjolan di leher Semoga membantu, dr. Rievia